Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan di Indonesia periode 2012-2023 Sari, Pinky Hamdhan; Santoso, Rokhedi Priyo
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 3 Issue 2, Desember 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol3.iss2.art12

Abstract

Purpose – This research has three objectives. First, it analyzes regional economic characteristics regarding economic growth and personal income inequality within a region. Second, it examines the pattern of regional income inequality in Indonesia. Third, it analyzes the correlation trend between regional economic growth and income inequality from 2012 to 2023.Methods – This research uses inequality Klassen Typology, Williamson Index, and Pearson correlation to examine economic growth and income inequality. The secondary data sources are Indonesia's Central Statistics Agency (BPS) for 2012-2023.Findings – Almost half of the provinces in Indonesia are classified as having lower economic growth and lower inequality, called inclusive economies. However, income inequality across provinces has steadily increased recently, especially from 2017 to 2023. The results also show a tendency for a negative correlation between economic growth and income inequality, even though this correlation is not statistically significant. Implication – The Indonesian government should improve the economy's productivity through investment, infrastructure and human capital development while maintaining the redistributive policy and social welfare programmes. Originality – This study comprehensively analyzes recent economic growth in Indonesia in correlation to personal and regional income inequality. AbstrakTujuan – Penelitian ini memiliki tiga tujuan. Pertama, menganalisis karakteristik ekonomi regional terkait pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan antar individu di suatu wilayah. Kedua, mengkaji pola ketimpangan pendapatan regional di Indonesia. Ketiga, menganalisis tren korelasi antara pertumbuhan ekonomi regional dan ketimpangan pendapatan dari tahun 2012 hingga 2023. Metode – Penelitian ini menggunakan Tipologi Klassen Ketimpangan, Indeks Williamson, dan korelasi Pearson untuk mengkaji pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan. Sumber data sekunder adalah Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tahun 2012-2023.Temuan – Hampir setengah dari provinsi di Indonesia tergolong memiliki pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan yang lebih rendah, yang disebut ekonomi inklusif. Akan tetapi, ketimpangan pendapatan antar provinsi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari tahun 2017 hingga 2023. Hasil penelitian juga menunjukkan kecenderungan korelasi negatif antara pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan, meskipun korelasi ini tidak signifikan secara statistik.Implikasi – Pemerintah Indonesia harus meningkatkan produktivitas ekonomi melalui investasi, infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia dengan tetap mempertahankan kebijakan redistributif dan program kesejahteraan sosial.Orisinalitas – Studi ini menganalisis secara komprehensif pertumbuhan ekonomi terkini di Indonesia dalam kaitannya dengan ketimpangan pendapatan perorangan dan maupun antar provinsi
Pertumbuhan sektor pertanian dan penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah Santoso, Rokhedi Priyo; Sobirin, Sahrul
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss1.art12

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the impact of agricultural sector growth on its labor absorption in Central Java Province from 2019 to 2023Methods – Labor absorption in the agricultural sector is regressed against agricultural sector growth, labor force participation rates, and minimum wage using static panel data analysis methods. After going through model selection procedures, the best estimation model is the fixed effect model. Findings – The study's results indicate that labor absorption in the agricultural sector is not influenced by the growth of the agricultural sector itself due to efficiency and mechanization in this sector. On the contrary, the level of labor absorption follows the developments in labor force participation rates and the minimum wage at the district/city level. This indicates that labor in the agricultural sector comprises of workers who are not absorbed in the formal sector.Implication – The increase in productivity in the agricultural sector is expected to enhance labor absorption in this sector through the intensification and extensification of agriculture.Originality – This research has strategic value in increasing labor absorption in the agricultural sector to reduce unemployment in Indonesia. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerjanya di Propinsi Jawa Tengah periode 2019 - 2023.Metode – Penyerapan tenaga kerja sektor pertanian diregress terhadap pertumbuhan sektor pertanian, tingkat partisipasi angakatan kerja, dan upah minimum dengan menggunakan metode analisis panel data statis. Setelah melalui prosedur pemilihan model maka model estimasi yang paling baik adalah fixed effect. Temuan – Hasil studi menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian tidak dipengaruhi oleh pertumbuhan sektor pertanian itu sendiri yang diduga karena efisiensi dan mekanisasi sektor pertanian. Sebaliknya, tingkat penyerapan tenaga kerja mengingkuti perkembangan tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat upah minimum kabupaten/kota. Hal ini mengindikasikan bahwa tenaga kerja sektor pertanian merupakan angkatan kerja yang tidak terserap pada sektor formal.Implikasi – Peningkatan produktivitas sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada sektor ini melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.Orisinalitas – Penelitian ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor petanian untuk mengurangi pengangguran di Indonesia.
Analisis pengembangan potensi sektor pariwisata Pantai Panjang di Kota Bengkulu Naufal, Jilan; Santoso, Rokhedi Priyo
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 2 Issue 2, Desember 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol2.iss2.art11

Abstract

Purpose – This research aims to analyze issues in the current management of Pantai Panjang Tourism Area, and formulate its strategic analysis of tourism development.Methods – The research employs a descriptive analytical approach using primary data. The main analytical tools used for issue identification are the Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis, and strategy formulation utilizes the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).Findings – The optimization of Pantai Panjang Tourism Area's development potential involves strengthening the attraction's image, adding and maintaining facilities, conducting promotions, and reinforcing collaboration among stakeholders.Implication – With the implementation of these priority strategies, it is anticipated that the management and development of Pantai Panjang Tourism Area can be optimized, creating an engaging tourism experience, and providing positive impacts for all relevant parties.Originality – This research yields a more comprehensive strategy for the development of Pantai Panjang Tourism Area. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu pengelolaan Kawasan Wisata Pantai Panjang , serta menyusun analisis strategi pengembangan potensi wisatanya. Metode – Pendekatan penelitian adalah bersifat deskriptif analitik pada data primer. Alat analisis utama yang digunakan untuk mengindentifikasikan isu dan permasalahan adalah Strength, Weakness, Opportunity, and Threat (SWOT). Sementara itu perumusan strategi menggunakan Quantitatif Strategic Planning Matrix (QSPM) Temuan – Optimalisasi pengembangan potensi Kawasan Wisata Pantai Panjang adalah berupa penguatan dari citra atraksi itu sendiri, penambahan dan perawatan beberapa fasilitas, melakukan promosi, dan penguatan kerjasama antar stakeholder.Implikasi – Dengan implementasi strategi prioritas tersebut, diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan dan pengembangan Kawasan Wisata Pantai Panjang, menciptakan pengalaman wisata yang menarik, dan memberikan dampak positif bagi semua pihak terkait. Orisinalitas – Penelitian ini menghasilkan strategi pengembangan Kawasan Wisata Pantai Panjang secara lebih komprehensif
Sosiodemografis dan rata-rata produktivitas tenaga kerja di Indonesia Dirgantara, Teddy; Santoso, Rokhedi Priyo
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 3 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol3.iss1.art13

Abstract

Purpose – The purpose of this study is to analyze the impact of sociodemographic factors, including education and health level and the number of non-productive workers, on labor productivity in Indonesia. Methods – The study's observations cover all provinces in Indonesia from the period of 2000 to 2022. The research method used is the Error Correction Model (ECM), which allows for a more in-depth analysis of short-term and long-term effects. Findings – The results indicate that in the short term, education and health levels positively affect labor productivity. Conversely, the presence of non-productive contributes to a decline in labor productivity. In the long term, education and health levels continue to positively impact labor productivity, while the presence of non-productive workers shows no significant effect on productivity. Implication – The government needs to enhance and equalize access to education and healthcare for the population to improve labor productivity and overall workforce welfare in Indonesia. Originality – This study provides an analysis of both short-term and long-term impacts of demographic factors on labor productivity, a topic that has been rarely explored in previous research. Abstrak Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor sosiodemografis yang terdiri dari tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, dan jumlah pekerja non produktif terhadap produktivitas tenaga kerja di Indonesia. Metode – Observasi penelitian terdiri dari semua provinsi di Indonesia mulai periode tahun 2000 – 2022. Metode penelitian adalah Error Correcition Model (ECM) untuk lebih jauh menganalisis pengaruh dalam jangka pendek dan jangka panjang. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, faktor tingkat pendidikan dan kesehatan berpengaruh positif terhadap produktivitas tenaga kerja. Sebaliknya jumlah pekerja non produktif mempengaruhi penurunan produktivitas. Sedangkan dalam jangka panjang, faktor tingkat pendidikan dan kesehatan tetap berpengaruh positif terhadap produktivitas tenaga kerja. Sementara itu jumlah tenaga kerja non produktif tidak memiliki pengaruh terhadap produktivitas. Implikasi – Pemerintah perlu meningkatkan dan memeratakan akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia. Orisinalitas – Penelitian ini menganalisis pengaruh jangka pendek dan jangka panjang dari faktor demografis terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja dimana topik ini sangat jarang diteliti.