Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PETANI SAWIT DI KECAMATAN SELUMA SELATAN KABUPATEN SELUMA As’ad As’ad; Parman Efrianto
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 6 No 2 (2018): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.302 KB) | DOI: 10.33019/equity.v6i02.19

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisisberapa besar pengaruh luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi petani sawit Kecamatan Seluma Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap produksi petani sawit di Kecamatan Seluma Selatan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kelapa sawit di Kecamatan Seluma Selatan dengan sampelnya sebanyak 24 orang petani sawit. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik Random Sampling.Berdasarkan hasil analisis data melalui regresi linier berganda diperoleh hasil sebagaiberikut:Bila luas lahan, modal dan tenaga kerja di anggap konstan maka jumlah produksi sawit sebesar -1,562 satu satuan. Pengaruh luas lahan sebesar 0,385 satu satuan, modal sebesar 0,007 satu satuan dan tenaga kerja sebesar 0,758 satu satuanterhadap produksi sawit. Keeratan hubungan antara luas lahan, modal dan tenaga kerja sebesar 0,894. Kontribusi yang diberikan luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi sawit sebesar 76,8 persen. Dari hasil uji hipotesis secara simultan ketiga variabel luas lahan, modal dan tenaga kerja mempunyai pengaruh terhadap jumlah produksi petani sawit di Kecamatan Seluma Selatan.
PERANAN PAJAK DAERAH TERHADAP PERKEMBANGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA BENGKULU TAHUN 2020-2024 Reza Agrian; As’ad As’ad; Ariel Siswantoro
Ekonomi & Bisnis Vol 25 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi & Bisnis Juni 2026
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v25i1.8356

Abstract

Penelitian dilakukan di Kota  Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1. Untuk mengetahui seberapa besar target dan realisasi pajak daerah Kota Bengkulu tahun 2020-2024. 2. Untuk mengetahui besarnya peranan pajak daerah terhadap perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bengkulu tahun 2020-2024. Peranan Pajak Daerah Terhadap PAD diketahui bahwa Realisasi pajak daerah Kota Bengkulu dari tahun ke tahun 2029-2024 belum memenuhi target yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Adapun realisasi Penerimaan Pajak Daerah di kota Bengkulu tahun 2020-2024 menunjukkan adanya kenaikan rata-rata pertumbuhan setiap tahunnya adalah sebesar 0,72 %. Laju pertumbuhan dan rata-rata pertumbuhan penerimaan pajak daerah kota Bengkulu selama tahun 2020-2024 hanya sebesar 8,56 % per tahun.  Maka dapat disimpulkan kurang berhasil. Kemudian untuk laju pertumbuhan dan rata-rata pertumbuhan penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kota Bengkulu selama tahun 2020-2024  tidak berhasil karena kurang dari 30 %. Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bengkulu selama tahun 2020-2024  cenderung mengalami fluktuasi dimana angka rata-rata kontribusinya adalah  102,89%  per tahun dan dapat disimpulkan sangat baik. Kata kunci: Pajak Daerah dan Pendapatan Asli Daerah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PETANI SAWIT DI KECAMATAN SELUMA SELATAN KABUPATEN SELUMA As’ad As’ad; Parman Efrianto
Equity: Jurnal Ekonomi Vol 6 No 2 (2018): Equity: Jurnal Ekonomi
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/equity.v6i02.19

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisisberapa besar pengaruh luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi petani sawit Kecamatan Seluma Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap produksi petani sawit di Kecamatan Seluma Selatan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kelapa sawit di Kecamatan Seluma Selatan dengan sampelnya sebanyak 24 orang petani sawit. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik Random Sampling.Berdasarkan hasil analisis data melalui regresi linier berganda diperoleh hasil sebagaiberikut:Bila luas lahan, modal dan tenaga kerja di anggap konstan maka jumlah produksi sawit sebesar -1,562 satu satuan. Pengaruh luas lahan sebesar 0,385 satu satuan, modal sebesar 0,007 satu satuan dan tenaga kerja sebesar 0,758 satu satuanterhadap produksi sawit. Keeratan hubungan antara luas lahan, modal dan tenaga kerja sebesar 0,894. Kontribusi yang diberikan luas lahan, modal dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi sawit sebesar 76,8 persen. Dari hasil uji hipotesis secara simultan ketiga variabel luas lahan, modal dan tenaga kerja mempunyai pengaruh terhadap jumlah produksi petani sawit di Kecamatan Seluma Selatan.
Analisis Strategi Kebijakan Pembangunan Daerah Kota Bengkulu dengan Pendekatan Analisis SWOT Tahun 2020–2024 Marlina susanti; As’ad As’ad; Ariel Siswantoro
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1455

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kebijakan pembangunan daerah Kota Bengkulu menggunakan pendekatan analisis SWOT pada periode 2020–2024. Latar belakang penelitian adalah perlunya strategi pembangunan yang tepat dan berkelanjutan di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat, keterbatasan infrastruktur, serta kebutuhan optimalisasi potensi Kota Bengkulu sebagai ibukota provinsi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi berjumlah 40 responden dari aparatur BAPPEDA dan OPD terkait, akademisi, serta pemangku kepentingan yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui matriks IFAS, EFAS, diagram posisi SWOT, dan matriks strategi SWOT. Instrumen dinyatakan valid (seluruh item r hitung > r tabel 0,312) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,883). Hasil penelitian menunjukkan: (1) faktor kekuatan (skor IFAS = 2,025) lebih besar dari kelemahan (skor IFAS = 1,724), dengan selisih positif 0,301; (2) faktor peluang (skor EFAS = 2,047) lebih besar dari ancaman (skor EFAS = 1,680), dengan selisih positif 0,366; (3) posisi strategi berada pada Kuadran I sehingga strategi yang paling tepat adalah strategi SO (Strengths–Opportunities), yang mencakup optimalisasi potensi ekonomi daerah, penyelarasan program dengan dukungan pemerintah pusat, pemanfaatan teknologi dalam perencanaan pembangunan, dan peningkatan promosi investasi berbasis data.