Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEWASPADAAN STANDAR DALAM PENCEGAHAN INFEKSI DI KAMAR BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOLOKSANGGUL PARDAMEAN LUBIS; Juliandi Harahap; Deli Theo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v2i3.2109

Abstract

Kewaspadaan standar dalam pencegahan infeksi sangat penting diterapkan di kamar bedah, mengingat pembedahan memiliki resiko yang besar terjadinya infeksi nasokomial sehingga dapat meningkatkan morbilitas dan mortalitas serta meningkatkan biaya kesehatan. Kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO) di RSUD Doloksanggul pada Tahun 2019 yaitu kasus bedah umum sebesar 10%, kasus bedah mata sebesar 10%, kasus kebidanan sebesar 2% dan kasus bedah mulut sebesar 0,5%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewaspadaan standar dalam pencegahan infeksi di Kamar Bedah RSUD Doloksanggul. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di RSUD Doloksanggul. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi lapangan dan analisa data dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersihan tangan yang dilakukan oleh petugas kesehatan di kamar bedah Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul kurang baik, pemakian alat pelindung diri (APD) kurang baik, dekontaminasi peralatan perawatan pasien sudah baik, pengendalian lingkungan kurang baik, pengelolaan limbah sudah baik, pengelolaan linen sudah baik, perlindungan kesehatan petugas kurang baik, Penempatan pasien kurang baik, Praktik menyuntik sudah baik, Praktik lumbal fungsi sudah baik. Disarankan kepada RSUD Doloksanggul untuk meningkatkan peran dan fungsi tim pencegahan dan pengendalian infeksi, melakukan pelatihan berkelanjutan bagi petugas kamar bedah tentang pencegahan dan pengendalian infeksi.
Faktor Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Hand Hygiene di Instalasi Rawat Inap RSUD Gunungsitoli Ivan Agus yanto Gea; Arifah Devi Fitriani; Deli Theo
Jurnal Kesehatan Global Vol 1, No 3 (2018): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.84 KB) | DOI: 10.33085/jkg.v1i3.3951

Abstract

Rumah sakit sebagai instansi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, anti diskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kepatuhan perawat dalam penerapan Hand Hygine. Desain penelitian menggunakan metode survei alitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di instalasi rawat inap RSUD Gunungsitoli Kab. Nias. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 165 orang dan sampel ditetapkan sebanyak 117 responden. Data analisis secara univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji Chi Square pada taraf kepercayaan 95 % (P0,05) dan regresi logistik. Penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan nilaip-value 0.042 dan motivasi dengan nilaip-value 0.028 secara signifikan terhadap kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan memengaruhi kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene adalah motivasi odds rasioExp(B) 2,487. Dharapkan kepada pihak rumahsakit agar dapat memberikan dukungan dan reward bagi perawat yang melaksanakan kepatuhan hand hygiene dengan baik sehingga lebih patuh dalam melakukan hand hygiene.
Factors Affecting Breast Milk Output in Post Sectio Caesarea Mothers at RSUD Sultan Sulaiman Kab. Serdang Bedagai Year 2023 Sukmawati Pasaribu; Deli Theo; Ramadhani Syafitri Nasution
PROMOTOR Vol. 7 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i2.606

Abstract

Breastfeeding brings joy to new mothers and provides the best start for children. However, this process is always easy, especially for mothers after cesarean delivery (SC). This research explores the factors that influence the release of breast milk (ASI) in post-SC mothers at Sultan Sulaiman Hospital, North Sumatra. In planning a cross-sectional survey, variables such as breastfeeding frequency, breast care, nursing care, diet, and gestational age were evaluated to understand overall breast milk production. The results show that regular breastfeeding frequency and good breast care are associated with smooth breast milk production. However, hospitalisation did not show a significant correlation with breast milk production in mothers after CS.
The Effect of Outpatient Health Services on the Satisfaction of BPJS Health Participants at DKT Hospital (Army Health Office) Gubeng Corner Surabaya in 2023 Ina Sukma Kasih; Deli Theo; Ramadan Syafitri Nasution
PROMOTOR Vol. 7 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i2.611

Abstract

This study evaluates the impact of outpatient services on BPJS participant satisfaction at DKT Gubeng Pojok Hospital, Surabaya. Conducted using a cross-sectional quantitative method on 95 BPJS participants from January to June 2023. The majority of respondents showed dissatisfaction with services. Analysis of variables such as responsiveness, reliability, assurance, caring, and physical evidence highlights aspects related to patient satisfaction. Logistic regression results show that responsiveness and caring have a significant relationship with patient satisfaction. The study emphasizes the need to increase the response and concern of health workers towards patients to increase BPJS participant satisfaction.
Determinasi Risiko Prenatal terhadap Stunting Neonatal: (Studi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak) Pinda Hutajulu; Deli Theo; Ramadhani Syafitri Nasution
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v9i1.834

Abstract

Neonatal stunting is a form of growth failure that begins in the womb, marked by birth length below the 10th percentile, reflecting maternal nutritional and health status during pregnancy. This study aimed to analyze the influence of prenatal risk factors on neonatal stunting at Dr. Soedarso General Hospital, Pontianak. Using an institution-based cross-sectional design with a quantitative approach, the study utilized secondary data from maternal and newborn medical records collected from June to September 2024. A total of 485 mother–infant pairs were selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Independent variables included maternal age, height, anemia, hypertension during pregnancy, and parental education levels, while the dependent variable was neonatal stunting. Data were analyzed using Chi-square tests and logistic regression. The results showed a neonatal stunting prevalence of 23.9%, with maternal age under 20 years as the only significant risk factor (AOR = 2.54; p = 0.035). Other variables such as anemia, hypertension, maternal height, and parental education were not significantly associated with stunting. These findings indicate that teenage pregnancy is a critical factor in neonatal stunting prevention. Strengthening reproductive health education and antenatal care services for adolescent girls is essential to reduce the prevalence of stunting from the prenatal stage.