Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN PAJAK DAERAH TERHADAP PERKEMBANGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA BENGKULU TAHUN 2020-2024 Reza Agrian; As’ad As’ad; Ariel Siswantoro
Ekonomi & Bisnis Vol 25 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi & Bisnis Juni 2026
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v25i1.8356

Abstract

Penelitian dilakukan di Kota  Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1. Untuk mengetahui seberapa besar target dan realisasi pajak daerah Kota Bengkulu tahun 2020-2024. 2. Untuk mengetahui besarnya peranan pajak daerah terhadap perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bengkulu tahun 2020-2024. Peranan Pajak Daerah Terhadap PAD diketahui bahwa Realisasi pajak daerah Kota Bengkulu dari tahun ke tahun 2029-2024 belum memenuhi target yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Adapun realisasi Penerimaan Pajak Daerah di kota Bengkulu tahun 2020-2024 menunjukkan adanya kenaikan rata-rata pertumbuhan setiap tahunnya adalah sebesar 0,72 %. Laju pertumbuhan dan rata-rata pertumbuhan penerimaan pajak daerah kota Bengkulu selama tahun 2020-2024 hanya sebesar 8,56 % per tahun.  Maka dapat disimpulkan kurang berhasil. Kemudian untuk laju pertumbuhan dan rata-rata pertumbuhan penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kota Bengkulu selama tahun 2020-2024  tidak berhasil karena kurang dari 30 %. Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bengkulu selama tahun 2020-2024  cenderung mengalami fluktuasi dimana angka rata-rata kontribusinya adalah  102,89%  per tahun dan dapat disimpulkan sangat baik. Kata kunci: Pajak Daerah dan Pendapatan Asli Daerah
Analisis Strategi Kebijakan Pembangunan Daerah Kota Bengkulu dengan Pendekatan Analisis SWOT Tahun 2020–2024 Marlina susanti; As’ad As’ad; Ariel Siswantoro
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1455

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kebijakan pembangunan daerah Kota Bengkulu menggunakan pendekatan analisis SWOT pada periode 2020–2024. Latar belakang penelitian adalah perlunya strategi pembangunan yang tepat dan berkelanjutan di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat, keterbatasan infrastruktur, serta kebutuhan optimalisasi potensi Kota Bengkulu sebagai ibukota provinsi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi berjumlah 40 responden dari aparatur BAPPEDA dan OPD terkait, akademisi, serta pemangku kepentingan yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui matriks IFAS, EFAS, diagram posisi SWOT, dan matriks strategi SWOT. Instrumen dinyatakan valid (seluruh item r hitung > r tabel 0,312) dan reliabel (Cronbach's Alpha = 0,883). Hasil penelitian menunjukkan: (1) faktor kekuatan (skor IFAS = 2,025) lebih besar dari kelemahan (skor IFAS = 1,724), dengan selisih positif 0,301; (2) faktor peluang (skor EFAS = 2,047) lebih besar dari ancaman (skor EFAS = 1,680), dengan selisih positif 0,366; (3) posisi strategi berada pada Kuadran I sehingga strategi yang paling tepat adalah strategi SO (Strengths–Opportunities), yang mencakup optimalisasi potensi ekonomi daerah, penyelarasan program dengan dukungan pemerintah pusat, pemanfaatan teknologi dalam perencanaan pembangunan, dan peningkatan promosi investasi berbasis data.
Pengaruh Sektor Pertanian dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Bengkulu Tahun 2010-2025 Lince Despita; As'ad As'ad; Ariel Siswantoro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9999

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Bengkulu selama periode 2010-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data sekunder runtut waktu yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu. Sektor pertanian diproksikan melalui Produk Domestik Regional Bruto sektor pertanian atas dasar harga konstan, pertumbuhan ekonomi diukur menggunakan laju pertumbuhan PDRB, sedangkan penyerapan tenaga kerja diukur melalui jumlah penduduk bekerja. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 30 serta melalui pengujian normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai signifikansi 0,000. Setiap peningkatan PDRB sektor pertanian berkaitan dengan bertambahnya kesempatan kerja, sehingga sektor ini tetap menjadi basis penting bagi aktivitas ekonomi dan mata pencaharian masyarakat Bengkulu. Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai signifikansi 0,291, yang mengindikasikan bahwa peningkatan output agregat belum selalu diikuti penciptaan pekerjaan secara proporsional. Secara simultan, sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Nilai adjusted R square sebesar 0,948 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 94,8 persen variasi penyerapan tenaga kerja, sedangkan 5,2 persen dijelaskan faktor lain. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan produktivitas pertanian, pengembangan agroindustri, peningkatan keterampilan tenaga kerja, akses teknologi, dan dukungan investasi yang mampu memperluas kesempatan kerja secara inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu berdasarkan kebutuhan pasar kerja dan potensi ekonomi daerah setempat.