Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENTINGNYA POPULASI KONTROL INTERNAL DALAM EVALUASI KEBERHASILAN PROGRAM SELEKSI Didik Ariyanto
Media Akuakultur Vol 10, No 1 (2015): (Juni 2015)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.481 KB) | DOI: 10.15578/ma.10.1.2015.1-6

Abstract

Dalam rangka peningkatan produktivitas budidaya ikan, penggunaan benih unggul ikan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi. Benih unggul ikan diperoleh dari induk unggul hasil pemuliaan. Dalam pelaksanaan kegiatan pemuliaan ikan, evaluasi peningkatan genetik dan performa benih perlu dilakukan pada setiap generasi. Dalam kegiatan tersebut, faktor lingkungan harus diperhatikan karena sangat berpengaruh terhadap penampilan benih yang diuji. Untuk mengetahui apakah performa benih yang diuji dipengaruhi oleh lingkungan atau tidak, maka diperlukan populasi kontrol internal sebagai populasi pembanding. Tulisan ini menunjukkan pentingnya populasi kontrol internal dalam kegiatan evaluasi benih hasil seleksi ikan mas untuk menghindari terjadinya pembiasan data yang diperoleh sehingga kesimpulan yang diambil menjadi benar.
SELEKSI YANG TEPAT MEMBERIKAN HASIL YANG HEBAT Didik Ariyanto
Media Akuakultur Vol 10, No 2 (2015): (Desember 2015)
Publisher : Pusat Riset Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.95 KB) | DOI: 10.15578/ma.10.2.2015.65-70

Abstract

Perbaikan genetik ikan melalui program pemuliaan diharapkan dapat memperbaiki kualitas induk dan benih ikan. Seleksi, sebagai sebuah metode pemuliaan, dapat dilakukan dengan berbagai cara, sesuai dengan kondisi populasi yang akan diperbaiki. Seleksi individu adalah metode seleksi paling sederhana dan mudah dilakukan. Seleksi individu akan efektif jika dilakukan pada populasi dengan nilai heritabilitas yang tinggi. Populasi dengan nilai heritabilitas rendah hingga sedang dapat diseleksi menggunakan metode seleksi famili. Tulisan ini akan memberikan gambaran tentang seberapa besar pengaruh metode seleksi berbeda yang diterapkan pada suatu populasi terhadap respons seleksi yang diperoleh. Pada tulisan ini, digunakan data yang diperoleh pada kegiatan seleksi karakter pertumbuhan ikan mas yang dilakukan di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI), Sukamandi.