Articles
The Impact of Nickel Management on Community Socio-Economic Conditions in Morosi District Konawe Regency
Nurlaela;
Suharty Roslan;
Bakri Yusuf;
Muhamad Masri
Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Vol. 1 No. 1 (2020): April
Publisher : CV. Literasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.018 KB)
|
DOI: 10.47540/ijsei.v1i1.4
This study aims to discover the impact of ore nickel management by PT. VDNI (Virtue Dragon Nickel Industry) on the socio-economic conditions of the community in Morosi Village, Morosi District, Konawe Regency. Methodologically, the decision of research informants was used as a purposive sampling technique. The results showed that the impacts of nickel management in Morosi Village included social and economic impacts. Social impacts include increasing education continuity, free health services for workers, making social solidarity between workers, land conflicts between citizens and companies, and decreasing interest in young people to farm. While the impact on the economic condition of the community includes opening up employment opportunities, increasing income, and improving the housing conditions of the workers.
Dinamika Pemerintahan Desa di Kawasan Pesisir
Satia Ningsih;
Eka Suaib;
Bakri Yusuf
Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal Vol 2 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51454/parabela.v2i1.466
This study discusses the dynamics of village government in building self-reliance in coastal areas. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The findings of this study indicate that the dynamics of village governance in general have led to independence in terms of governance, development implementation and community empowerment.
HUBUNGAN ANTARA MASYARAKAT LOKAL DENGAN MASYARAKAT TRANSMIGRAN DALAM ADAPTASI PERTANIAN (Studi Di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan)
Justian, Juhaepa, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.077 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i0.9527
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi masyarakat lokal (etnis Tolaki) dengan masyarakat Transmigran (Etnis Jawa). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan, dengan pertimbangan bahwa di lokasi penelitian ini dalam kehidupan sehari-hari menggambarkan hubungan sosial antara masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran. Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif yaitu tipe penelitian yang menggunakan pemaparan data pada umumnya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. Informan penelitian ini terdiri masyarakat lokal dalam hal ini etnis Tolaki sebanyak 7 orang dan masyarakat transmigran atau etnis Jawa sebanyak 7 orang, total jumlah informan adalah 14 orang. Berdasarkan hasil wawancara dari semua informan menemukan hasil mengenai adaptasi masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran, Hubungan Sosial masyarakat lokal dan Masyarakat Transmigran pada Sistem Mata Pencaharian di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Kerjasama antara masyarakat lokal (Etnis Tolaki) dan masyarakat transmigran (etnis Jawa) dalam Membuka Lahan Pertanian, Dan Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Menanam, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Memelihara Hasil Tani, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam memanen Hasil Pertanian
HUBUNGAN ANTARA MASYARAKAT LOKAL DENGAN MASYARAKAT TRANSMIGRAN DALAM ADAPTASI PERTANIAN
Justian, Juhaepa, dan Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.077 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v2i4.3393
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi masyarakat lokal (etnis Tolaki) dengan masyarakat Transmigran (Etnis Jawa). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan, dengan pertimbangan bahwa di lokasi penelitian ini dalam kehidupan sehari-hari menggambarkan hubungan sosial antara masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran. Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif yaitu tipe penelitian yang menggunakan pemaparan data pada umumnya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. Informan penelitian ini terdiri masyarakat lokal dalam hal ini etnis Tolaki sebanyak 7 orang dan masyarakat transmigran atau etnis Jawa sebanyak 7 orang, total jumlah informan adalah 14 orang. Berdasarkan hasil wawancara dari semua informan menemukan hasil mengenai adaptasi masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran, Hubungan Sosial masyarakat lokal dan Masyarakat Transmigran pada Sistem Mata Pencaharian di Desa Lalobao Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan Kerjasama antara masyarakat lokal (Etnis Tolaki) dan masyarakat transmigran (etnis Jawa) dalam Membuka Lahan Pertanian, Dan Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Menanam, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam Memelihara Hasil Tani, Kerjasama antara masyarakat lokal dan warga transmigrasi dalam memanen Hasil Pertanian
PROBLEMATIKA SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA SEKITAR MALL MANDONGA KOTA KENDARI SULAWESI TENGGARA
Selfi, Muh. Rusli, dan Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 4, No 2 (2019): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.49 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v4i2.7045
Pokok masalah dalam penelitian ini adalah problematika sosial ekonomi dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya problematika sosial ekonomi pedagang kaki lima sekitar Mall Mandonga. Lokasi penelitian ini dilakukan di sekitar Mall Mandonga sedangkan informan penelitian ini ialah pedagang kaki lima, jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan penelitian lapangan meliputi pengamatan dan wawancara serta teknik analisa data menggunakan teknik dekriptif kualitatif yang meliputi pegumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika sosial ekonomi yang dihadapi oleh pedagang kaki lima dalam proses berdagang adalah: (1) Ketidaknyamanan, dimana dalam proses berdagang kedatangan Satpol PP setiap hari Senin-Jum’at, (2) Lingkungan tempat kerja yang kurang aman bahwa masalah yang dihadapi adalah para pengendara sepeda motor dan pejalan kaki menyentuh dagangannya sehingga jatuh menjadi kotor, (3) Transaksi disini permasalahannya yaitu para pembeli menawar dan kadang pembeli mengutang serta (4) Pendapatan yang rendah dimana masalahnya adalah apabila kedatangan Satpol PP dan pada saat ada hujan penghasilannya sedikit, dan (5) Tabungan yang relatif rendah/kecil bahwa masalah yang dihadapi karena banyak pembeli yang mengutang sehingga tidak dapat menyisihkan untuk ditabung. Adapun faktor-faktor yang menye-babkan terjadinya problematika sosial ekonomi yakni : (1) Tempat jualan yang tidak tetap masalahnya adalah tidak mampu menyewa tempat untuk berdagang yang tetap dan (2) Permodalan kecil bahwa masalahnya barangnya diambil kemudian dijual tetapi kadang barang tidak terjual semua sehingga mempunyai utang.Kata Kunci: Problematika, Sosial Ekonomi, Pedagang Kaki Lima
PARTISIPASI POLITIK PEMULUNG DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KENDARI (Studi Pada Komunitas Pemulung di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puwatu Kota Kendari)
Junaeda H. Montilamo, Suharty Roslan, dan Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 3, No 2 (2018): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.264 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v3i2.4022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemulung dalam pemilihan walikota kendari di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puwatu Kota Kendari, dan untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi politik pemulung dalam pemilihan Walikota Kendari di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puwatu Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puwatu Kota Kendari tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puwatu yang berlangsung pada bulan November 2017. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yaitu teknik penentuan informan secara sengaja yang berjumlah 8 orang dan data penelitian ini diperoleh melalui interview (wawancara), observasi, dokumentasi serta analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah bentuk-bentuk partisipasi politik yang dilakukan oleh pemulung yang berada di TPA Puwatu Kota Kendari dapat dikategorikan ke dalam bentuk partisipasi konvensional meliputi: pemberian suara, diskusi politik, kegiatan kampanye, dan melaksanakan komunikasi individual dengan tim sukses calon pemimpin, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik pemulung dalam pemilihan Walikota Kendari di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puwatu Kota Kendari yakni faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor budaya, faktor lingkungan. Kata Kunci: Partisipasi Politik, Pemulung, Pemilihan Walikota
NILAI ANAK PADA KELUARGA PETANI DI DESA LIABALANO KECAMATAN KONTUNAGA KABUPATEN MUNA
Wa Haliati, Syaifudin S. Kasim, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.446 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v2i2.9510
Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana nilai anak pada keluarga petani di Desa Liabalano Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. (2) Bagaimana Hubungan Anak dan Orang Tua Pada Keluarga Petani di Desa Liabalano Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Tujuan pada penelitian ini adalah : untuk mengetahui nilai anak pada keluarga petani di Desa Liabalano Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. (2) Untuk mengetahui Hubungan Anak dan Orang Tua Pada Keluarga Petani di Desa Liabalano Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Anak pada keluarga petani terbagi menjadi tiga bagian yaitu Nilai Psikologi, Nilai Ekonomi, dan Nilai Sosial. Nilai psikologi anak meliputi anak sebagai pemberi kebahagian, pemberi kasih sayang, penyejuk hati, Nilai Ekonomi anak bahwa masyarakat di Desa Liabalano dikenal dengan masyarakat yang perekonomiannya masih bergantung pada lahan pertanian, sehingga masyarakat ini dalam memenuhi kebutuhan hidup mengikut sertakan anak-anaknya, meliputi anak membantu orang tua dalam mencari nafkah, baik membantu dalam berkebun maupun membantu dalam mencari uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
PARTISIPASI PEKERJA SEKTOR INFORMAL DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN KOTA (Studi di Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga Kota Kendari)
Aien Astriyanti Langkamane, Hj. Ratna Supiyah, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 2 (2017): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.353 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v2i1.9501
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi pekerja sektor informal dalam menjaga kebersihan lingkungan kota di Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga Kota Kendari, dan faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi pekerja sektor informal dalam menjaga kebersihan lingkungan kota di Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pekerja sektor informal dalam menjaga kebersihan lingkungan kota dapat dilihat dari beberapa bentuk : a.) partisipasi dalam bentuk ide/pikiran yaitu lahirnya ide-ide cemerlang mengenai konsep yang diimpikan oleh masyarakat. b.) partisipasi dalam bentuk tenaga yaitu Salah satu bentuk partisipasi pekerja sektor informal dalam menunjang pelaksanaan kebersihan lingkungan kota di Kelurahan Mandonga adalah terlibat langsung dalam gotong royong membersihkan lingkungan. c.) partisipasi dalam bentuk materi yaitu di wujudkan dalam bentuk pembayaran iuran kebersihan sebesar 2000 rupiah, yang di bayar dua kali seminggu setiap hari senin dan sabtu. d.) partisipasi dalam bentuk keahlian yaitu Salah satu wujud partisipasi masyarakat dalam bentuk keahlian ini dapat diamati melalui kegiatan pembuatan bak sampah dan upaya preventif agar masyarakat tidak membuang sampah di area tertentu.
PERAN TOKOH ADAT DALAM PENYELESAIAN PERSELISIHAN WARGA MASYARAKAT MENURUT HUKUM ADAT MUNA (Studi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna)
Wa Ode Yusnaniar, Bahtiar, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 1 (2016): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.596 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v1i0.9538
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perselisihan yang terjadi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna dan untuk mengetahui peran tokoh adat dalam penelesaian perselisihan warga masyarakat di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, dimana data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari sejumlah informan penelitian melalui tahapan wawancara dengan jumlah informan sebanyak 12 orang yakni 4 orang informan kunci, 7 orang masyarakat serta 1 orang informan pendukun. Dan data sekunder yaitu data yang berupa cataan-catatan dari dokumen yang terdapat di kantor Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna mengenai jumlah penduduk dan data relevan dengan permasalahan penelitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk perselisihan yang terjadi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna yaitu (a) sengketa tanah (b) perselisihan dalam perkawinan (c) perkelahian antar pemuda. (2) peran tokoh adat dalam penyelesaian perselisihan yang terjadi di Desa Lakarama Kecamatan Towea Kabupaten Muna yaitu (a) peran dalam pemeriksaan sengketa (b) peran dalam persidangan pidana dan perdata (c) dalam pemulihan sengketa atau perselisihan.
BENTUK-BENTUK SANKSI SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG REMAJA (Studi Di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna)
La Ode Raumin, La Ode Monto Bouto, Bakri Yusuf
Jurnal Neo Societal Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.487 KB)
|
DOI: 10.52423/jns.v3i1.3574
Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk-bentuk sanksi sosial terhadap perilaku menyimpang remaja (2) Bagaimanakah perilaku remaja terhadap sanksi-sanksi sosial masyarakat di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk sanksi sosial terhadap perilaku menyimpang remaja (2) Untuk mengetahui perilaku remaja terhadap sanksi sosial di dalam masyarakat. Manfaat penelitian adalah: (1) Manfaat teoritis, dengan penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan atau referensi dalam melakukan penelitian dan mengembangkan lebih lanjut tentang sanksi sosial terhadap perilaku menyimpang remaja. (2) Manfaat praktis, Diharapkan dengan adanya penelitian ini menjadi sumbangsih pemikiran kepada pembaca umumnya masyarakat dan khususnya remaja dan sebagai acuan dalam kebijakan tentang normalisasi hidup bermasyarakat terhadap perilaku menyimpang remaja. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna yang berlangsung pada bulan Januari sampai dengan Februari 2017. Penentuan informan dilakukan secara snowball sampling yaitu penentuan informan menggunakan tehnik bola salju. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi (pengamatan), interview (wawancara). Dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sanksi sosial di dalam masyarakat terhadap perilaku menyimpang remaja, memiliki keterhubungan atau memiliki hubungan resiprokal di mana sanksi sosial yang satu dapat membentuk perilaku remaja yang lainya di dalam masyarakat. sanksi sosial masyarakat yang diantaranya: kafewambaki, dosambili kamokulano atau dofosihala kamokulano dan okatangari memiliki hubungan resiprokal terhadap perilaku remaja yang di antaranya: terisolasi secara sosial, penyesalan di dalam diri remaja dan taat atau patuh terhadap norma, nilai dan adat istiadat di dalam masyarakat.