Kuntadi Wasi Darmojo
Institut Seni Indonesia Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi dan Pemahaman Budaya melalui Pelatihan Penulisan Kearifan Lokal bagi Siswa SMP Devi Nirmala Muthia Sayekti; Kuntadi Wasi Darmojo; Jian Nisa'ul Azizah; Muhammad Nur
Batoboh Vol 11, No 1 (2026): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Seni Indonesia Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v11i1.6118

Abstract

Literasi membaca, menulis, dan berdiskusi merupakan kompetensi penting bagi remaja di tengah arus informasi digital dan keterbukaan budaya global. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa SMP sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap kearifan lokal Nusantara. Pelatihan dilaksanakan di SMP Islam Nurul Musthofa, Juwiring, Klaten, melalui ceramah berbasis studi kasus, diskusi, penyusunan lembar kerja, pendampingan, dan finalisasi naskah. Peserta diarahkan memilih tema kearifan lokal, mengidentifikasi miskonsepsi, menelusuri fungsi sosial, ekologis, atau ekonominya, lalu mengembangkan temuan tersebut menjadi tulisan fiksi maupun nonfiksi. Sebanyak 20 siswa terpilih mengikuti pendampingan lanjutan secara luring dan daring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menyusun gagasan awal, mengenali kebutuhan sumber informasi, dan menggunakan kegiatan menulis sebagai sarana ekspresi serta refleksi budaya. Luaran kegiatan berupa naskah peserta yang dipersiapkan untuk diterbitkan dalam antologi berjudul Pena Kearifan, Jendela Nusantara. Pengukuran peningkatan kemampuan menulis dan pemahaman budaya secara kuantitatif masih perlu dilakukan pada kegiatan berikutnya
Makna Simbol Cikal Pramuka Sebagai Ide Penciptaan Motif Hias Warangka Keris linda Amelia Afaza Rohmah; Kuntadi Wasi Darmojo
Ornamen Vol. 23 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cikal merupakan lambang dari gerakan pramuka Indonesia yang di ciptakan oleh Soeharjo Admodipura. Gerakan pramuka lahir pada tanggal 14 Agustus tahun 1961. Pencetus gerakan pramuka merupakan Boden Powell. Pramuka dalam dunia internasional disebut scouting. Singkatan dari pramuka merupakan Praja Muda Karana. Kata praja muda karana memiliki arti seorang anak muda yang suka berkarya. Latar belakang bentuk simbolis cikal pramuka menarik untuk diangkat sebagai ide penciptaan karya tugas akhir untuk menghasilkan karya warangka dangan makna dari lambang cikal pramuka. Diharapkan dapat menjadi karya baru bagi pramuka yang memiliki makna sama dengan lambang pramuka. Tujuan penciptaan karya ini bagi penulis merupakan sebagai wujud apresiasi karena telah memberikan banyak pengalaman dan ilmu baik kepramukaan maupun pendidikan karakter. Penciptaan tugas akhir ini menggunakan landasan penciptaan karya seni yakni tema (subject matter) bentuk (form) dan isi (makna). Kemudian untuk mewujudkan karya menggunakan teori metode terdiri dari tiga tahap enam langkah penciptaan seni kriya, yakni eksplorasi, perencanaan dan perwujudan. Hasil dari penciptaan adalah berupa warangka keris dangan penerapan makna motif cikal pramuka pada warangka keris gaya Surakarta.