Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INTERPRETASI MAKANAN DAN MINUMAN: Analisis Wacana Kritis Teun Van Dijk dalam Tafsir Ilmi Kemenag RI Tahun 2013 Imam Syafi'i; Ita Rodiah
TAFAKKUR : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 3 No. 02 (2023): TAFAKKUR: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/tafakkur.v3i2.109

Abstract

Al-Qur’an interpretation treasury and history in Indonesia was started by the Muslim intellectuals since the 17th century. An interpretation book is created not only to understand and explain the Qur’anic verses that are difficult to be understood. But, on the other side, turns out that mufassir who interpretates the Qur’an also explains the dialectics and reality of what is happening through text narration interpretation, until it could affect the reader’s understanding and create new discourse. This research is a library based research using Teun Van Dijk’s critical discourse analysis method. The result of this research is that “Tafsir Ilmi: Makanan dan Minuman dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains” was written collectively with Republic of Indonesia’s Ministry of Religion’s affiliations with shared mission and goal to succeed the government’s program of halal certification as the basis and main option for consumers to choose a product and as a discourse to obligate businesses to certify their products.
MENJAGA EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI BUDAYA LITERASI: STUDI KASUS PESANTREN AL-ANWAR SARANG REMBANG Ma'arif, Syamsul; Syafi'i, Imam
Journal of Islamic Studies and Humanities Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Islamic Studies and Humanities
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jish.v9i2.23034

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan Islam berbasis pesantren mempertahankan eksistensinya melalui penguatan literasi di era globalisasi. Hal ini menarik karena belum banyak literatur atau penelitian yang membahas tema ini. Mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, dan kehadirannya telah memberikan pengaruh penting bagi kehidupan bangsa, khususnya umat Islam. Salah satu penyebab eksistensi tersebut adalah berakarnya tradisi literasi yang kuat di pesantren, yaitu kitab kuning klasik. Akan tetapi, tradisi literasi di pesantren mengalami kemunduran seiring dengan arus globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan informasi. Akan tetapi, hal tersebut berbeda dengan kenyataan di Pondok Pesantren Al-Anwar yang terletak di Sarang, Rembang. Pesantren ini didirikan oleh KH. Maimoen Zubair yang tradisi literasinya masih mengakar kuat. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga upaya yang dilakukan oleh KH. Maimoen Zubair dalam penguatan literasi: 1) memberi contoh, 2) menerapkan pembelajaran fleksibel (kemerdekaan belajar), dan 3) musyawarah dan ngaji bandongan.
MENJAGA EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI BUDAYA LITERASI: STUDI KASUS PESANTREN AL-ANWAR SARANG REMBANG Ma'arif, Syamsul; Syafi'i, Imam
Journal of Islamic Studies and Humanities Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Islamic Studies and Humanities
Publisher : UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jish.v9i2.23034

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan Islam berbasis pesantren mempertahankan eksistensinya melalui penguatan literasi di era globalisasi. Hal ini menarik karena belum banyak literatur atau penelitian yang membahas tema ini. Mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, dan kehadirannya telah memberikan pengaruh penting bagi kehidupan bangsa, khususnya umat Islam. Salah satu penyebab eksistensi tersebut adalah berakarnya tradisi literasi yang kuat di pesantren, yaitu kitab kuning klasik. Akan tetapi, tradisi literasi di pesantren mengalami kemunduran seiring dengan arus globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan informasi. Akan tetapi, hal tersebut berbeda dengan kenyataan di Pondok Pesantren Al-Anwar yang terletak di Sarang, Rembang. Pesantren ini didirikan oleh KH. Maimoen Zubair yang tradisi literasinya masih mengakar kuat. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga upaya yang dilakukan oleh KH. Maimoen Zubair dalam penguatan literasi: 1) memberi contoh, 2) menerapkan pembelajaran fleksibel (kemerdekaan belajar), dan 3) musyawarah dan ngaji bandongan.
AKTUALISASI POLA PENGASUHAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL PERSPEKTIF AL-QUR`AN: Pendekatan Tafsir Tematik Syamsul Ma'arif; Imam Syafi'i
AL ITQAN: Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 3 No 2 (2017): Al ITQAN Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : STAI AL-ANWAR SARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47454/itqan.v3i2.39

Abstract

This paper explores how parenting patterns in shaping children's character in the digital era with the perspective of the Qur'an. This is interesting because there is not much literature that discusses this theme in the view of the Qur'an. In today's digital era, almost everyone depends on gadgets, and children are no exception. This era is an era where there is a market for positive and negative things on social media. The spread of hoaxes, hate speech, and radicalism, for example, can be known through social media. This is a challenge that has the potential to affect the character of children who will become the nation's next generation, who should be given proper care so that good character is formed from an early age. Character building from an early age depends much on parenting patterns, because they are the first educators. In addition, the material given to children is also a determining factor in shaping children's character. Talking about parenting patterns in shaping children's character, it turns out that the Al-Qur'an has provided an overview in several letters, which tell how the ideal parenting patterns are carried out by parents towards their children.
ULAMA, OTORITAS HALAL DAN POLITIK PENGETAHUAN: HEGEMONI KEMENAG MELALUI TAFSIR ILMI Imam Syafi'i; Najib, Muhammad Najib; Mujib, Ahmad Nadhif Abdul Mujib
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12, No. 1, April 2025
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v12i1.25691

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hegemoni pemerintah dalam menciptakan politik pengetahuan tentang kehalalan suatu produk dan terbentuknya regulasi halal di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan basis data kepustakaan (library research). Teori relasi kuasa Michel Foucault penulis gunakan sebagai pisau analisis, dimana hubungan antara kekuasaan (power) dan pengetahuan (knowladge) yang saling bergerak bersama akan membentuk wajah suatu peradaban (civilization). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah melakukan kompromi dengan ulama untuk memproduksi pengetahuan yang bertujuan untuk mensukseskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 dalam program sertifikasi halal. Keterlibatan ulama yang berasal dari unsur Kementerian Agama, akademisi perguruan tinggi Islam serta ulama dari Organisasi Masyarakat (Ormas) yang menyusun tafsir bernama“Tafsir Ilmi Makanan dan Minuman Perspektif Sains” seolah akan menciptakan kebenaran mutlak tentang halal. Selain itu, politik pengetahuan dalam bentuk hegemoni pengetahuan tampak melalui interpretasi atas teks al-Qur’an Surah an-Naml: 60, al-Mursalat: 22, dan Surah al-Maidah; 3 mendorong masyarakat untuk memperhatikan labelisasi halal akan membentuk pengetahuan baru di masyarakat. Ditambah lagi konten penafsiran yang memberikan penjelasan secara eksplisit mengenai penting dan signifikansi sertifikasi halal dalam mengidentifikasi kehalalan produk seolah-olah akan menciptakan kebenaran tunggal bahwa halal haramnya suatu produk adalah melalui keberadaan labelisasi halal yang saat ini masif diselenggarakan oleh Kementerian Agama melalui Badan Penjaminan Produk Halal (BPJPH).
Konstruksi Pemahaman Konsumen Terhadap Hotel Syariah di Yogyakarta Syafi'i, Imam; Nurulloh, Muhammad
JOM Vol 5 No 2 (2024): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, June, 2024
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v4i2.5226

Abstract

This study aims to examine the halal ecosystem and the reasons consumers choose sharia-labeled hotels in Yogyakarta. The halal industry has become a global trend, affecting various products that previously did not require halal labeling, such as sharia/halal hotels and others. This research employs a qualitative method with a field research approach, utilizing interviews and observations of sharia hotel consumers in Yogyakarta. The theoretical framework used is Peter L. Berger's social construction theory. The results indicate that halal culture has become a global trend and influences consumer decisions in choosing products or services, including sharia-labeled hotels in Yogyakarta. The increase in the number of sharia-labeled hotels in Yogyakarta is influenced by the growing awareness of halal (sharia) labeling among Indonesians. Additionally, Yogyakarta's reputation as a tourist and educational city necessitates the presence of sharia-labeled hotels to accommodate Muslim tourists. Several reasons consumers choose sharia hotels include proximity and more affordable prices. However, consumers' understanding of the religious importance of halal is a primary factor influencing their decision to choose sharia-labeled hotels over non-sharia-labeled ones. Muslim consumers' awareness of the significance of halal and their sense of comfort when staying at a sharia-licensed hotel are the main determining factors in this preference.