Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Communications

Pengaruh Budaya Korea (K-Pop) Terhadap Remaja Di Kota Cirebon Ida Ri'aeni
Communications Vol 1 No 1 (2019): COMMUNICATIONS
Publisher : Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Communications.1.1.1

Abstract

Berbagai produk budaya Korea mulai dari drama film, lagu, fashion, gaya hidup produk-produk industri mulai mewarnai kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia. Budaya Korea berkembang begitu pesatnya dan meluas serta diterima publik sampai menghasilkan sebuah fenomena demam Korean Wave. Budaya dan gaya hidup Korea (Hallyu atau Korean Wave) telah menjadi budaya populer yang menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Belakangan ini budaya Korea atau K-pop begitu mewabah pada remaja di Indonesia termasuk remaja di sekitar Kota Cirebon. K-pop tidak hanya soal musik, akan tetapi lebih terasosiasikan K-pop dengan semua budaya asal Korea. Adanya komunitas Dance Korea seperti Cirebon Kpop Dance Cover atau Cirebon Korean Dance Cover; Komunitas Fans K-Pop, seperti ARMYINA, ARMYCIR; Grup Online yang diikuti remaja seperti IKON, K-DRAMAS FOR LIVE, KIM TAEHYUNG, KOREAN DRAMA FANS; hingga Kedai Makan Korea seperti Haebaragi dan Epen’s Box yang menyediakan hidangan seperti kimbab, ramyeon, bulgogi, kimchi, daenjang Jjiggae, bibimbap serta samyang. didapati beberapa remaja yang sejatinya menganggap budaya lokal atau nasional lebih disukai atau lebih mereka kenal, namun mereka pun tidak ingin ketinggalan mengikuti perkembangan sebagai penggemar budaya pop yang berasal dari Korea. Mereka beranggapan mengikuti perkembangan tersebut adalah sejalan dengan modernitas yang sedang marak.