Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Teknologi Pengolahan Limbah Pertanian-Perkebunan pada Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Di Kabupaten Barru Muhammad Kadir; Junaedi Junaedi; Syahruni Thamrin; Mu’minah Mu’minah; Harsani Harsani
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v2i4.363

Abstract

Aktifitas usaha pertanian dan perkebunan pada kelompok tani Hutan Kemasyarakatan menyisakan volume limbah berupa brangkasan, sisa panen, maupun limbah lain yang cukup banyak. Pengabdian ini bertujuan melakukan pemberdayaan pada Masyarakat yang terhimpun pada kelompok tani Hutan kemasyarakatan, Menumbuhkan kemampuan mengembangkan usaha Kreatif dalam pemanfaatan Limbah dari usaha Pertanian dan perkebunan mereka, serta upaya transfer Ilmu pengetahuan dan Teknologi pemanfaatan Mikroorganisme atau bakteri pengurai, sehingga masyarakat mampu membuat Kompos sendiri yang pada akhirnya nanti aktifitas pertanian-perkebunan tidak lagi menghasilkan limbah tak berguna. Kegiatan pengabdian secara langsung diharapkan bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas produktif Kelompok, meningkatkan sumber ekonomi dari bahan-bahan lokal yang selama ini belum dimanfaatkan. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode survey, wawancara untuk penggalian dan perumusan masalah dan penyelesaiannya, serta penyuluhan dan Pelatihan. Hasil kegiatan menghasilkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan aplikasi penggunaan mikroba sebagai bakteri pengurai dalam proses produksi kompos berbahan baku limbah pertanian-perkebunan, serta kemampuan memperbanyak sendiri produk kompos dimasa yang akan datang.
Pengolahan Limbah Pertanian-Perkebunan pada Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Barru Muhammad Kadir; Junaedi Junaedi; Syahruni Thamrin; Muminah Muminah; Harsani Harsani
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v3i1.380

Abstract

Aktifitas usaha pertanian dan perkebunan pada kelompok tani Hutan Kemasyarakatan menyisakan volume limbah berupa brangkasan, sisa panen, maupun limbah lain yang cukup banyak. Pengabdian ini bertujuan melakukan pemberdayaan pada Masyarakat yang terhimpun pada kelompok tani Hutan kemasyarakatan, Menumbuhkan kemampuan mengembangkan usaha Kreatif dalam pemanfaatan Limbah dari usaha Pertanian dan perkebunan mereka, serta upaya transfer Ilmu pengetahuan dan Teknologi pemanfaatan Mikroorganisme atau bakteri pengurai, sehingga masyarakat mampu membuat Kompos sendiri yang pada akhirnya nanti aktifitas pertanian-perkebunan tidak lagi menghasilkan limbah tak berguna. Kegiatan pengabdian secara langsung diharapkan bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas produktif Kelompok, meningkatkan sumber ekonomi dari bahan-bahan lokal yang selama ini belum dimanfaatkan. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode survey, wawancara untuk penggalian dan perumusan masalah dan penyelesaiannya, serta penyuluhan dan Pelatihan. Hasil kegiatan menghasilkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan aplikasi penggunaan mikroba sebagai bakteri pengurai dalam proses produksi kompos berbahan baku limbah pertanian-perkebunan, serta kemampuan memperbanyak sendiri produk kompos dimasa yang akan datang.
PENERAPAN DRIP IRRIGATION PADA PERTUMBUHAN TANAMAN KAPAS (Gossypium sp.) Syahruni Thamrin; Budiman Budiman; Baso Darwisah; Junaedi Junaedi
Agric Vol. 29 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2017.v29.i2.p113-120

Abstract

Kondisi penanaman kapas di Sulawesi Selatan selalu terkendala dalam pemenuhan air. Semua tahap pertumbuhan tanaman tidak optimal untuk meningkatkan produksi, sehingga perlu adanya teknologi pengelolaan air yang baik, seperti melalui penyediaan air bersih dengan sistem irigasi tetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan irigasi pada tanaman kapas dengan menggunakan sistem irigasi tetes. Model aplikasi dengan merancang sistem irigasi tetes dan penanaman kapas di lahan disiapkan sebagai plot demonstrasi. Pengamatan dilakukan pada fase perkecambahan dan fase vegetatif tanaman awal. Berdasarkan hasil desain irigasi tetes, laju alir emiter (EDR) adalah 34.266 mm / jam dengan waktu operasi 4.08 menit / hari. Dari pengamatan pertumbuhan kapas, diketahui bahwa waktu perkecambahan berlangsung dari 6 sampai 13 hari setelah tanam, rata-rata tinggi tanaman mencapai 119,66 cm, dengan jumlah daun rata-rata 141,93 buah dan jumlah bolls rata-rata 57,16 boll.
PRODUKSI TANAMAN KAPAS DENGAN MENGGUNAKAN IRIGASI TETES PADA DUA TAHUN TANAM YANG BERBEDA Syahruni Thamrin; Junaedi Junaedi; H Baso Darwisah
Agric Vol. 30 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2018.v30.i2.p117-124

Abstract

Tanaman kapas membutuhkan persyaratan ketersediaan air yang cukup, utamanya pada saat perkecambahan dan pertumbuhan serta kondisi yang kering saat panen. Pada irigasi tetes, pengairan bisa disesuaikan dengan kebutuhan air setiap jenis tanaman yang berbeda-beda tergantung pada fase pertumbuhan dan jenis tanamannya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman kapas yang menggunakan sistem irigasi tetes pada dua musim tanam yang berbeda. Penelitian dilakukan selama 2 (dua) tahun berturut-turut, penelitian pertama: penanaman dengan menggunakan irigasi tetes dilakukan pada bulan Agustus 2017 dan dilanjutkan penanaman kedua pada bulan Mei 2018. Penelitian dilaksanakan di Desa Turucinnae Kecamatan Lamuru Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan lapangan dalam bentuk demonstrasi plot dengan menggunakan desain eksprimen dan analisis dilakukan untuk mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan irigasi tetes pada dua musim tanam yang berbeda. Pertumbuhan vegetatif tanaman kapas yang menggunakan irigasi tetes pada tahun 2017 memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun 2018 dilihat dari tinggi tanaman dan jumlah daun, sedangkan produksi tanaman kapas yang menggunakan irigasi tetes pada tahun 2017 lebih besar dibanding yang ditanam tahun 2018 dilihat dari segi jumlah boll yang terbentuk dan berat kapas yang diproduksi.