Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa SMKN 5 Lhokseumawe Ella Suzanna; Yara Andita Anastasya; Ika Amalia
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2022
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.808 KB) | DOI: 10.51849/jp3km.v1i2.11

Abstract

Komunikasi Interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal ataupun nonverbal. Komunikasi yang tidak efektif dapat terjadi karena ada hambatan-hambatan dalam berkomuniksi. Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi interpersonal siswa/siswi SMKN 5 Lhokseumawe. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 4 tahap; tahap pertama adalah tahap persiapan dimana tim pengabdian melaksanakan survey lapangan untuk melihat permasalahan yang terjadi di lapangan, mendata informasi dari pihak sekolah. Kemudian, setelah diketahui permasalahan, tahap kedua yang dilakukan yaitu psikoedukasi mengenai strategi komunikasi interpersonal yang efektif pada siswa yang disampaikan melalui metode ceramah, diskusi, dan bermain games. Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan konseling yang tujuannya agar siswa/siswi dapat mengemukakan permasalahan yang mereka hadapi dan dapat menemukan solusi secara bersama-sama. Tahap berikutnya adalah tahap evaluasi program. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kemampuan berkomunikasi interpersonal pada siswa/siswi SMKN 5 Lhokseumawe. Sedangkan luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ada beberapa yaitu publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian, publikasi di media online, dan penandatanganan dokumen kerjasama dengan pihak sekolah. Luaran tambahan lainnya adalah terbentuknya draft kerjasama lanjutan antara kedua institusi pendidikan, yaitu SMKN 5 Lhokseumawe dan Universitas Malikussaleh.
Pelatihan Public Speaking pada Siswa SMKN 3 Lhokseumawe Ika Amalia; Ella Suzanna; Nur Afni Safarina; Raudhatul Jannah; Cut Meurah Hadiah
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Gotong Royong (JP3KM) Desember 2022
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.14 KB) | DOI: 10.51849/jp3km.v2i1.15

Abstract

SMKN 3 Kota Lhokseumawe adalah salah satu sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Lhokseumawe. Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan public speaking guna meningkatkan kemampuan berbicara siswa di depan kelas dan di depan umum, meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan atau pendapat, motivasi belajar serta kepercayaan diri melalui Pelatihan public Speaking siswa SMKN 3 Kota Lhokseumawe. Pelaksanaan pegabdian ini dilakukan selama dua hari. Hari pertama yaitu pemberian psikoedukasi terkait Public Speaking dan di hari kedua yaitu Pelaksanaan Pelatihan Public Speaking. Adapun metode yang akan dilaksanakan dalam pengabdian ini yaitu menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan Pelatihan (Role Play). Pada pengabdian ini tim pelaksana mengharapkan mendapatkan output berupa siswa mampu memahami, mengaplikasikan serta meningkatkan kemampuan berbicara siswa di depan kelas dan di depan umum, meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan atau pendapat, dapat meningkatkan motivasi belajar serta kepercayaan diri siswa/ siswi baik dikelas, dilingkungan sekolah, lingkungan sekitar maupun di lingkungan kerjanya kelak.
Expressive Writting Therapy Dalam Menurunkan Kecemasan Pada Korban Bullying Nursan Junita; Riza Musni; Ika Amalia; Syahnaz Panggabean Mardhatillah; Cut Azizah; Husnawesnate Husnawesnate
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i1.8333

Abstract

Bullying adalah bentuk kekerasan pada anak yang menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan baik secara fisik maupun psikologis. Kejadian bullying pada remaja yang cukup tinggi menyebabkan gangguan kecemasan yang berdampak buruk bagi kehidupan individu dimasa selanjutnya. Olehkarena itu penting bagi korban bullying memiliki cara untuk membantu mengurangi kecemasan. Expressive writing therapy dapat menjadi salah satu tehnik untuk membantu mengurangi kecemasan yang mudah dilakukan oleh siswa. Penelitian ini bertujuan melihat efektifitas expressive writing dalam membantu mengurangi kecemasan yang dialami oleh korban bullying dengan menggunakan metode kualitatif ekploratif dengan pendekatan ekperiment dan wawancara. Subjek terdiri dari 15 Siswa SMP kelas 2 yang menjadi korban bullying. Skala ukur yang digunakan untuk melihat kecemasan adalah Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Subjective Unit Disturbance (SUD). Hasil penelitian menunjukan bahwa expressive writing therapy dapat membantu mengurangi kecemasan pada siswa yang mengalami bullying. Hasil pre-tes dan post-tes HARS menunjukan terdapat hubungan yang significant. Hasil intervensi menunjukan terjadi peningkatan kemampuan mengexpresikan emosi lewat tulisan tangan. Siswa mampu mengukapkan berbagai perasaan emosi yang mereka alami dan simpan selama ini. Berdasarkan SUD (Subjektive unit of disturbance) menunjukan perasaan yang lebih nyaman, merasa lebih lega dan mendapat wawasan dan muncul insight yang baru terkait bullying dan cara mengatasi kecemasan yang mereka alami.
Analisa Kasus Kekerasan Seksual Pada Institusi Pendidikan Tinggi Di Lhokseumawe Ella Suzanna; Rahmawati Rahmawati; Ika Amalia; Arief Rahman
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 3, No 3 (2023): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v3i3.130

Abstract

Kekerasan seksual adalah segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan tidak dikehendaki oleh korbannya, bentuknya dapat berupa ucapan, tulisan, simbol, isyarat dan tindakan yang berkonotasi seksual. Penelitian ini akan menganalisa kasus kekerasan seksual yang terjadi di Instansi Pendidikan Tinggi di Lhokseumawe, apa penyebabnya, bentuk-bentuk kekerasan seksual, penanganan, serta analisa korban dan pelaku. Metode yang digunakan adalah mix-method research, yaitu menggabungkan antara penelitian kuantitaif dan kualitatif, dengan analisa deskriptif. Yang menjadi populasi penelitian adalah semua sivitas akademika di perguruan tinggi yang akan diteliti. Sedangkan sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survey, wawancara dan observasi, serta menggunakan instrumen atau alat ukur kekerasan seksual yang didesain berdasarkan aspek dan indikator perilaku kekerasan seksual. Analisis data kualitatif menggunakan analisis tematik, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan kasus kekerasan seksual terjadi di beberapa perguruan tinggi di Lhokseumawe. Dari data lapangan yang didapatkan korban kekerasan seksual di perguruan tinggi terdiri dari unsur mahasiswa, sedangkan pelaku terdiri dari unsur dosen, tendik, maupun mahasiswa itu sendiri. Penyebab terjadinya kekerasan seksual di kampus terdiri dari beberapa faktor, diantaranya faktor kekuasaan pelaku, pergaulan bebas, dan kurangnya pemahaman tentang kekerasan seksual. Sedangkan bentuk kekerasan seksual yang biasa terjadi di lingkungan kampus adalah bentuk kekerasan via teknologi dan informasi. Terkait dengan penanganan kasus, ada institusi yang sudah membentuk satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, namun ada juga kampus yang belum melakukan penanganan apapun.
Perbedaan Orientasi Masa Depan Mahasiswa Tingkat Akhir Penerima KIP-K dan Non KIP-K di Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh Ika Amalia; Ella Suzanna; Nursan Junita; Muhammad Yoga Pratama; Izzatush Shafa Aina
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.8208

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sosial dalam rangka meningkatkan kreativitas dan kemampuan sehingga dapat mencapai tujuannya melalui keterampilannya. Berdasarkan tahapan perkembangannya, mahasiswa yang menempuh pendidikan tingkat akhir digolongkan pada usia dewasa awal yang memiliki tugas perkembangan yang berkaitan dengan masa depan yaitu dalam hal karir, pendidikan, dan pernikahan/ pembentukan keluarga. Tahap perkembangan ini berkaitan dengan orientasi masa depan. Orientasi masa depan seseorang berbeda-beda baik pada mahasiswa tingkat akhir penerima KIP-K maupun non KIP-K. ada yang berfokus pada segi pekerjaan, pendidikan atau pada kehidupan pribadinya. Hal ini membawa kekhasan tersendiri baik pada mahasiswa tingkat akhir penerima KIP-K maupun Non KIP-K di Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan orientasi masa depan mahasiswa tingkat akhir penerima KIP-K maupun Non KIP-K di program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode komparasi. Adapun metode analisis yang digunakan yaitu uji T- test yang melibatkan 63 mahasiswa. Hasil Analisis penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan Orientasi Masa Depan mahasiswa Tingkat Akhir penerima KIP-K maupun Non KIP-K di program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh.