Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOTAL FLAVONOID PADA EKTRAK ETANOL PINANG YAKI (Areca vestiaria) Samosir, Ary Pratama; Runtuwene, Max Revolta John; Citraningtyas, Gayatri
PHARMACON Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.1.2012.460

Abstract

This study aims to determine the antioxidant activity of the ethanol extract in fresh Pinang Yaki(Areca vestiaria) seeds and the total content of flavonoid compounds. Total Antioxidant test usedFerric Reducing Antioxidant Power (FRAP) method and Chang method, 2002, for calculate thetotal flavonoids and for test the antioxidant activity. Result from this study showed that theantioxidant activity of fresh samples is 3.80375 mmol/100g and the total flavonoids in freshsamples is 7.2374 mg / kg.Keywords : fresh samples of Pinang Yaki (Areca vestiaria), Antioxidant, total flavonoids, FerricReducing Antioxidant Power (FRAP)
Pembuatan Serbuk Tanaman Obat dalam Upaya Peningkatan Kesehatan bagi Ibu-Ibu PKK Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa Kamu, Vanda Selvana; Runtuwene, Max Revolta John; Katja, Dewa Gede
The Studies of Social Sciences Vol. 6 No. 1 (2024): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v6i1.51707

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pembuatan serbuk tanaman obat bagi Ibu-ibu PKK Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Kegiatan pelatihan diawali dengan pengumpulan data Desa Tumaratas serta wawancara dengan perangkat desa dan dilanjutkan dengan perumusan jenis kegiatan yang akan dilakukan. Oleh karena beberapa tanaman obat merupakan juga tanaman yang dapat ditanam di pekarangan rumah dan sering digunakan sebagai bumbu dapur, maka untuk pemanfaatan lanjutan tanaman obat ini, dapaat dibuat dalam bentuk serbuk supaya mempermudah saat mengkonsumsi tanaman obat tersebut. Kegiatan pelatihan ini diberikan kepada 35 Ibu PKK Desa Tumaratas. Kegiatan diawali dengan pendahuluan mengenai pentingnya tanaman obat serta jenis-jenis tanaman obat yang mudah ditanam, diolah, dan dimanfaatkan sebagai obat herbal. Selanjutnya dilakukan asesmen awal terhadap peserta kegiatan mengenai pemahaman tentang tanaman obat, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kepada Ibu-ibu PKK untuk membuat tanaman obat dalam bentuk serbuk, dan diakhiri dengan asesmen akhir. Tanaman obat yang digunakan adalah jahe, kunyit, dan lengkuas. Dari kegiatan ini diperoleh bahwa sekitar 69% peserta memiliki pemahaman awal yang sudah cukup baik mengenai tanaman obat. Dan di akhir kegiatan sebanyak 94% peserta sudah memiliki pengetahuan yang sangat baik mengenai tanaman obat dan telah berhasil membuat serbuk tanaman obat.
Pelatihan Keamanan Kemasan Produk Pangan Bagi Siswa SMA Negeri 1 Tompaso Kabupaten Minahasa Kamu, Vanda Selvana; Runtuwene, Max Revolta John; Kumaunang, Maureen
The Studies of Social Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v6i2.58048

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM): pelatihan keamanan kemasan produk pangan bagi siswa SMA Negeri 1 Tompaso, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan pelatihan diawali dengan pengumpulan data Siswa SMA Negeri 1 Tompaso serta wawancara dengan Kepala Desa dan Guru-guru, serta dilanjutkan dengan perumusan jenis kegiatan yang akan dilakukan. Siswa SMA Negeri 1 Tompaso berpotensi untuk menjadi kader pembawa informasi kepada masyarakat sekitar tentang keamanan kemasan produk pangan. Tujuan kegiatan ini ialah memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang memadai bagi siswa SMA Negeri 1 Tompaso, agar dapat memahami serta membagi hasil pelatihan keamanan kemasan bahan pangan bagi masyarakat di sekitar mereka. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan pelatihan tentang kemasan produk pangan yang aman bagi kesehatan serta evaluasi kepada peserta. Dari kegiatan ini, Siswa mampu memahami pentingnya pengemasan pangan, memahami adanya bahaya bahan kimia dalam kemasan bahan pangan, serta mampu memilih dan menggunakan kemasan bahan pangan yang tepat.