Joko Maryanto
Universitas Jenderal Soedirman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Jenis Pupuk Organik Padat terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Serapan N Tanaman Cabai, Tomat dan Caisin pada Inceptisols Sumbang Ratri Noorhidayah; Joko Maryanto; Slamet Rohadi
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 17, No 1 (2021): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v17i1.1424

Abstract

Beragam bahan pembuat pupuk organik memiliki karakteristik fisik, kimia dan biologi yang berbeda-beda, demikan juga dengan kandungan unsur haranya. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan belum adanya spesifikasi jenis pupuk organik terhadap macam tanaman sayuran. Penelitian dilakukan di lahan Inceptisols Sumbang selama bulan  Juni hingga Oktober 2019 dan bertujuan untuk  mengetahui 1) tingkat efisiensi dan serapan N  berbagai jenis pupuk organik padat pada tanaman cabai, tomat dan caisin dan  2) pengaruh jenis pupuk organik padat terhadap pertumbuhan dan hasil  tanaman cabai, tomat dan caisin.  Penelitian disusun dalam rancangan petak terbagi dengan 5 jenis pupuk organik padat dan 3 jenis tanaman sayur. Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk organik kompos lengkap paling baik bagi produksi tanaman caisin dan pupuk kotoran ayam paling baik untuk produksi tanaman tomat dan cabai.
Utilization of Septic Tank Waste to Enhancement the Growth of Spinach in Various Media Ahmad Arif Darmawan; Akhmad Fatah Hidayat; Adib Aditya Permadi; Hendri Wibowo; Reo Sambodo; A.H. Syaeful Anwar; Joko Maryanto; M. Nazarudin Budiono; Renan Subantoro; Eni Yulianingsih; Ika Ferry Yunianti
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 7 No. 3 (2023): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v7i3.134

Abstract

Septic tank waste can be used as a new alternative to be used as fertilizer because human excrement contains the availability of nutrients needed by plants. The research aimed to know the effect of liquid organic fertilizers dose, and plant media type of both to increase the growth and the production of plant spinach. The experimental design used was Block Randomized Design factorial with 9 treatments and 3 replicates. The first factor consists of 3 doses of fermented septic tank waste of human feces. Namely doses of 0 mL/plant (K1), 0,4 mL/plant (K2), 0,6 mL/plant (K3). The second factor is the planting medium consisting of 3 kinds of land or control (M0), land + husk charcoal (M1), land + Manure (M2). The observed variables include the number of leaves, plant height, root length, fresh weight of plant, root fresh weight, dry weight, root dry weight of the plant. The results showed that the fermented septic tank waste 0,6 mL (K3) influential real against the number of leaves. Granting planting media differ very markedly against all variable observations i.e. high number of plants, leaves, root length, fresh weight of plant, root fresh weight, dry weight, root dry weight of the plant. All variables are not found the existence of an interaction between fermented septic tank waste with the media.
KARAKTERISASI SIFAT KIMIA TANAH DAN PENENTUAN KEBUTUHAN KAPUR PADA LAHAN MARGINAL UNTUK MENDUKUNG PRODUKTIVITAS TANAMAN JAGUNG Hanim Rahayuani Ratnaningsih; Joko Maryanto; Simbar Sulanjari Susanto; Taufik Walinono; Prasmadji Sulistyanto
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 8 No. 2 (2026): AGRO TATANEN Edisi Juli 2026 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/gxg6zw93

Abstract

Lahan marginal memiliki keterbatasan sifat kimia tanah, terutama kemasaman tinggi yang berdampak pada rendahnya ketersediaan hara dan meningkatnya toksisitas aluminium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat kimia tanah serta menentukan kebutuhan kapur sebagai upaya perbaikan kesuburan tanah pada lahan marginal di Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode survei melalui pengambilan sampel tanah secara purposive sampling pada kedalaman 0–20 cm dan 20–40 cm, kemudian dianalisis parameter pH tanah, aluminium dapat ditukar (Al-dd), dan hidrogen dapat ditukar (H-dd). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah tergolong masam dengan pH 4,78–5,00, kandungan Al-dd sebesar 0,86–1,04 cmol(+)/kg, dan H-dd sebesar 3,22–4,20 cmol(+)/kg, yang mengindikasikan tingginya kemasaman tanah dan potensi toksisitas aluminium. Kondisi ini menyebabkan penurunan ketersediaan unsur hara, khususnya fosfor, serta menghambat pertumbuhan akar tanaman. Hubungan antara pH dan Al-dd menunjukkan kecenderungan bahwa semakin rendah pH tanah, semakin tinggi kelarutan aluminium. Berdasarkan analisis, kebutuhan kapur sebesar 500 kg/ha direkomendasikan untuk meningkatkan pH tanah, menekan aktivitas aluminium, dan memperbaiki ketersediaan hara. Dengan demikian, pengapuran berbasis analisis sifat kimia tanah menjadi strategi efektif dalam pengelolaan lahan marginal untuk mendukung produktivitas tanaman jagung secara berkelanjutan.