This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam
Muhammad As'ad
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MASJID TUA SHIRATHAL MUSTAQIEM SAMARINDA: Fenomena Dahsyatnya Kekuatan Spiritual Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.858 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.161

Abstract

Kota Samarnda (Samarinda Seberang) adalah koloni orang Bugis dari Sulawesi Selatan pada masadahulu, sebagai hadiah dari kerajaan Kutai Kartanegara Negara di Kalimantan Timur, dan menjadibahagian dari padanya. Agama Islam berkembang di daerah ini sejak dahu dan meninggalkan tinggalanbudaya material, salah satu di antaranya ialah Masjid Sutathal Mustaqiem Samarinda. Masjid tua iniyang letaknya di Samarida Seberang dan berkonstruksi kayu merupakan cagar budaya yang dilindungioleh Pemerintah, dijaga kelestariannya. Meskipun merupakan tinggalan budaya yang harus dipeliharakeasliannya, tetapi secara parsial terjadi perubahan atau penggantian yang esensial, seperti padakemuncaknya, dan material yang diganti ini tidak terpelihara lagi. Masjid Sirathal Mustaqiem Samarindatetap difungsikan oleh umat Islam di Samarinda Seberang sebagaimana masjid-masjid lainnya, untukibadah, dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakat, meskipun di antaranya masih terbatas. Untukkepentingan itu, masjid menyediakan sarana-sarana ledinian yang dibutuhkan.
KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEAGAMAAN PETANI TAMBAK Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 2, No 2 (1990)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.115 KB) | DOI: 10.31969/alq.v2i2.663

Abstract

Masyarakat tani sebagai penghuni daerahpedesaan termasuk sasaran utama pembangunan,Pemerintah memberikan perhatiantersendiri terhadap pembinaan dan pengembangannya.Petani tambak, sebagai bagian darimasyarakat tani, tidak terlepas dari perhatianPemerintah. Peningkatan pengelolaan tambakdengan berbagai usaha telah dilakukan olehpetani yang disertai bantuan dari Pemerintah.Usaha ini telah memperlihatkan hasil yangmenggembirakan, ditandai dengan peningkatanvolume eksport hasil perikanan tambak.Sulawesi Selatan, yang pemukiman penduduknyabanyak berada pada kawasan pantai,berpenduduk mayoritas petani dan nelayan,termasuk didalamnya petani tambak. Keberhasilanperikanan darat (tambak) cenderungmenggeser pilihan di antara para nelayan.Pada tahun 1985 rumah tangga nelayan berjumlah28.645, berubah menjadi 26.666 padatahun 1986. Berkurangnya rumah tangganelayan tersebut diperkirakan antara lain disebabkanpengalihan mereka kepada usahaperikanan di darat (lihat Abu Hamid; 1988:2).
PERAN MEDIA MASSA DALAM PEMBINAAN KERUKUNAN HIDUP MAS YARAKAT DIKABUPATEN MAMUJU Muhammad As'ad
Al-Qalam Vol 13, No 1 (2007)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.483 KB) | DOI: 10.31969/alq.v13i1.583

Abstract

This research was conducted in Mamuju, West Sulawesi. Focus study isRadar Sulbar Newspaper and Radio Suara Manakarra. This researchaims to describe the role of mass media in socializing and constructingpluralism and multiculturalism. This use qualitative method where datawas collected by interview and article searching, and then analyzed bydescriptive analysis.This research indicates that the role of mass media in socializing andconstructing pluralism and multiculturalism is quite well. Process ofsocialization take place substantively. The program and rubric of thesemass media more for Islam people, as resident of majority, but it isn'tdiscriminative action.