Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

SISTEM OTOMATISASI VENTILASI, PEMANAS, DAN PEMBERSIHAN KOTORAN BERBASIS IOT MENGGUNAKAN ESP-32 Jauhari Lutfi; Denny Irawan
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 2 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/de68f519

Abstract

Kualitas lingkungan kandang merupakan faktor kritis yang mempengaruhi kesehatan dan produktivitas sapi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol lingkungan kandang sapi berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode Fuzzy Tsukamoto untuk pengendalian otomatis. Sistem menggunakan sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan, sensor MQ-135 untuk mendeteksi kadar amonia, serta mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemroses data. Algoritma Fuzzy Tsukamoto diterapkan untuk mengambil keputusan pengendalian aktuator (blower, heater, dan pompa) berdasarkan tiga parameter lingkungan. Sistem pembersihan otomatis diintegrasikan menggunakan modul Real Time Clock (RTC) dengan jadwal pada pukul 07.00 dan 14.00 WIB selama 20 menit. Platform monitoring berbasis web dikembangkan untuk visualisasi data secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DHT11 berhasil mengukur suhu pada rentang 32–35°C dan kelembapan 60–85%, sedangkan sensor MQ-135 mampu mendeteksi amonia pada rentang 150–350 ppm. Waktu respons sistem untuk blower adalah 1,2 detik dan heater 1,4 detik. Tingkat keberhasilan pengiriman data ke web mencapai 98,7% dengan waktu respons server 1,6 detik. Implementasi delapan aturan fuzzy berhasil mengendalikan aktuator sesuai kondisi lingkungan dengan akurasi 100%. Sistem ini efektif dalam menstabilkan kondisi lingkungan kandang dan dapat meningkatkan efisiensi kerja peternak melalui monitoring jarak jauh serta otomatisasi pengendalian lingkungan dan pembersihan kandang
MONITORING STATE OF CHARGE (SOC) BATERAI LITHIUM ION BERBASIS WEB Muhammad Febriyanda Wiryawan; Denny Irawan
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 2 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9wxg5t04

Abstract

Perkembangan teknologi penyimpanan energi berbasis baterai lithium-ion memerlukan sistem monitoring yang mampu memantau kondisi baterai secara real-time untuk menjaga performa dan keamanan baterai. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring State of Charge (SoC) baterai lithium-ion berbasis web menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang menggunakan baterai lithium-ion 4S, sensor tegangan, sensor arus ACS758 dan ACS712, sensor INA219, thermistor dengan modul MAX6675, serta Battery Management System (BMS) 4S. Metode perhitungan SoC dilakukan menggunakan metode Coulomb Counting dan koreksi OCV (Open Circuit Voltage) saat kondisi idle. Data tegangan, arus, suhu, dan SoC dikirimkan ke web server melalui koneksi Wi-Fi dan ditampilkan pada dashboard monitoring secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring parameter baterai dengan baik. Pengujian sensor tegangan menghasilkan rata-rata error sebesar 7%, sedangkan pengujian sensor arus menunjukkan rata-rata error sebesar 1%. Sistem monitoring berbasis web juga berhasil menampilkan data baterai secara stabil dan real-time melalui jaringan lokal sehingga memudahkan proses pemantauan kondisi baterai dari jarak jauh. Kata Kunci: ESP32, Baterai Lithium-Ion, Monitoring, State of Charge, IoT
RANCANG BANGUN FITUR KESEHATAN DAN KEAMANAN  RUMAH Ikhwan Auliyah; Denny Irawan
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 2 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ns2v9852

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong hadirnya sistem smart home yang meningkatkan keamanan dan kesehatan rumah. Penelitian ini membuat prototype dengan ESP32-CAM sebagai pusat kendali, terhubung ke sensor dan aktuator melalui jaringan nirkabel. Perangkat keras meliputi DHT22 untuk suhu dan kelembapan, servo motor untuk membuka/menutup atap otomatis, serta MQ-2 yang dipadukan dengan exhaust fan untuk mendeteksi dan mengurangi gas berbahaya. Solenoid lock digunakan sebagai pengunci pintu jarak jauh, sedangkan flame sensor berfungsi mendeteksi kebakaran. Kamera ESP32-CAM dipasang di depan rumah untuk pemantauan real-time, sekaligus mengirim notifikasi darurat melalui Telegram. Hasil pengujian menunjukkan semua komponen bekerja sesuai rencana. DHT22 memberikan data stabil, servo motor dan solenoid lock berfungsi baik, MQ-2 dan flame sensor mendeteksi bahaya secara tepat, serta ESP32-CAM menampilkan gambar dan mengirim notifikasi cepat. Dengan demikian, prototype ini terbukti meningkatkan keamanan dan kesehatan rumah, sekaligus memudahkan pemantauan serta pengendalian jarak jauh melalui integrasi teknologi IoT. Kata Kunci: Smart Home, IoT, ESP32-CAM, DHT22, Servo, MQ-2, Exhaust Fan, Solenoid Lock, Flame Sensor, Telegram  
Implementasi Penyortiran Buah Tomat Berdasarkan Tingkat Kematangan Menggunakan Sensor Warna TCS3200 Berbasis Arduino Uno Muhammad Hermansyah; Denny Irawan
INSANtek Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/insantek.v6i1.8879

Abstract

Sebagai salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi, tomat sering dianggap sebagai sayuran di bawah kategori pertanian. Mengingat tomat adalah komoditas yang sering ditanam untuk tujuan komersial, baik petani maupun pengolah makanan perlu mempertimbangkan kualitas. Sensor warna TCS3200 digunakan untuk secara otomatis menentukan tingkat kematangan tomat. Intensitas cahaya merah, hijau, dan biru (RGB) nantinya dapat diukur oleh sensor ini dihubungkan dengan tingkat kematangan tomat. Dengan bantuan sensor TCS3200 untuk deteksi warna, mikrokontroler Arduino Uno, motor servo untuk pergerakan tomat, motor DC, dan driver L298N yang berfungsi untuk menggerakkan ban berjalan yang akan menjadi lintasan tomat, penelitian ini bertujuan untuk merancang pemilahan tomat berdasarkan tingkat kematangan. Sensor inframerah akan menghitung jumlah tomat yang telah disortir secara kolektif, dan hasil pembacaan akan tertampil pada monitoring LCD 20x4 beserta tingkat kematangan buah serta waktu. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses sortir tomat secara otomatis dan mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh penilaian manual.