Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA MAGISTER AKUNTANSI TERHADAP PEMAHAN KODE ETIK AKUNTAN PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA DI JAKARTA Bertha Elvy Napitupulu
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 7, No 1 (2015): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v7i1.523

Abstract

ABSTRACT The purpose of these research are to know different of accounting student magister’s perception faced toethic of conduct’s accountant profession understanding based on, level of student ( Semester), Cumulative Achievement (IPK), Status of the job.In this research, the variables are accounting Students Magister’ perception, ethics codes understanding,and accountant profession. The aim of this research is to find empirical evidence about how far is thestudents’ understanding in accountant ethics codes. The method that used in this research is t tesdifferent analysis technique.Research population is Magister accounting students in eight (8) Particullary University in Jakarta Datasampling was calculated based on non probability sampling or purposive and collection method is mailquestionaire, sent 200 questionaire and received 65 and 60 questionaire processed. Statistical test inthis research are data quality test, classical assumption test and hypothesis test.Result of research are: (1) auditor competence proven influence significantly on audit quality, (2) auditorindependence influence significanly on audit quality, (3) auditor competence and auditor independencesimultantly influence significantly on audit quality.Keywords: the accountant students Magister’s perceptions, ethics codes of accountantprofessional, scope of ethics contents.
DAMPAK EKONOMI DARI MIGRASI: KASUS DI INDONESIA Sita Dewi; Dwi Listyowati; Bertha Elvy Napitupulu
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v10i2.331

Abstract

Migration is people mobilization from one area to another area to stay, beyond politica/national limits or administration limits within a country.          Migration in Indonesia could take form as internal migration, international migration and also urbanization. Migration has an economical impact to the destination area, but also to the origin.
MENCEGAH PERKAWINAN USIA DINI, MENINGKATKAN MUTU MODAL MANUSIA Sita Dewi; Johan Hursepuny; Bertha Elvy Napitupulu; Dwi Listyowati
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v12i1.628

Abstract

AbstakSahnya suatu perkawinan  apabila sesuai dengan peraturan atau hukum atau agama yang berlaku di suatu negara. Undang-undang Republik Indonesia no.16 tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-undang no. 1tahun 1974 tentang perkawinan menjadi dasar hukum perkawinan di Indonesia. Dalam Undang undang ini disebutkan batas usia perkawinan yaitu 19 tahun untuk pria dan wanita. Bila Perkawinan dilkukan dibawah usia yang ditetapkan undang-udang maka dikatakan terjadi perkawinan usia dini. Perkawinan usia dini membawa dampak negative terhadap kesehatan dan pendidikan. Padahal indicator mutu modal manusia adalah di kesehatan dan pendidikan. Mutu modal manusia yang baik akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan pembangunan yang baik. Kata kunci: perkawinan usia dini, mutu modal manusia
SEKTOR INFORMAL DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI DI INDONESIA Sita Dewi; Dwi Listyowati; Bertha Elvy Napitupulu
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v11i1.391

Abstract

AbstractThe population of Indonesia has increased. The laborforce of Indonesia has increased alongside the increasing population, but the growth oknowf employment opportunities (job demand) is not on par with the growth of laborforce. As a result, an unorganized employment opportunity was made known as the job in the informal sector. The development of information technology has supported the informal sector to grow and develop. Key word : laborforce, informal sector, information technology
DATA PENDUDUK DAN E-KTP Sita Dewi; Dwi Listyowati; Bertha Elvy Napitupulu
JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol. 5 No. 1 (2018): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer dan Desain - Unsurya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v5i1.28

Abstract

Sumber utama data penduduk adalah dari SENSUS Penduduk, registrasi dan sampel survey. Registrasi mencatat hal-hal yang penting saja dalam kehidupan seseorang misalnya kelahiran, kematian, perkawinan, pindah. Registrasi disebut juga sebagai statistic vital. Salah satu contoh registrasi adalah adanya KTP (kartu tanda penduduk) yang sejak tahun 2010 Indonesia memberlakukan KTP elektronik (E-KTP). 
Pengaruh Financial Distress Dan Growth Opportunity Terhadap Conservatism Accounting Bertha Elvy Napitupulu; Yogi Kurniadi; Francisca Hermawan; Sita Dewi; Hadi Santoso
Jurnal Widya Vol. 4 No. 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conservatism accounting adalah sebuah tindakan berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian dengan cara melaporkan yang terendah dari aktiva dan pendapatan dan yang tertinggi dari kewajiban dan beban. Konservatisme timbul karena adanya kecenderungan dari pihak manajemen untuk melaporkan aktiva bersih pada nilai terendah. Conservatism accounting dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya financial distress dan growth opportunity. Financial distress yaitu kondisi menurunnya kinerja keuangan perusahaan yang ditandai dengan ketidakmampuan perusahaan membayar hutang serta adanya kerugian yang terus berlangsung selama beberapa periode. Sedangkan growth opportunity adalah kemampuan perusahaan untuk berkembang dimasa depan dengan memanfaatkan peluang investasi sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh financial distress dan growth opportunity terhadap conservatism accounting baik secara parsial ataupun secara simultan. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan industri ritel barang rumah tangga yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020. Dengan teknik purposive sampling diperoleh 5 perusahaan industri ritel barang rumah tangga yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020 sehingga jumlah data yang diolah adalah sebanyak 25. Dengan menggunakan analisa regresi linier berganda diperoleh hasil bahwa secara parsial financial distress tidak berpengaruh terhadap conservatism accounting pada perusahaan industri ritel barang rumah tangga yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020, sedangkan growth opportunity secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap conservatism accounting. Secara simultan financial distress dan growth opportunity berpengaruh secara signifikan terhadap conservatism accounting pada perusahaan industri ritel barang rumah tangga yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020.
ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN PROFESI, PENGAKUAN PROFESIONAL DAN PENGHARGAAN FINANSIAL TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI DALAM MEMILIH KARIR SEBAGAI AKUNTAN PROFESIONAL Bertha Elvy Napitupulu; Sita Dewi; Kartika Silitonga; Frisca Siagian; Emma Saur Nauli
Jurnal Widya Vol. 4 No. 2 (2023): Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan keberagaman profesi dalam dunia kerja di Indonesia saat ini memberikan pilihan kepada setiap mahasiswa. Mahasiswa ekonommi jurusan akuntansi yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1), mereka dapat meneruskan ke dunia kerja yang mereka minati. Terdapat tiga pilihan sebagai langkah awal dalam menentukan karier yang akan mereka masuki, langsung terjun ke dunia kerja, melanjutkan pendidikan pasca sarjana (S2) dan dapat mengambil pendidikan kembali dengan profesi akuntan apabila ingin menjadi akuntan profesional. Minat mahasiswa akuntansi untuk memilih karir menjadi seorang akuntan profesional sangat kurang. Pekerjaan sebagai akuntan dianggap pekerjaan yang membosankan dan rumit. Mahasiswa akuntansi belum banyak yang mengetahui bahwa untuk menjadi akuntan profesional prosesnya bertahap dan tidak mudah. Sementara itu penghargaan profesional akuntan juga menjadi ganjalan bagi mahasiswa akuntansi untuk memilih karir sebagai akuntan. Tidak dipungkiri bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan pasti mengharapkan penghargaan finansial. Kemajuan teknologi, penggunaan media sosial membuat lapangan pekerjaan baru yang penghargaan finansialnya cukup baik sehingga pekerjaan ini lebih dilirik para mahasiswa pada umumnya, dibandingkan pekerjaan sebagai akuntan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan profesi, pengakuan profesional dan penghargaan finansial terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk berkarir sebagai akuntan profesional. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa jurusan akuntansi dari Perguruan Tinggi yang ada di DKI Jakarta. Sampel sebanyak 91 mahasiswa jurusan akuntansi dipilih dengan teknik snowball sampling. Dengan analisa regresi korelasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan profesi berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarir sebagai akuntan profesional, dan penghargaan finansial berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarir sebagi akuntan profesional. Sedangkan penghargaan profesional tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi berkarir sebagi akuntan profesional.