Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Square Talks®: A Mobile App to Support EFL Learners’ Vocabulary Development Ima Normalia Kusmayanti; Retno Hendryanti
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v8i2.4393

Abstract

In recent years, mobile-based game language learning has proliferated due to its promising prospects and positive impacts in improving teaching and learning outcomes in English vocabulary development. With this phenomenon, Square Talks® was developed specifically to aid EFL beginner learners with their English vocabulary. This study aims to examine the effectiveness of the game app in developing the learners’ English vocabulary development. This study employed a quantitative approach focusing on 34 EFL beginner learners. The focus has been on how effective the game app was statistically and overall experience of using the game app. Data were collected through vocabulary tests and a survey. The test results showed that Square Talks® has improved the subjects’ English vocabulary development with the t-value of the test results is -19.93 indicating a significant effect in increasing the subjects’ English vocabulary development. The survey result revealed positive acceptance toward playing Square Talks® in terms of effectiveness (4.49), usability (4.34), and satisfaction (4.52). Therefore, Square Talks® can be considered to be an alternative learning tool to facilitate EFL beginner learners’ vocabulary development.
Exploring Indonesian university students’ speaking anxiety in online English medium classes (EMI) Ima Normalia Kusmayanti; Retno Hendryanti; Litasari Widyastuti Suwarsono
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 50, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um015v50i22022p209

Abstract

Exploring Indonesian university students’ speaking anxiety in online English medium classes (EMI)This study investigates the speaking anxiety levels of EFL students enrolled in English medium classes (EMI) in a private university. Factors causing students’ speaking anxiety and potential strategies to reduce the speaking anxiety were also examined. Eighty-nine EMI students from ten undergraduate study programs were the respondents of this study. Data were collected by using Horwitz et al.’s (1986) anxiety survey. Findings showed that EMI students exhibited low-level English-speaking anxiety. The cross-tabulation data demonstrated that students perceived comprehension apprehension as the paramount anxiety factor. To reduce their comprehension apprehension, students prefer their lecturers not to over-react their speaking mistakes and degrade them when they make speaking mistakes. These imply that these findings can be used as consideration for preparatory programs for students and lecturers in EMI classes.Eksplorasi kecemasan berbicara mahasiswa Indonesia di perkuliahan daring kelas EMIPenelitian ini menganalisis tingkat kecemasan berbicara mahasiswa selama perkuliahan daring pada mata kuliah yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar (kelas EMI) di sebuah universitas swasta. Faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan berbicara yang dialami mahasiswa dan strategi potensial untuk mengurangi kecemasan berbicara juga dianalisis. Delapan puluh sembilan mahasiswa Indonesia dari sepuluh program studi S1 kelas internasional menjadi responden pada penelitian ini. Data dikumpulkan melalui survei kecemasan berbicara yang dirancang oleh Horwitz dkk. (1986) Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami tingkat kecemasan berbicara yang rendah. Data tabulasi silang menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap kecemasan terhadap pemahaman sebagai faktor utama pemicu kecemasan berbicara yang mereka alami. Untuk mengurangi kecemasan terhadap pemahaman mereka, mahasiswa mengharapkan agar dosen tidak bereaksi berlebihan terhadap kesalahan berbicara yang mereka lakukan dan tidak merendahkan mereka ketika mereka melakukan kesalahan berbicara. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan untuk pengembangan program persiapan bagi mahasiswa dan dosen di kelas EMI.
Alat Monitoring Sepeda Statis Untuk Kesehatan Masyarakat Berbasis Website Dan Internet Of Things Deva Melita Arviana; Ahmad Tri Hanuranto; Retno Hendryanti
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Masyarakat meyakini bahwa olahraga banyak manfaatnya bagi kesehatan dan imunitas. WHO (World Health Organization) merekomendasikan orang dewasa berusia 18-64 tahun untuk berolahraga. Sepeda statis banyak digunakan dalam kegiatan ergometer dengan memperhatikan frekuensi, durasi, dan intensitas untuk mengacu pada tolak ukur kebugaran. Penelitian ini dibangun sistem monitoring berbasis Website dan Internet of Things (IoT) menggunakan sepeda statis bernama Healthy Bike untuk memantau aktifitas olahraga seperti kecepatan, jarak tempuh, RPM, cadence, kalori terbakar dan sarana praduga untuk memonitoring kesehatan pengguna berdasarkan Indeks Massa Tubuh suatu kelompok masyarakat dengan media website yang dilengkapi teknik gamifikasi menggunakan elemen berupa point, level, leaderboard, badges. Hasil pengujian fungsionalitas, seluruh fitur yang terdapat berfungsi 100%. Hasil pengujian gamification untuk website dilakukan secara subjektif menggunakan QoE dengan indeks sangat Baik. Hasil pengujian QoS pada pengujian latency sebesar 0,17707 s beban 100 user, sebesar 0,19187 s beban 200 user, sebesar 0,22386 s beban 300 user, sebesar 0,27434 s beban 400 user, sebesar 0,36882 s beban 500 user. Sedangkan pada pengujian troughput didapatkan sebesar 9,8 kbps beban pada 100 user, sebesar 8,0 kbps beban 200 user, sebesar 7,3 kbps beban 300 user, sebesar 6,7 kbps beban 400 user, dan 5,2 kbps beban 500 user. Kata kunci— Sepeda Statis, Gamification, Internet of Things, Kesehatan Masyarakat.
Implementasi API Pada Aplikasi Belajar Berbicara Bahasa Indonesia Untuk Anak Down Syndrome Berbasis Mobile Nurislami, Rifky Nudhar; Dewanta, Favian; Hendryanti, Retno
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak dengan down syndrome seringkalimenghadapi tantangan dalam berkomunikasi akibat kesulitandalam artikulasi, pemahaman kosakata, dan tata bahasa, yangdapat menghambat interaksi sosial dan perkembanganakademik mereka. Terapi wicara, penggunaan teknologi asistif,serta metode pembelajaran berbasis visual dan interaktifmenjadi solusi untuk meningkatkan keterampilan komunikasianak down syndrome. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan aplikasi mobile berbasis teknologi pengenalansuara dan machine learning sebagai upaya meningkatkankemampuan berbicara anak-anak dengan down syndrome.Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengalamanpembelajaran interaktif dengan kombinasi elemen audio danvisual yang disesuaikan dengan kebutuhan individu pengguna,serta memberikan umpan balik real-time untuk membantumereka belajar secara mandiri. Hasil pengujian menunjukkanbahwa aplikasi ini mampu mendukung proses latihan berbicaraanak dengan performa API yang optimal pada kondisi serveraktif, ditunjukkan oleh waktu respons singkat, throughput yangstabil, serta latensi yang rendah. Pengembangan aplikasi inidiharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalammeningkatkan kemampuan komunikasi anak-anak dengandown syndrome, sehingga mereka dapat lebih mandiri danpercaya diri dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Kata kunci — Aplikasi berbasis mobile, Down syndrome,Belajar berbicara, Pengenalan kata dan frasa dasar, Latihanpelafalan.
Penggunaan Aplikasi Mobile Terhadap Aplikasi Belajar Berbicara Bahasa Indonesia Untuk Anak Down Syndrome Kautsar , Rifki Ikbar; Dewanta , Favian; Hendryanti, Retno
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak dengan Down syndrome seringkalimenghadapi tantangan dalam berkomunikasi akibat kesulitandalam artikulasi, pemahaman kosakata, dan tata bahasa, yangdapat menghambat interaksi sosial dan perkembanganakademik mereka. Terapi wicara, penggunaan teknologi asistif,serta metode pembelajaran berbasis visual dan interaktifmenjadi solusi untuk meningkatkan keterampilan komunikasianak down syndrome. Aplikasi mobile ini dirancang untukmembantu anak-anak dengan down syndrome belajar berbicaradalam bahasa Indonesia melalui pendekatan interaktif danmenyenangkan. Fitur utamanya mencakup pengenalan katadan frasa dasar, latihan pelafalan dengan dukungan audiovisual, serta permainan edukatif. Dengan teknologi pengenalansuara, aplikasi memberikan umpan balik langsung,memungkinkan anak-anak belajar mandiri dan termotivasi.Aplikasi dapat merekam suara dengan baik. Aplikasi juga dapatmenyimpan data suara di dalam penyimpanan local. Hasil ujicoba awal menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki potensibesar dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbalanak-anak dengan down syndrome. Selain itu, aplikasi ini jugadiharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang tua danguru dalam mendukung proses pembelajaran anak-anakdengan down syndrome. Kata kunci — Aplikasi mobile, Down syndrome, Belajarberbicara, Pengenalan kata dan frasa dasar, Latihan pelafalan