Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Mutini Mutini; Hikmah Eva Trisnantari; Nanis Hairunisya
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v9i1.416

Abstract

Pembelajaran daring dan luring dengan menggunakan strategi Blended Learning merupakan sebuah solusi yang efektif dalam pembelajaran pada masa pandemi Covid- 19. Metode penelitiannya adalah penelitian kualitatif. teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan rancangan multi situs yaitu analisis data situs individu dan analisis data lintas situs. Hasil penelitiannya: 1) Perencanaan model pembelajaran Blended Learning dalam Membangun Kemandirian Belajar siswa di SDN Pulosari 03 dan SDN Kromasan Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung dilakukan dengan membuat RPP, Promes, Prota, silabus dan perencanaan-perencanaan lain yang dibutuhkan untuk melakukan proses pembelajaran misalnya menerapkan metode pembelajaran Online dan metode demonstrasi. 2) Pelaksanaan model pembelajaran Blended Learning dalam membangun kemandirian belajar siswa, yang dilakukan secara dengan menggunakan aplikasi moodle group WA, classroom, google form, ataupun dipadukan dengan Google Fom atau You Tube. Pelaksanaan pembelajaran secara luring dilakukan dengan menggunakan metode diskusi dan metode ceramah. 3) Evaluasi model pembelajaran Blended Learning dalam Membangun Kemandirian Belajar siswa di SDN Pulosari 03 dan SDN Kromasan Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung dilakukan dengan: penjadualan penggunaan pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, pengelolaan motivasional dan kontrol belajar. Selain itu dilakukan evaluasi proses, evaluasi penilaian tengah semester dan penilaian akhir semester.
PROGRAM MADRASAH ADIWIYATA DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN BAGI SISWA MTS Agus Wibowo; Hikmah Eva Trisnantari; Nanis Hairunisya
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 6: Nopember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i6.205

Abstract

The character of caring for the environment needs to be instilled in students from an early age. To foster the character of caring for the environment, starting with planning, implementing and evaluating programs in accordance with environmental management and preservation. The Adiwiyata Madrasah program was initiated and implemented by MTSN 3 Tulungagung starting in 2016.This study aims to determine the planning, implementation and evaluation of madrasah programs in shaping the character of caring for the environment for students in MTSN 3 Tulungagung. This research is a qualitative-descriptive research with a case study approach. The subjects in the study were the Head of MTSN 3 Tulungagung, Wakamad, Team Adiwiyata, GTK and students. Data collection techniques used are: observation, interviews, documentation, and data triangulation. Analysis of the data used is qualitative data analysis with data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that the Adiwiyata Madrasah Program in shaping the Character of Environmental Care for Students in MTSN 3 Tulungagung in accordance with the plan was proven from the habituation of madrasah residents.
Peran Guru dalam Menumbuhkan Minat Belajar Siswa di SDN 1 Bangunjaya Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung Kiky Tri Wulandari; Hikmah Eva Trisnantari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.43 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai educator, fasilitator dan motivator dalam menumbuhkan minat belajar siswadi SDN 1 Bangunjaya. Peran guru sangat penting sekali dalam menumbuhkan minat belajar siswa, karena dengan lemahnya peranan guru di sekolah merupakan salah satu masalah yang akan berpengaruh dalam minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Bangunjaya Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung. Subyek pada penelitian ini adalah 3 guru kelas dan siswa kelas IV, V, VI yang berjumlah 74 . Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru sangat diperlukan dalam menumbuhkan minat belajar siswa, dengan menerapkan peranan guru sebagai educator, fasilitator dan motivator. Minat belajar siswa kelas IV menunjukkan total skor 747 dengan presentase 83% dan termasuk kriteria sangat tinggi, minat belajar siswa kelas V menunjukkan total skor1171 dengan presentase 84% dan termasuk kriteria sangat tinggi, minat belajar kelas VI menunjukkan total 1203 dengan presentase 86% dan termasuk kriteria sangat tinggi. Hasil peran guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam menumbuhkan minat belajar. penelitian ini dapat digunakan sebagai wawasan mengenai peran guru dalam menumbuhkan minat belajar siswa. Kata Kunci: peran guru, minat belajar siswa
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF DIFFERENTIATED INSTRUCTION IN ENHANCING STUDENTS’ INTEREST AND LEARNING MOTIVATION IN THE IPAS SUBJECT IN CLUSTER 3 UNDER THE COORDINATION OF THE PANGGUL SUBDISTRICT, TRENGGALEK REGENCY Nurhadi; Hikmah Eva Trisnantari; Ajar Dirgantoro
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7508

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction in increasing students' interest and motivation in Science and Social Studies (IPAS) at Gugus 3, Panggul District, Trenggalek Regency. The research focuses on the aspects of implementation, strategies, and evaluation of instruction that accommodate student diversity. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observations, interviews, and questionnaires involving teachers and students within the Gugus 3 environment. Data analysis was conducted through reduction, display, and conclusion drawing. The results show that: (1) The implementation of instruction begins with accurate mapping of student needs through diagnostic assessment; (2) Content, process, and product differentiation strategies that integrate the local wisdom of the Panggul region significantly increase student interest (enjoyment and attention) and learning motivation (persistence and independence); (3) Process-based evaluation through constructive feedback is able to maintain the consistency of students' intrinsic motivation. In conclusion, differentiated instruction is a strategic key in creating inclusive and meaningful IPAS learning at the elementary school level
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE STORY TELLING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDI AL – IKHLAS KARANGREJO TULUNGAGUNG Lathif Zumaila; Hikmah Eva Trisnantari; Eka Yuliana Sari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3840

Abstract

Keterampilan berbicara adalah suatu keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap orang, karena berbicara adalah salah satu media komunikasi yang digunakan setiap hari kepada orang lain. Salah satu cara meningkatkan keterampilan berbicara siswa adalah dengan menggunakan metode story telling. Metode story telling atau biasa disebut dengan metode bercerita merupakan salah satu cara yang efektif untuk melibatkan anak dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicaranya Berdasarkan hasil pra observasi di SDI Al – Ikhlas, Karangrejo, Tulungagung menunjukkan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah menerapkan metode story telling pada muatan pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II A sesuai dengan visi sekolah yakni membentuk generasi muslim yang beriman dan bertaqwa, berahklak mulia, cerdas, terampil, serta mandiri. Saat pra observasi ada beberapa fenomena pada beberapa siswa yang memiliki semangat dan keceriaan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pembelajara pelaksanaan keterampilan berbicara melalui metode Story Telling dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas II SDI Al – Ikhlas Karangrejo Tulungagung. Berdasarkan uraian diatas data hasil penelitian, dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa melalui metode story telling cukup efektif digunakan untuk melatih keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia terutama dikalangan kelas rendah. Keterampilan berbicara siswa melalui metode story telling dengan nilai rata-rata 57,2, dari hasil rekapitulasi melalui kecenderungan siswa pada saat melakukan kesalahan pada setiap aspek.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sumarti Sumarti; Hikmah Eva Trisnantari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3870

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi permasalahan siswa masih ada yang mengalami kesulitan dalam mengemukakan gagasan, menuangkan ide, menggunakan struktur bahasa yang baik, menentukan pilihan gaya bahasa, menggunakan ejaan dan tanda baca yang tepat. Tujuan peneliti yaitu untuk menganalisis kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas IV SD Negeri 1 Moyoketen, Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunkan yaitu observasi, tes, wawancara, dokumentasi. Adapun pengecekan keabsahan data yang digunakan yaitu ketekunan/keajegan dan triangulasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu dilihat dari rata-rata setiap aspek. Aspek pertama isi gagasan yang dikemukakan mendapatkan rata-rata sebesar 27,5, aspek kedua organisasi isi mendapatkan rata-rata sebesar 13,5, aspek ketiga struktur dan tata bahasa mendapatkan rata-rata sebesar 17,7, aspek keempat gaya:pilihan struktur dan diksi mendapatkan nilai rata-rata sebesar 11,2, aspek kelima ejaan dan tanda baca mendapatkan rata-rata sebesar 4,1. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu setiap siswa mempunyai kemampuan menulis yang berbeda-beda hal tersebut dapat dilihat dari nilai setiap aspek, jumlah nilai dan rata-rata yang di peroleh. Implikasi pada penelitian ini agar siswa mampu meningkatkan kemampuan menulisnya belajar dan berlatih agar lebih bisa meningkatkan kemampuan menulis mereka khususnya dalam kemampuan menulis teks deskripsi.