Ary Purmadi
Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI SISTEM PENDIDIKAN NON FORMAL SANTRIWATI YANG BERSEKOLAH MADRASAH ALIYAH DI PONDOK PESANTREN ANWARUL HALIMY SESELE LOMBOK BARAT Kholisus Sa'di; Agus Fahmi; Ary Purmadi
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v9i2.4817

Abstract

Abstract: Abstract: Non-formal education is education that can be carried out in stages but is not official and the material is strengthening in formal educational institutions, such as educational units for courses, packages A, B, and C. Islamic non-formal education includes Islamic boarding schools. The focus of the problem is how to implement the non-formal education system for female students. The purpose of the study was to determine the implementation of the non-formal education system "santriwati" who attended Madrasah Aliyah at the Anwarul Halimy Sesele Islamic boarding school, West Lombok. The research method used in this study is a qualitative research method, namely an approach whose research findings are not obtained through statistical procedures or other forms of calculation. The results showed that the Anwarul Halimy Islamic boarding school applied the same learning method as other Islamic boarding schools throughout Indonesia and abroad in general and the materials and books taught or presented were the same as the standards of Islamic boarding schools throughout Indonesia and elsewhere. abroad, because basically the study books discussed have the same reference source.  Keywords: Santriwati Non Formal Education System  Abstrak: Pendidikan non formal adalah pendidikan yang dapat dilakukan secara berjenjang tapi tidak bersifat resmi dan materinya bersifat penguatan pada lembaga pendidikan formal, Seperti satuan pendidikan kursus-kursus, paket A, B, dan C. Pendidikan non formal Islam diantaranya Pesantren. Fokus masalahnya adalah bagaimana Implementasi sistem pendidikan Non Formal santriwati. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Implementasi sistem pendidikan  Non Formal “santriwati” yang bersekolah Madrasah Aliyah di pondok pesantren Anwarul Halimy Sesele Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yaitu pendekatan yang temuan-temuan penelitiannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk perhitungan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Anwarul Halimy menerapkan metode pembelajaran yang sama dengan pembelajaran pondok pesantren lainnya yang ada di seluruh indonesia maupun luar negeri pada umumnya dan materi-materi beserta kitab-kitab yang diajarkan atau disajikan sama dengan standar pondok pesantren di seluruh indonesia maupun di luar negeri, karena pada dasarnya kitab-kitab kajian yang dibahas sumber refrensinya sama.  Kata Kunci: Sistem Pendidikan Non Formal Santriwati
PENGARUH DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SAKRA TIMUR Endi Irwinsa; Restu Wibawa; Ary Purmadi
Lentera Pendidikan Indonesia: Jurnal Media, Model, dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Yayasan Lingkar Pena Mandiri Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/lpi.v3i1.77

Abstract

Permasalahan Penggunaan media yang terpaku pada buku paket dan kurang bervariasi mempengaruhi hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur, hampir 70% siwa tidak tuntas mencapai ketuntasan kriteria minimal (KKM). Sebagai salah satu sarana pembelajaran, sekolah harus dapat menyediakan media yang tepat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) agar tidak jenuh dalam menerima pembelajaran di kelas, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu digunakan media lain yang mampu mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satunya dengan menggunakan media sparkol videoscribe. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Desain Media Pembelajaran Berbasis Sparkol Videoscribe untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu peneliti menggunakan sampel dengan populasi sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes sebagai metode pokok sedangkan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus t-tes. Hasil analisis diperoleh nilai thitung sebesar 7,837 dan nilai ttabel pada taraf Signifikan 5% dengan db (N-1) = 21-1 = 20 lebih besar dari pada nilai t pada tabel (7,837 >2,086), berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berbunyi: adanya Pengaruh Desain Media Pembelajaran Berbasis Sparkol Videoscribe untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Sakra Timur.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN OSBORN-PARNE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MATA PELAJARAN IPA TERPADU DI MTs AL-ISTIQOMAH Iffahurriyati Iffahurriyati; Restu Wibawa; Ary Purmadi
Lentera Pendidikan Indonesia: Jurnal Media, Model, dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): May
Publisher : Yayasan Lingkar Pena Mandiri Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/lpi.v4i2.127

Abstract

Permasalahan yang terjadi yaitu rendahnya hasil belajar siswa karena kurangnya penguasaan dan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru yang hanya menggunakan metode ceramah dan buku LKS (Lembar Kerja Siswa). Penggunan model pembelajaran yang menarik yang digunakan guru masih jarang khususnya pada mata pelajaran IPA Terpadu sehingga siswa kurang mampu mengeksplorasi materi yang diterima akhirnya mendapat nilai dibawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran osborn-parne terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran ipa terpadu kelas VIII di MTs Al-Istiqomah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan test sebagai metode pokok sedangkan observasi dan dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus t-test. Hasil analisis dat di peroleh nilai thitung sebesar 3.797 dan nilai t-tabel pada taraf signifikansi 5% dengan d.b N-1= 39 lebih besar dari pada nilai t-tabel (3.797>1.684), berarti H0 ditolak dan Ha diterima yang berbunyi ada pengaruh model pembelajaran osborn-parne terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran ipa terpadu kelas VIII di MTs Al-Istiqomah, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini signifikan.
Analisis Dampak Penggunaan Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa SMP Ricka Putri Rizal; Ary Purmadi
Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara (Jurnal KHD)
Publisher : Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jurnalkhd.v3i1.249

Abstract

This study aims to analyze the impact of using Augmented Reality (AR)–based learning media on junior high school students’ cognitive learning outcomes. The study is motivated by the limited use of AR as an instructional medium to support students’ cognitive skills, despite its potential to create more interactive and meaningful learning experiences. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The research population consisted of 77 eighth-grade students at SMP Setia Darma Palembang, with two classes selected purposively based on academic ability equivalence, each comprising 30 students. Class VIII A was assigned as the experimental group and received AR-based learning media, while Class VIII B served as the control group and received conventional learning media. The research instrument was a cognitive learning outcomes test in the form of 15 multiple-choice items that had been validated and tested for reliability. Data were analyzed using an independent samples t-test after fulfilling the assumptions of normality and homogeneity. The results indicated a significant difference in cognitive learning outcomes between students who learned using Augmented Reality and those who learned through conventional media (p < 0.05), with an effect size of 0.82, indicating that the use of Augmented Reality had a significant effect on improving junior high school students’ cognitive learning outcomes.