Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN APRESIASI CERPEN MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS NILAI- NILAI KARAKTER Iin Indriyani
Jurnal Semantik Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, September 2015
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.163 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v4i2.p168 - 195

Abstract

Pembelajaran apresiasi cerpen pada hakikatnya merupakan kegiatan untukdapat menggauli sebuah karya sastra. Penelitian ini dilakukan untuk dapatmenemukan tiga hal: (1) profil pembelajaran apresiasi cerpen yang selama iniberlangsung di kelas XI SMAN 16 Garut; (2) proses pelaksanaan pembelajaranapresiasi cerpen yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learningberbasis nilai-nilai karakter di kelas XI SMA N 16 Garut; (3) efektivitas pembelajaranapresiasi teks cerpen dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learningberbasis nilai-nilai karakter di kelas XI SMAN 16 Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen. Adapunpopulasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMAN 16 Garut tahun ajaran 2014-2015. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak dua kelas dengan cara diundi yaitukelas XI IPA 1 dan kelas XI IPA 4. Teknik pengambilan sampel dilakukandengan cara memilih dua kelas untuk djadikan sampel penelitian . Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data diperoleh kesimpulan bahwa:(1) profil pembelajaran apresiasi cerpen siswa SMAN 16 Garut kelas XI tahun ajaran2014-2015 kurang mengaktifkan siswa dalam belajar, karena masih menggunkanmodel pembelajaran ekspositori; (2) proses pelaksanaan pembelajaran apresiasicerpen yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbasis nilainilaikarakter di kelas XI SMA N 16 Garut tahun ajaran 2014-2015 dilaksanakan dengan tiga kali perlakuan mengikuti tahapan-tahapan sesuai dengan konsep yang tertera dalam model pembelajaran Discovery Learning yaitu: Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan), Problem Statement (pernyataan/identifikasi masalah), Data Collections (pengumpulan data), Data Processing (pengolahan data), Verification (pembuktian), dan Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi); (3) model pembelajaran Discovery Learning berbasis nilai-nilai karakter efektif diterapkan dalam pembelajaran apresiasi cerpen pada siswa SMAN 16 Garut kelas XI tahun ajaran 2014-2015 karena hasil uji signifikansi dengan uji t, diperoleh hasil t hitung lebih kecil dari t tabel yaitu 0,000<0,05.Kata kunci: Pembelajaran apresiasi cerpen
Nilai-nilai Moral dalam Sastra Klasik Folklor “Legenda Curug Orok” di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut sebagai Upaya Pelestarian Nilai Budaya Iin Indriyani; Umi Kulsum
Journal Civics and Social Studies Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 No 2 Tahun 2021
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/civicos.v5i2.1385

Abstract

AbstractFairy tales are one of the cultural products originating from the Indonesian people. The spread of fairy tales in society is spread by word of mouth. The existence of fairy tales is almost extinct today, eroded by the sophistication of communication technology, even many young people today do not know that in the area where they live, there are stories stored. In fact, if we explore the contents of the messages in these fairy tales, there are a lot of moral values that can be used as guidelines for living life. Moral value is a value that regulates the way of life when we are in a society. The purpose of this study is to analyze the moral values in the folklore entitled "Legend of Curug Orok". This fairy tale comes from a Cikandang Village, Cikajang District, Garut Regency. The research method used is descriptive analysis. The results of the researcher's analysis of the moral values contained in the folklore entitled "Legend of Curug Orok" are honesty, responsibility, independence, moral courage, and humility. The results of this study are expected to add insight to the wider community regarding the richness of Indonesian culture in the form of folk tales originating from areas in Garut Regency, as well as an effort to preserve it, so that the existence of this folklore does not become extinct.Keywords: Fairy tales, Moral Values, Descriptive Analysis AbstrakDongeng merupakan salah satu hasil kebudayaan yang berasal dari masyarakat Indonesia. Penyebaran dongeng di masyarakat disebarkan dari mulut ke mulut. Keberadaan dongeng itu sendiri pada zaman sekarang hampir punah tergerus oleh kecanggihan teknologi komunikasi, bahkan banyak anak-anak muda sekarang  yang tidak  mengetahui bahwa di daerah tempat dia tinggal, ada cerita yang tersimpan. Padahal, kalau kita gali isi pesan yang ada di dalam dongeng-dongeng tersebut, banyak sekali nilai-nilai moral yang dapat dijadikan sebagai tuntunan untuk menjalani kehidupan. Nilai moral merupakan suatu nilai yang mengatur tata cara kehidupan ketika kita berada di dalam suatu lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk menganalisis nilai-nilai moral dalam cerita rakyat yang berjudul “Legenda Curug Orok”. Dongeng ini berasal dari suatu Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analisis. Hasil dari penganalisisan peneliti terhadap nilai-nilai moral yang berada di dalam cerita rakyat yang berjudul “Legenda Curug Orok” yaitu kejujuran, bertanggung jawab, kemandirian, keberanian moral, dan kerendahan hati. Hasil dari penelitian ini, diharapkan dapat menambah wawasan kepada masyarakat luas berkaitan dengan kekayaan budaya Indonesia berupa cerita-cerita rakyat yang berasal dari daerah-daerah yang berada di Kabupaten Garut, selain itu juga sebagai upaya untuk melestarikannya, sehingga keberadaan cerita rakyat ini tidak punah begitu saja .Kata kunci: Dongeng, Nilai Moral,Deskriptif Analisis