Literasi membaca, menulis, dan berdiskusi merupakan kompetensi penting bagi remaja di tengah arus informasi digital dan keterbukaan budaya global. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis kreatif siswa SMP sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap kearifan lokal Nusantara. Pelatihan dilaksanakan di SMP Islam Nurul Musthofa, Juwiring, Klaten, melalui ceramah berbasis studi kasus, diskusi, penyusunan lembar kerja, pendampingan, dan finalisasi naskah. Peserta diarahkan memilih tema kearifan lokal, mengidentifikasi miskonsepsi, menelusuri fungsi sosial, ekologis, atau ekonominya, lalu mengembangkan temuan tersebut menjadi tulisan fiksi maupun nonfiksi. Sebanyak 20 siswa terpilih mengikuti pendampingan lanjutan secara luring dan daring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menyusun gagasan awal, mengenali kebutuhan sumber informasi, dan menggunakan kegiatan menulis sebagai sarana ekspresi serta refleksi budaya. Luaran kegiatan berupa naskah peserta yang dipersiapkan untuk diterbitkan dalam antologi berjudul Pena Kearifan, Jendela Nusantara. Pengukuran peningkatan kemampuan menulis dan pemahaman budaya secara kuantitatif masih perlu dilakukan pada kegiatan berikutnya
Copyrights © 2026