Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PELAKSANAAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS V SDN 201 TAMMU-TAMMU Nasriani Nasriani
Scolae: Journal of Pedagogy Vol 3 No 1 (2020): Vol 3 No.1 (2020) Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Dampal Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.602 KB) | DOI: 10.56488/scolae.v3i1.52

Abstract

This study aims to describe the implementation of the TGT (Team Games Tournament) cooperative model, know thedescription of communication skills, examine the effect of the implementation of the TGT (Team Games Tournament)type cooperative model on the communication skills of students in class V of SD Tammu-Tammu. This research is aquantitative study using true experimental deisgn, namely the pretest-posttest control group design. In this study thereare two variables: the independent variable is the implementation of the TGT (Team Games Tournament) cooperativemodel and the dependent variable is the student's communication ability. The population in this study were 53 gradestudents of Tammu-Tammu 201 Elementary School, totaling 53 students. Furthermore, the determination of the sampleusing probability sampling with the type of simple random sampling is divided into two groups, namely theexperimental group and the control group of 20 students each. The instrument was validated by expert lecturers. Thedata obtained were analyzed with two types of statistics namely descriptive statistics and inferential statistics includingdata normality test, data homogeneity test and hypothesis testing with the help of SPSS for windows 20.The results of the analysis show that: (i) the implementation of the TGT (Team Games Tournament) type of cooperativemodel in social studies consists of the stages of class presentation, group learning, games tournaments and group awardsgenerally well implemented. (ii) the students 'communication skills in the experimental group before learning had anaverage score of students' communication skills of 69.85, after being taught by implementing the TGT (Team GamesTournament) type cooperative model an average score of 88.65 increased. In the control group before learning theaverage score of students' communication skills was 67.9 and after learning increased by 74.0. (iii) The implementationof the TGT (Team Games Tournament) cooperative model influences the communication skills of the fifth gradestudents of SD Negeri 201 Tammu-Tammu.
IMPLEMENTASI METODE BELAJAR SAMBIL BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DI SDN LEMBAH HARAPAN Ribka Yago; Rusmini Rusmini; Kusmadi Kusmadi; Miska Sarah; Nasriani Nasriani
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1264

Abstract

Pendidikan dasar merupakan landasan penting dalam membentuk kualitas anak, khususnya pada keterampilan literasi dan numerasi yang menjadi kunci keberhasilan akademik di masa depan. Di SDN Lembah Harapan, masih terdapat tantangan dalam pencapaian kompetensi kedua keterampilan tersebut. Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh peserta didik, dengan fokus pada kelas yang mayoritas siswanya memiliki kemampuan literasi dan numerasi rendah. Observasi awal dilakukan pada bulan Juli untuk mengidentifikasi permasalahan, sedangkan program pengabdian dilaksanakan pada bulan Agustus melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan aktif antara mahasiswa, guru, dan peserta didik. Metode belajar sambil bermain diterapkan sebagai strategi inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, serta mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Program dirancang berdasarkan teori konstruktivisme dan pembelajaran aktif, yang menekankan keterlibatan langsung siswa dalam proses belajar. Permainan edukatif digunakan untuk memperkuat penguasaan literasi dan numerasi sekaligus mengembangkan keterampilan sosial-emosional. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan minat belajar, partisipasi di kelas, serta pemahaman siswa terhadap konsep dasar literasi dan numerasi. Temuan ini menegaskan bahwa metode belajar sambil bermain dengan pendekatan PAR dapat menjadi alternatif efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi dasar siswa sekolah dasar.
KKN MENGAJAR: UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI SDN 1 OGOWELE Andi Nurmasayu.M; Fitria Nuraini; Fitri Handayani; Nasriani Nasriani
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1336

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa sekolah dasar masih menjadi isu penting dalam dunia pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan. Rendahnya minat baca, keterbatasan media pembelajaran, serta kurangnya variasi metode mengajar seringkali menjadi hambatan dalam proses belajar mengajar. Program KKN Mengajar di SDN 1 Ogowele dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menumbuhkan motivasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pendampingan belajar, pemberian materi tambahan berbasis literasi dan numerasi, serta pendekatan interaktif melalui permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa selama proses pembelajaran, meningkatnya motivasi dalam mengerjakan tugas, serta bertambahnya pemahaman materi pelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan mengajar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar sekaligus memperkuat keterampilan sosial dan pedagogis mahasiswa.