Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Daycare dan Keterlibatan Ayah pada Pengasuhan Anak Sairah Sairah; Andy Chandra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2498

Abstract

Keterlibatan dalam pengasuhan anak mengandung aspek waktu, interaksi, dan perhatian. Pengasuhan anak bukanlah suatu kegiatan yang selesai dalam sehari melainkan berkesinambungan yakni dari waktu ke waktu dan dari suatu tahap perkembangan, ke tahap perkembangan berikutnya. Ayah percaya bahwa keterlibatan dan waktu yang mereka habiskan bersama anak-anak akan membawa dampak positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima orang ayah dari anak berusia 3-5 tahun yang menitipkan anaknya di Farhany Khair Daycare Medan. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian membuktikan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan lebih cenderung menggunakan pola positive activity engagement, warmth-responsiveness, dan process responsibility. Peran pengasuhan ayah tersebut diharapkan dapat membantu proses tumbuh kembang anak dan juga membantu terjalinnya keharmonisan hubungan di dalam sebuah keluarga
Menjaga Kesehatan Mental Dengan Pengelolaan Kecemasan di Masa Pandemi Covid 19 Sairah Sairah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 2, No 3 (2021): J-P3K DESEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v2i3.123

Abstract

Corona Virus Deasease – 19 (Covid-19) merupakan sebuah penyakit baru yang sedang dialami di seluruh negara. Penyakit ini diyakini sebagai penyakit berbahaya bagi manusia dikarenakan penyebarannya yang cepat, serta menyerang saluran pernapasan manusia. Oleh karena itu, WHO sebagai organisasi kesehatan dunia membuat sebuah kebijakan yakni membatasi mobilitas masyarakat untuk keluar rumah, memakai masker, serta menjaga kebersihan diri sebagai pencegahan terhadap virus Corona (2019, WHO). Penyebaran Pandemi COVID 19 di seluruh dunia tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental. Salah satu dampak pandemi terhadap kesehatan mental yaitu perasaan cemas akan terpapar virus dan ketidakpastian kondisi selama pandemic. Kecemasan perlu dikelola dengan baik agar tetap dapat membuat kewaspadaan, namun tidak berlebihan sehingga menyebabkan gangguan kesehatan jiwa yang lebih buruk. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana mengelola kecemasan di masa pandemic bagi masyarakat dengan pendekatan sttudi literature. Dari perspektif psikologi ini penulis menyimpulkan bahwa mengelola cemas pada tingkat proporsional, adalah hasil dari persepsi situasi yang berulang. Itu pemilihan informasi yang diterima selama pandemic adalah kunci untuk mengelola kecemasan. Selanjutnya, beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sehingga bisa melalui hidup sehat di tengah pandemi.
Implementasi Tiger Parenting dan Regulasi Emosi Orang Tua terhadap Anak Andy Chandra; Sairah Sairah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2483

Abstract

Setiap orang tua berupaya memberikan pola pengasuhan terbaik kepada anaknya. Pola asuh tersebut salah satunya adalah melalui tiger parenting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara kepada beberapa orang tua siswa pada salah satu SD Swasta di Kabupaten Deli Serdang. Untuk mempermudah perolehan data dan informasi, peneliti mengembangkan instrument penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa orang tua telah berupaya untuk mendisiplikan anaknya agar meraih kesuksesan. Pola asuh ini membutuhkan strategi emosi diantaranya adalah strategi regulasi emosi adaptif. Strategi ini meliputi berpikir positif, fokus pada rencana awal, dan kecenderungan untuk memikirkan hal-hal yang lebih menyenangkan. Dengan pola tiger parenting dan strategi regulasi emosi adaptif diharapkan orang tua dapat memberikan pengasuhan terbaik kepada anaknya
Dampak Penggunaan Gadget Di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Perilaku Anak Usia Dini Di Kota Medan Sairah Sairah
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 2, No 3 (2022): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v2i3.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak penggunaan gadget di masa pandemic Covid-19 terhadap perilaku anak. Penelitain ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah beberapa sekolah dasar di Kota Medan yang berumlah sebanyak 74 orang. Peneliti mengambil 50% dari populasi sehingga dari 74 orang diambil sebanyak 30 orang anak untuk dijadikan sampel uji coba dan sisanya adalah sampel penelitian yaitu sebanyak 37 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek penggunaan gadget pada masa pandemi Covid-19 terhadap perilaku anak yang paling dominan berada pada indicator compulsion. Untuk penelitian lebih lanjut dapat diteliti pengaruh aspek tersebut dengan pola asuh orang tua.
RETRACTED: Coping stress toward post-death of a couple: A qualitative study in single mothers Sairah
INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Vol 2 No 2 (2021): Vol. 2 No. 2 December 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/inspira.v2i2.3439

Abstract

This article has been retracted: please see INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Retraction, Withdrawal, & Correction (R-W-C) Policy (https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/inspira/rwc-policy). This article has been retracted at the request of the Editorial-in-Chief. The editor detected the article as a dual submission due to the similarity with:Hafni, M. & Sairah (2021). Coping stress post-mortal spouse: A qualitative study of single mothers. International Journal of Management Studies and Social Science Research, 3(2), 173-180. https://www.ijmsssr.org/paper/IJMSSSR00373.pdf
Analisis Penyebab Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini Sairah Sairah; Marizha Nurcahyani; Andy Chandra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4717

Abstract

Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 mengungkapkan bahwa Indonesia berada pada peringkat kelima dan keempat tertinggi dunia mengenai angka wasting dan stunting. Penyebab stunting antara lain akibat terbatasnya akses terhadap makanan bergizi yang disebabkan karena faktor ekonomi maupun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis lebih mendalam mengenai penyebab terjadinya stunting. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui kunjungan kepada informan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat percaya bahwa faktor genetik memiliki peranan penting dalam penyebab stunting dengan persentase 85%. Selain itu, 68% menyatakan adanya pengaruh ketidakstabilan ekonomi keluarga untuk kemampuan membeli makanan bergizi secara teratur dan 72% tingkat pendidikan dan pengetahuan tentang gizi dapat mempengaruhi keputusan dan perilaku yang berhubungan dengan pemberian makanan. Rekomendasi hasil penelitian adalah agar masyarakat meningkatkan pengetahuan tentang Stunting dan pentingnya menjaga kualitas gizi makanan.
Familial Relationships are More Beneficial than Those with Peers: Intrinsic Motivation Plays a Significant Role M. Fadli Nugraha; Sairah Sairah
Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 1 (2024): PSYMPATHIC
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/psy.v11i1.33665

Abstract

This research aimed to test two hypotheses with confidence, namely the effect of family support on positive affect through academic motivation, and the effect of friend support on positive affect through academic motivation. A qualitative method was used including the 268 participants collected through convenience sampling. The result of the research showed that family support has a significant influence on positive affect, while friend support had no significant impact. Furthermore, the role of academic motivation is consistent with the hypothesis, showing a strong correlation. This research also provides insightful discussions on limitations and offers valuable suggestions for further investigation.
Workload and Burnout Among Urban Delivery Couriers: Evidence from the Indonesian Logistics Sector Doli Maulana Gama Samudera Lubis; Sairah Sairah; Ayudia Popy Sesilia
About the Journal Vol 15, No 2 (2026): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v15i2.26201

Abstract

The rapid expansion of the logistics industry has intensified job demands for courier workers, increasing their vulnerability to burnout. This study examines the relationship between workload and burnout among couriers at PT. JNE Express Main Branch in Medan, Indonesia. A quantitative correlational design was employed using total sampling, involving 93 couriers. Data were collected using a 29-item Workload Scale and a 32-item Burnout Scale based on Maslach’s framework. Reliability analysis indicated high internal consistency (α = .888 for workload; α = .928 for burnout). Pearson product–moment correlation analysis revealed a strong positive relationship between workload and burnout (r = .733, p < .001), with workload explaining 53.8% of the variance in burnout (r² = .538). Although descriptive findings indicated that both workload and burnout were at relatively low levels, the strong correlation suggests that even small variations within these low levels are associated with substantial increases in burnout, indicating a structurally sensitive relationship between job demands and employee well-being. This study contributes to the literature by demonstrating that workload operates as a dominant and multidimensional predictor of burnout within the underexplored courier sector, particularly in a developing country context. These findings extend the applicability of the Job Demands–Resources (JD-R) model by highlighting the sensitivity of burnout risk even under moderate demand conditions. Practically, the results underscore the importance of proactive workload management, as incremental increases in job demands may significantly elevate psychological risk.Pesatnya perkembangan industri logistik telah meningkatkan tuntutan kerja bagi kurir, yang berpotensi meningkatkan risiko burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara beban kerja dan burnout pada kurir di PT. JNE Express Cabang Utama Medan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan teknik total sampling yang melibatkan 93 kurir. Data dikumpulkan menggunakan Skala Beban Kerja sebanyak 29 item dan Skala Burnout sebanyak 32 item yang diadaptasi dari kerangka Maslach. Hasil uji reliabilitas menunjukkan konsistensi internal yang tinggi (α = 0,888 untuk beban kerja; α = 0,928 untuk burnout). Analisis korelasi product moment Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara beban kerja dan burnout (r = 0,733, p < 0,001), dengan beban kerja menjelaskan 53,8% varians burnout (r² = 0,538). Meskipun hasil deskriptif menunjukkan bahwa beban kerja dan burnout berada pada kategori relatif rendah, kekuatan korelasi tersebut mengindikasikan bahwa variasi kecil dalam tingkat beban kerja tetap berkaitan dengan peningkatan burnout yang signifikan, sehingga mencerminkan hubungan yang sensitif secara struktural antara tuntutan kerja dan kesejahteraan psikologis karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menunjukkan bahwa beban kerja merupakan prediktor dominan dan multidimensional terhadap burnout pada sektor kurir yang masih relatif kurang diteliti, khususnya dalam konteks negara berkembang. Temuan ini memperluas penerapan model Job Demands–Resources (JD-R) dengan menekankan sensitivitas risiko burnout bahkan pada kondisi tuntutan kerja yang moderat. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja secara proaktif, karena peningkatan kecil dalam tuntutan kerja dapat secara signifikan meningkatkan risiko psikologis.