Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Proses Pemberian Feedback di Tutorial Problem-Based Learning di Fakultas Kedokteran Tezar Samekto Darungan; Gandes Retno Rahayu; Mora Claramita
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 5, No 2 (2016): JULI
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.531 KB) | DOI: 10.22146/jpki.25320

Abstract

Background: Feedback constitutes one of the important components in student Since feedback is not solely limited to student assignments, it can also be given during student learning, including tutorials. Therefore, the institution should pay particular attention to the process of feedback provision one of which is through evaluations on the process of providing feedback in tutorials. This study aimed to evaluate the process of providing feedback on the Problem-Based Learning tutorials in the Faculty of Medicine, Universitas Islam Sumatera Utara.Method: This study used mixed methods with a quantitative method performed first, followed by a qualitative method with a phenomenology approach. The subjects were the undergraduate medical students of the class of 2012 and tutors of the Problem-Based Learning tutorials. The quantitative data analysis was done by the descriptive analysis while the qualitative data analysis was done through verbatim analysis, coding, categorization and conclusion.Results: The students had received feedback but not routinely. Both the students and the tutors had perceived that feedback was important and gave them many benefits. In practice, feedback was given on the basis of tutors’ direct observation results. Action ;plan was often given but rarely involved discussion. Self-assessment/reflection was also not a matter of routine and the tutors did not know that it was part of the feedback. The contents of feedback were more often in the form of general comments. Feedback was often communicated in one direction. The students’ response to feedback varied. In giving and receiving feedback, the students, the tutors, the tutorial activities and the content of the feedback itself could influence one another. The students had  preferences so feedback can be more easily accepted and they focused on the structural aspects of feedback (the frequency of giving feedback, the detail and spesific feedback, two way communication in giving feedback and the feedback target). Tutors expected more trainings in giving feedback provided by institution to tutors and students.Conclusion: Despite its valuable benefits, tutorial feedback in the Faculty of Medicine, Universitas Islam Sumatera Utara,is still not in accordance with the principle of providing feedback and many factors have affected this condition.
Edukasi Tentang Gaya Belajar Mahasiswa Surya Akbar; Tezar Samekto Darungan; Halimah Thania
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya belajar secara tidak langsung berdampak pada hasil belajar. Hal ini dikarenakan gaya belajar merupakan cara yang disenangi oleh pembelajar dalam usaha memahami topik atau materi yang dipelajari. Kemampuan mengoptimalkan gaya belajar dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang ciri khas dari masing-masing gaya belajar serta cara mengoptimalkan gaya belajar tersebut. Maka dari itu bentuk pengabdian kepada mahasiswa ini dilakukan dalam bentuk edukasi. Edukasi dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang bagaimana memanfaatkan gaya belajar secara efektif untuk meningkatkan kemampuan belajar mahasiswa. Pelaksanaan edukasi ini diberikan menjadi 3 sesi, yaitu sesi seminar, sesi tanya jawab, dan sesi refleksi. Populasi peserta edukasi adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU (FK UISU). Peserta edukasi dibatasi hanya 70 orang yang bersedia mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan pengabdian ini didapatkan mahasiswa telah dapat mengidentifikasi gaya belajarnya dengan baik serta mampu merefleksikan cara mengoptimalkan gaya belajar yang dimilikinya tersebut.
Pelatihan Mentoring pada Dosen Penasehat Akademik Tezar Samekto Darungan; Surya Akbar; Halimah Thania Nasution
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 2 (2022): Artikel Pengabdian Volume 1 Nomor 2, Juli 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mentoring merupakan salah satu peran dari seorang dosen yang muncul akibat pergesaran paradigma pendidikan kedokteran. Mentoring adalah sebuah proses pembimbingan seseorang dalam pengembangan pembelajaran dan kemampuan profesional lainnya. Proses mentoring harus dapat memberikan dukungan, tantangan, dan visi agar dapat menjadi efektif. Seorang mentor harus memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap agar dapat menjadi seorang mentor yang baik. Untuk dapat menambah wawasan para dosen penasehat akademik tentang peran dan tugasnya sebagai mentor, diperlukan sebuah kegiatan sebagai bagian dari pengembangan fakultas agar proses mentoring dapat efektif. Keywords: Mentoring Efektif; Dosen Penasehat Akademik; Pengembangan Fakultas