Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Kerja dengan Organizational Citizenship Behavior pada Karyawan RS Pertamina Pangkalan Brandan Doli Maulana Gama Samudera Lubis
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 1, No 2 (2020): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.979 KB) | DOI: 10.51849/j-p3k.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kepuasan kerja dan komitmen organisasi dengan organizational citizenship behavior (OCB) di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 260 yang diambil dari karyawan yang masih aktif bekerja Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik purposive sampling berjumlah 100 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket kepuasan kerja,dengan organizational citizenship behavior (OCB). Penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Analisis Regresi Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Rx1-y = 0,750 yang positif dari kepuasan kerja dengan organizational citizenship behavior. Hal ini ditunjukkan dengan thitung = 8,608 > ttabel = 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.Dari hasil tersebut menyatakan bahwa Ada pengaruh yang signifikan anatara kepuasan kerja dengan OCB Pada karyawan Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan dengan total sumbangan sebesar tujuh puluh lima persen.Pengaruh tersebut menunjukkan bahwa semangkin tinggi pengaruh kepuasan kerja maka semangkin tinggi pula organizational citizenship behavior pada karyawan RS Pertamina Pangkalan Brandan.
Studi Meta-Analisis: Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Perilaku Prososial pada Siswa Doli Maulana Gama Samudera Lubis
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 2, No 1 (2022): JURNAL SOCIAL LIBRARY MARCH
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.318 KB) | DOI: 10.51849/sl.v2i1.59

Abstract

Perilaku prososial merupakan suatu perilaku yang dimana ketika individu memberikan bantuan ataupun pertolongan kepada orang lain tanpa ada benefit ataupun hal yang diterima bagi individu yang memberikan bantuan tersebut. Telah banyak penelitian yang dilakukan tentang kecerdasan emosional dengan perilaku prososial siswa yang dimana hasilnya memiliki keterkaitan akan tinggi rendahnya perilaku prososial siswa. Teknik yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik studi meta-analisis yang diamana bertujuan untuk meneliti hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku prososial siswa. Penelitian ini melakukan reviu yang melibatkan 7 studi jurnal yang berkaitan dengan perilaku prososial siswa pada 10 tahun terakhir, dengan jumlah responden sebanyak 1.057. Hasil dari penelitian studi meta-analisis ini menunjukkan adanya korelasi yang large effect size  sebesar r=0.56 (95%CI= 0.443,0.659) confidance intervalnya akan ada heterogeneity ????²=83,2% 80%, maka meta-analisis ini menggunakan random effects dari hasil tersebut mengindikasikan kecerdasan emosional berkorelasi dengan perilaku prososial siswa secara langsung dikarenakan memiliki large effect size, namun tetap ada fakto-faktor lain yang juga memiliki nilai korelasi yang lebih kecil dari pada kecerdasan emosional.
Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Konsumen Mahasiswa Doli Maulana Gama Samudera Lubis; Ira Kesuma Dewi
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i1.34068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen pada Mahasiswa Manajemen Politeknik LP3I pengguna IndiHome. Subjek penelitian ialah mahasiswa pengguna IndiHome program studi Manajemen Politeknik LP3I . Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 mahasiswa. Adapun metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala kualitas pelayanan dan skala kepuasan konsumen. Metode analisis data yang digunakan adalah Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen IndiHome pada Mahasiswa Manajemen Politeknik LP3I , dengan rxy = 0.795 dan p = 0.000 < 0.05. Koefisien determinan (r2 ) dengan nilai 0.633, menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mempengaruhi kepuasan konsumen sebesar 63.3%. Berdasarkan pada penelitian ini diketahui bahwa Mahasiswa Manajemen Politeknik LP3Ipengguna IndiHome memiliki tingkat kepuasan yang tinggi, didapat berdasarkan dari hasil mean hipotetik 65 < mean empirik 80.281 dengan simpangan baku (SD) 12.851. Kualitas pelayanan juga dikategorikan tingi dengan mean hipotetik 90 < mean empirik 112.084 dengan simpangan baku (SD) 13.183 Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen, dimana semakin tinggi kualitas pelayanan maka semakin tinggi juga kepuasan konsumen
Hubungan Religiusitas Dengan Kenakalan Remaja Ira Kesuma Dewi; Doli Maulana Gama Samudera Lubis
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i1.34073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan kenakalan remaja di SMA NII Kota Medan . Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja SMA NII Kota Medan  berjumlah 345 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Religiusitas dalam penelitian ini diukur berdasarkan aspek religiusitas yaitu Religious Practice, Religious Belief, Religios Knowledge, Religious Feeling, Religious Effect. Kenakalan remaja dalam penelitian ini diukur berdasarkan aspek kenakalan remaja yaitu: Perilaku yang menyakiti diri sendiri dan orang lain, Perilaku yang membahayakan hak milik orang lain, Perilaku yang tidak terkendali, yaitu perilaku yang tidak mematuhi orangtua dan guru, Perilaku yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan negatif antara Religiusitas dengan Kenakalan remaja. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,626, dengan Signifikan p= 0,000 < 0,05. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2 = 0,.392. Ini menunjukkan bahwa Religiusitas berdistribusi sebesar 39.20% terhadap Kenakalan remaja. Berdasarkan uji mean dapat disimpulkan bahwa religiusitas tergolong sedang dengan nilai hipotetik sebesar 100 dan empiric sebesar 75,311. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kenakalan remaja tergolong rendah dengan nilai hipotetik sebesar 100 dan empirik sebesar 107.819. 
Hubungan Antara Lingkungan Kerja Dengan Kepuasan Kerja Pada Pegawai Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara Afifah Amalia Daulay; Doli Maulana Gama Samudera Lubis
Jouska: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 2 (2023): Jouska: Jurnal Ilmiah Psikologi Agustus
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jsa.v2i2.2702

Abstract

This article aims to examine the correlation between the work environment and employees job satisfaction in National Narcotics Agency of North Sumatra Province. The number of samples in this study was 73 employees who were registered as permanent employees. The sample collection technique in this research uses total sampling technique. Data collection wqs carried out using a Likert scale model for work environment and job satisfaction. The results of the research using the product moment correlation technique (r_xy )  are known to be 0,424 with p = 0,000 0,05. This means that there is a positive relationship correlation between work environment and job satisfaction in employees, the more positive work environment, the more positive the job satisfaction and the hypothesis in this study is accepted. Work environment contributed 18,0% to job satisfaction.
Hubungan Dukungan Organisasional Dengan Burnout Rizqa Nabilah; Shirley Melita Sembiring Meliala; Khairuddin Khairuddin; Doli Maulana Gama Samudera Lubis
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 3, No 2 (2023): JURNAL SOCIAL LIBRARY JULY
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v3i2.140

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan Hubungan Dukungan Organisasional Dengan Burnout Pada Karyawan PGN Solution. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis korelasional. Populasi penelitian dalah karyawan di PGN Solution yang berjumlah 67 karyawan. Menggunakan teknik sampling total sampling. Dalam mengukur dukungan organisasional peneliti menggunakan teori aspek-aspek dukungan organisasional: peduli dengan kesejahteraan karyawan, respon terhadap kesulitan karyawan, peduli dengan performa kerja karyawan, respon terhadap ide dan pendapat karyawan. Skala disusun berdasarkan aspek-aspek burnout: Kelelahan emosi (emotional exhaustion), depersonalisasi (depersonalization), perasaan tidak berkemampuan (low of personal accomplishment). Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan negatif antara dukungan organisasional dengan burnout. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = -0,391, dengan Signifikan p= 0,000 0,05. Disimpulkan bahwa dukungan organisasional sedang cenderung rendah dengan mean hipotetik sebesar 67,5 lebih besar dari mean empirik dengan nilai 61,06. Selanjutnya burnout memperoleh hasil sedang cenderung tinggi dengan nilai mean hipotetik sebesar 57,5 lebih kecil dibandingnya nilai mean empirik 62,76.
Hubungan Antara Lingkungan Kerja Dengan Kepuasan Kerja Pada Pegawai Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara Daulay, Afifah Amalia; Lubis, Doli Maulana Gama Samudera
Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi Vol 6, No 2 (2024): Tabularasa : Jurnal Ilmiah Magister Psikologi, Juli
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/tabularasa.v6i2.3929

Abstract

This research aims to determine the relationship between the work environment and employee job satisfaction at the Narcotics Agency of North Sumatra Province. The total sample in this study was 73 employees who were registered as permanent employees. This research uses quantitative methods. The subjects in this study were employees of the National Narcotics Agency of North Sumatra Province. The sampling technique in this study used a total sampling technique. Data collection was carried out using a Likert scale model for the work environment scale and job satisfaction scale. Based on the results of research conducted, it shows that a conducive work environment at the North Sumatra Province BNN has a positive effect on employee satisfaction and performance. Physical and non-physical factors such as room conditions, relationships between employees, management, and organizational culture are very important. Although there are challenges, wise management and effective communication can overcome them. Statistical tests show that the work environment contributes 18% to job satisfaction. Therefore, leaders must improve working conditions, communication and organizational culture.
The Relationship Between Academic Stress And Mental Health Of Medan Area University Students Yulina , Eva; Yunita, Yunita; Kesuma Dewi, Ira; Gama Samudera Lubis, Doli Maulana
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 7 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i7.3455

Abstract

This study examines the relationship between academic stress and mental health among students at the University of Medan Area (UMA). Academic stress caused by demanding assignments, exams, and high expectations can affect students' emotional and social well-being. This study used a quantitative approach with a correlational design and involved 200 UMA students. Data were collected using a questionnaire that measured academic stress levels and mental health conditions, including anxiety, depression, and burnout. The results showed that 64.5% of students experienced moderate to high levels of academic stress, which was comparable to mental health disorders, specifically anxiety (58.3%) and burnout (53.2%). The Pearson correlation test yielded a value of r = 0.748 (p = 0.000), indicating a significant positive relationship between academic stress and mental health. The reliability test showed Cronbach's Alpha values for the academic stress and mental health scales of 0.902 and 0.921, respectively, indicating excellent reliability. Factors contributing to academic stress include assignment load, tight deadlines, and high academic expectations. This study concluded that academic stress significantly influences students' mental health. Therefore, universities need to provide support such as counseling services, stress management training, and increased social support to help students cope with stress and improve their psychological well-being.
The Relationship Between Self-Confidence and Public Speaking Anxiety Among University Students Tarigan, Salsabilla; Lubis, Doli Maulana Gama Samudera
Psikologi Prima Vol. 9 No. 1 (2026): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v9i1.8122

Abstract

This study aimed to examine the relationship between self-confidence and public speaking anxiety among students of the Faculty of Law at Universitas Medan Area. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The research population consisted of 354 active students, with a sample of 102 students selected using a purposive sampling technique. The research instruments consisted of a 24-item self-confidence scale and a 20-item public speaking anxiety scale, both using a five-point Likert scale model. The instruments underwent adaptation procedures, content validity assessment, and reliability testing, resulting in Cronbach’s Alpha coefficients of 0.87 for the self-confidence scale and 0.89 for the public speaking anxiety scale. Data analysis was conducted using IBM SPSS through descriptive statistics, normality testing, linearity testing, and Pearson Product Moment correlation analysis. The findings revealed a significant negative relationship between self-confidence and public speaking anxiety, with a correlation coefficient of r = -0.71 and p = 0.000 (p < 0.05). The coefficient of determination of 0.51 indicated that self-confidence contributed 51% to the variance in public speaking anxiety. These findings suggest that students with higher levels of self-confidence tend to experience lower levels of public speaking anxiety. However, because this study employed a correlational design, the findings cannot be interpreted as evidence of a causal relationship.
The Relationship Between Self-Control and Consumptive Behavior Among Students Living in Dormitories Marbun, Kristiani; Lubis, Doli Maulana Gama Samudera
Psikologi Prima Vol. 9 No. 1 (2026): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v9i1.8123

Abstract

The rapid development of digital technology and e-commerce has increased the ease of online shopping activities, but it has also contributed to the rise of consumptive behavior, particularly among university students with high levels of technology use. This study aimed to examine the relationship between self-control and online shopping consumptive behavior among female students living in the dormitory of Universitas Medan Area. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of dormitory students, with a sample of 67 students selected using purposive sampling techniques. Data were collected using psychological scales, namely a self-control scale and an online shopping consumptive behavior scale, both constructed using a Likert scale format. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation technique. The results revealed a significant negative relationship between self-control and online shopping consumptive behavior (r = -0.54; p < 0.05). These findings indicate that higher levels of self-control are associated with lower tendencies toward consumptive online shopping behavior. Conversely, students with lower self-control are more likely to engage in consumptive behavior in the digital era.