Moses Wibowo
Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal PkM Setiadharma

STRATEGI PEMURIDAN BAGI NARAPIDANA DI LP CIPINANG JAKARTA TIMUR BERDASAR PADA 2 TIMOTIUS 4:2 DAN RELEVANSINYA BAGI PELAYANAN MISI KAUM MARGINAL Matheus Mangentang; Malik Bambangan; Dyulius Thomas Bilo; Moses Wibowo
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.743 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i1.22

Abstract

Everyone believe is called to be a disciple by Christ. Christianity without discipleship is Christianity without Christ. Departing from this statement, it is understood that, only by becoming a disciple of Christ can one become a light or witness of Christ in the world and lead others to Christ. The true Christian life, is not meant to simply accept Jesus as Savior, attend church services, read the Bible, pray, talk about Jesus, but also is intended to represent God and demonstrate the lifestyle of God's kingdom on earth. So true Christians are disciples of Jesus Christ. Because of the importance of that discipleship, students are mentioned 269 times in the New Testament, which refers to individuals who are jointly committed to following Jesus Christ. The purpose of this research is to provide discipleship services for Christian prisoners at Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Jakarta Timur. As a result of this research that after this discipleship was held Christian convicts at Lembaga Pemasyarakatan Cipinang Jakarta Timur had a Christlike character, had hope in Christ, could multiply discipleship.
KATEKISASI BERKALA DI JEMAAT BAFUAYA KABUPATEN DONGGALA SULAWESI SELATAN SEBAGAI PERSIAPAN MEMASUKI KEHIDUPAN BARU SEBAGAI ORANG PERCAYA Moses Wibowo; Tony Salurante; Juliana Nurtita; Romuba Simamora; Hendrikus Kombok
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.169 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i1.42

Abstract

Katekisasi sudah banyak diabaikan oleh banyak gereja. Dalam penelitian Pengabdian kepada masyarakat ini team mengimplementasikan tradisi ini sebagai sebuah usaha awal dalam mengajar firman Tuhan kepada jemaat suku Kaili-Daa di dusun Bavuaya. Katekisasi merupakan metode yang digunakan yang cocok dengan karakter dan latarbelakang konteksnya. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini cukup signifikan, tidak hanya belajar firman Tuhan namun Pendidikan lain juga terserap karena metode tanya jawab dan persekutuan yang intensif membuat jemaat yang dahulunya sangat tertutup lambat laun menjadi terbuka. Kesempatan seperti ini sebuah langkah yang berat itu sebabnya dilakukan cukup lama.
MISI KEMITRAAN MENGENTASKAN BUTA AKSARA DI DUSUN BAVUAYA DESA KARUVIA KECAMATAN PINEMBANI SULAWESI TENGAH DENGAN MEMBANGUN RUMAH BACA Tony Salurante; Moses Wibowo
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 2 (2020): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.317 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i2.59

Abstract

Dusun Bavuaya merupakan salahsatu dusun di Desa Karuvia di Donggal Sulawesi Tengah. Keberadaan masyarakat yang masih tradisional membuat masyarakat menjadi wilayah yang tertinggal dalam berbagai hal. Selain masalah jarak yang jauh dari pusat desa karena hidup ditengah pegunungan. Masalah utama lain masyarakat di pegunungan Kecamatan Pinembani yang masih buta huruf 99%. Dalam rangka ikut serta program pemerintah dan bersama menjalankan sebuah pendekatan untuk mengatasi masalah tersebut. Artikel ini menunjukkan bahwa sekalipun tantangan dalam pelayanan misi daerah pedalaman sangat sulit namun dengan melalukan Misi Kemitraan beberapa kendala utama dapat teratasi dan menunjukkan hasil positif. Program ini bertujuan juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tertinggal secara sosial.