Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Koridor

PENATAAN UTILITAS DI KORIDOR SEI RAMPAH Dwira Nirfalini Aulia; Fauzi Al Huda
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.783 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i1.1307

Abstract

Penataan utilitas di Koridor Sei Rampah sangat memberikan pengaruh terhadap koridor jalan tersebut. Terkait dengan aspek utilitas, pemerintah daerah setempat sudah memilki kebijakan terkait penataan utilitas. Perencanaan infrastruktur sebuah wilayah sangat di dukung dengan adanya keberhasilan menyangkut penataan utilitas. Utilitas dirasa sangat diperlukan karena merupakan hal penting dalam penataan sebuah kota. Jika utilitas tidak di tata dengan sebaik mungkin dikhawatirkan akan menimbulkan genangan air yang terjadi pada saluran kota. Dan yang paling di khawatirkan genangan air ini apabila terus di biarkan akan menimbulkan penyakit pada masyarakat setempat dan sebagian orang yang melintasi koridor tersebut. Pertumbuhan ekonomi sebuah daerah akan bergerak naik seiring majunya penataan utilitas di daerah tersebut.
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI BERDASARKAN AKTIVITAS PENGGUNA KORIDOR PADA KORIDOR SEI RAMPAH Dwira Nirfalini Aulia; Fabiani Novitasari
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.446 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i1.1314

Abstract

Koridor Sei Rampah yang terletak di jalan arteri lintas Sumatera merupakan penunjang kehidupan sosial dan ekonomi yang ditandai dengan aktivitas yang cukup tinggi. Bangunan di sepanjang koridor terdiri dari ruko lama dan ruko baru yang mempunyai kondisi perkerasan yang tidak baik serta penggunaan jalur pejalan kaki yang tidak efisien. Ruko-ruko baru mempunyai garis sampadan bangunan yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan parkir sekaligus jalur pejalan kaki dan sudah menggunakan material yang baik. Namun jalur pejalan kaki pada ruko baru kurang dimanfaatkan dengan baik karena banyak pedagang kaki lima yang menggunakannya sebagai area jualan. Identifikasi terhadap koridor Sei Rampah bertujuan untuk mewujudkan jaringan pejalan kaki yang aman, nyaman, serta dilengkapi dengan perabot jalan seperti lampu, tempat sampah, tempat duduk, halte, papan reklame dan lain lain sehingga mampu mendorong masyarakat untuk lebih senang berjalan kaki serta bisa dilalui oleh semua orang termasuk para penyandang cacat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis yang lebih menonjolkan proses dan makna perspektif subjek. Dari hasil penelitian maka diperoleh rumusan hasil pengamatan perilaku pengguna koridor yang kemudian dapat ditentukan kebutuhan fasilitas pejalan kaki dan dimensi perabot jalan yang akan dikembangkan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagaimana diatur oleh pemerintah daerah Kota Sei Rampah maupun dari pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan menerapkan pedoman penataan jalur pejalan kaki berdasarkan aktivitas pengguna koridor diharapkan dapat menciptakan jalur pejalan kaki yang baik pada koridor Sei Rampah.
IDENTIFIKASI FAKTOR TRANSFORMASI HUNIAN PADA PERUMAHAN JOHOR INDAH PERMAI MEDAN Syahri, Devy N.; Waginah; Aulia, Dwira Nirfalini
Jurnal Koridor Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.835 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v8i2.1336

Abstract

Seiring dengan pemahaman akan rumah layak huni, rumah sebagai lingkkungan terdekat manusia harus memenuhi syarat layyak huni dimana penghuni dapat melakukan kegiatannya secara aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan. Pada dasarnya perumahan terencana sudah dibangun dengan bentuk yang sama dan teratur, namun pada perumahan Johor Indah Permai sebagian besar penghuni telah melakukan perubahan pada rumahnya saat ditempati. Perubahan tersebut dapat mengindikasikan adanya kekurangan/ketidakpuasan penghuni terhadap rancangan rumah yang disediakan karena perbedaan karakter dari setiap penghuni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses transformasi fisik dan non fisik pada perumahan tersebut, mengetahui faktor-faktor penyebab perubahan, dan utnuk mengetahui adanya kearifan lokal pada faktor-faktor tersebut. Metode penelitian dilakukan dengan studi literatur dan survei lapangan. Survei lapangan meliputi pengamatan, wawancara dan observasi langsung terhadap delapan penghuni rumah di perumahan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pertambahan kebutuhan yang disebabkan oleh pertumbuhan keluarga atau pertambahan saudara, serta status pendidikan penghuni yang relatif tinggi mempengaruhi tingat pendapatan ang mendorong dan memicu penghuni dalam melakukan perubahan ruang untuk mencerminkan jati diri penghuni yang ingin memiliki rumah yang berbeda dari rumah sekitarnya.
TIPOLOGI PERUMAHAN TERENCANA BERDASARKAN KRITERIA LAYAK HUNI Chairini, Rizka; Widyasari, Mutiara; Aulia, Dwira Nirfalini
Jurnal Koridor Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.239 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v8i2.1339

Abstract

Perumahan terencana memiliki keterkaitan dengan tipologi. Dalam sebuah kawasan perumahan, tipologi akan mengarah pada upaya mengelompokan atau mengkelaskan suatu bangunan berdasarkan fungsi. Dan pengaruh pola jalan (paths), pola jalur pejalan kaki (pedestrian), pola parkir (parking), hingga pola ruang privat dan ruang publik (private space and public space). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipologi pada perumahan layak huni, mengungkapkan aktivitas dan interaksi sesama warga serta adanya keterkaitan dengan perilaku warga perumahannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara dan pembagian kuesioner dengan menggunakan tema eksplorasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif, dimana peneliti menyajikan data dengan tabel, grafik, diagram serta presentase. Proses analisa data dilakukan dengan pengumpulan data secara bersamaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga pola perumahan terencana yang terdapat di Kota Medan, yaitu pola grid-kluster, kluster dan juga grid. Dalam suatu kawasan perumahan terjadi pengelompokan bangunan berdasarkan fungsi. Area komersil terletak di dekat akses masuk menuju kawasan perumahan. Selain itu, dalam satu blok kawasan rumah terdapat tiga hingga empat tipe rumah. Pola perumahan juga dapat berpengaruh pada perilaku serta aktivitas dan interaksi warganya. Adanya ruang publik serta ruang terbuka memungkinkan terjadinya interaksi antar warganya maupun masyarakat dari luar perumahan.
PEREMAJAAN FASAD ARSITEKTUR RUKO PECINAN UNTUK MEMPERKUAT CITRA VISUAL PADA KORIDOR SEI RAMPAH Dwira Nirfalini Aulia; Marisa Hajrina
Jurnal Koridor Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.447 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v9i2.1372

Abstract

Koridor Sei Rampah merupakan jalan lintas Sumatera yang terletak di pusat Kota Sei Rampah. Koridor perdagangan dan jasa ini didominasi oleh deretan ruko pecinan yang dahulunya merupakan kawasan perdagangan rempah-rempah oleh etnis Thionghoa. Hal ini dapat menjadikan ciri khas wajah arsitektur kota pada koridor Sei Rampah. Namun faktanya terdapat beberapa bangunan ruko pecinan yang telah direnovasi, tidak terawat, dan bahkan dibiarkan kosong hingga rusak. Selain itu terdapat pula bangunan ruko – ruko baru bergaya arsitektur modern yang tidak harmonis dengan bangunan lama, fenomena - fenomena fisik tersebut di khawatirkan akan menghilangkan kekhasan visual pada koridor Sei Rampah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk peremajaan fasad bangunan ruko pecinan sebagai bangunan mixed–use yang dapat menjadikan acuan untuk mengembalikan ciri khas dalam koridor dan untuk mendesain fasad ruko yang baru. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui teknik analisis karakter visual pada bangunan ruko pecinan, yang mengamati unsur-unsur warna, tekstur, pola, style dan skala bangunan. Penelitian ini berupa suatu pedoman yang digunakan untuk mengarahkan kepada pemilik bangunan dalam peremajaan desain fasad bangunan ruko pecinan yang ada di koridor agar tidak menghilangkan citra visual dalam koridor Sei Rampah. Sehingga nantinya mampu menciptakan sebuah koridor dengan deretan bangunan yang harmonis dan menarik.
Redevelopment of Kampung Hindu in Kesawan Area, Medan with the Behavioral Architecture Approach Pane, Putri Sahara; Aulia, Dwira Nirfalini
Jurnal Koridor Vol. 11 No. 01 (2020): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.612 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v11i01.3831

Abstract

Based on Medan City Government 2012, slum areas in Medan City are currently estimated to reach 22.5% of the total area of ​​Medan City, which consists of 88,166 housing units or 13.62% of the total houses in Medan City. Moreover, this has an impact on public health. Responding to this problem, the need to design a residence by rebuilding a residential area would be better by not abandoning the customs and culture of the people in the area. The project location is in Medan, Kampung Kelurahan Kesawan. The design method that is carried out is the choice of design location and approach to problem-solving design or design stages. It expects that the results of the design can provide suitable space and occupancy for the community, such as the construction of high-rise villages and community areas.
Strategies for Enhancing Slum Settlement Study Case: Tegal Sari Mandala III, Medan Denai District Shaumira, Hanifah; Aulia, Dwira Nirfalini
Jurnal Koridor Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/koridor.v15i2.17816

Abstract

Tegal Sari Mandala III in the Medan Denai District is a residential area characterized by poor sanitation and a high risk of flooding, making it a mild slum. To prevent slum conditions from becoming normalized in Indonesian society, it is essential to address and eliminate such settlements. Each location presents unique challenges and requires tailored solutions to tackle slum issues effectively. This research employs both qualitative and quantitative methods, which are suitable for examining slum areas. The analysis reveals that the primary problems include poor environmental maintenance, such as garbage accumulation and improper waste management, leading to flooding, polluted rivers, and foul-smelling surroundings. Solutions to these issues include developing and enhancing the settlement quality by establishing a night market and creating green spaces along the banks of the Sulang Saling River.