Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI, BUDAYA ORGANISASI, DAN KOMPENSASI TERHADAP KETERIKATAN KERJA PEGAWAI PT. PERHUTANI (PERSERO) KPH KOTA KEDIRI Chelvin Mitra Pradana; Ahmad Jauhari; Nur Hidayati
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 7 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/mnmae.v1i6.534

Abstract

Permasalahan yang terjadi di PT. Perhutani (Persero) KPH Kota Kediri yaitu tingkat keterikatan kerja yang menurun yaitu sebagian pegawai tampak kurang bersemangat dalam bekerja karena pegawai merasa pekerjaan yang dilakukannya cenderung monoton dan kurangnya tantangan dalam pekerjaan. Permasalahan motivasi yang ada disana yaitu adanya reward seperti kenaikan jabatan tetapi hanya sebagian staff saja. Budaya organisasi yang ada disana yaitu pegawai bekerja secara individu sesuai dengan jobdisnya masing-masing. Kompensasi yang ada disana yaitu mendapat fasilitas kendaraan tetapi tidak semua staff mendapatkan fasilitas tersebut.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel secara parsial maupun simultan. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh pegawai PT. Perhutani (Persero) KPH Kota Kediri dengan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh sebanyak 77 pegawai. Pada penelitian ini mendapatkan hasil Motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keterikatan Kerja, Budaya Organisasi secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Keterikatan Kerja Pegawai, Kompensasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Keterikatan Kerja Pegawai, Motivasi, Budaya Organisasi, dan Kompensasi secara simultan dapat disimpulkan bahwa berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Keterikatan Kerja Pegawai, meski Budaya Organisasi secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Store Atmosphere Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Cafe Mp Di Desa Brenggolo Dimas Didik Pramudia; Ahmad Jauhari; Beny Mahyudi Saputra
Journal Economic Excellence Ibnu Sina Vol. 1 No. 3 (2023): September : Journal Economic Excellence Ibnu Sina
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/excellence.v1i3.424

Abstract

In the current era of globalization, there is intense competition in the business world. Business actors are required to create competitive advantages based on the quality of service and atmosphere in their businesses and strive to provide consumer satisfaction to face business competition. This research aims to determine the results of the influence of service quality, store atmosphere, and consumer satisfaction at Cafe MP in Brenggolo Village. The method used in this research is a quantitative method. The sampling technique in this research is the accidental sampling method. The number of samples in this research was 85 consumers. Data collection techniques include observation, interviews, questionnaires and literature studies, with the help of IBM SPSS version 25. The research results show that Service Quality has a significant (partial) influence on consumer satisfaction, the result value is 8.222 and the significance value is 0.025 <0.05. Store Atmosphere has a significant (partial) influence on consumer satisfaction, a result value of 9.622 and a significance value of 0.000 <0.05. Service quality and Store Atmosphere influence (simultaneously) on consumer satisfaction at MP Cafe in Brenggolo Village, the f test value is 97.549 and the significance value is 0.000 <0.05.
Pengaruh Komunikasi Kerja, Insentif, dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Mahakarya Kemasan Digital Rapi Riyanto; Ahmad Jauhari; Heru Sutapa
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi kerja, insentif, dan kemampuan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Mahakarya Kemasan Digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 55 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial komunikasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan insentif dan kemampuan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kemampuan kerja merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja karyawan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 78,5% kinerja karyawan dipengaruhi oleh komunikasi kerja, insentif, dan kemampuan kerja, sedangkan sisanya sebesar 21,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih efektif dilakukan melalui penguatan kemampuan kerja dan pemberian insentif yang tepat.    This study aims to analyze the effect of work communication, incentives, and work ability on employee performance at PT Mahakarya Kemasan Digital. The research employs a quantitative approach using a saturated sampling technique involving 55 employees. Data analysis was conducted using multiple linear regression.The results show that partially, work communication does not have a significant effect on employee performance, while incentives and work ability have a significant effect on employee performance. Simultaneously, all three variables significantly influence employee performance. Work ability is identified as the most dominant variable affecting employee performance.The coefficient of determination indicates that 78.5% of employee performance is influenced by work communication, incentives, and work ability, while the remaining 21.5% is affected by other factors outside the scope of this study. This study implies that improving employee performance can be more effectively achieved through enhancing work ability and providing appropriate incentives.