Zainuddin Zainuddin
Universitas Pejuang Republik Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Kualitatif Perilaku Masyarakat dalam Pencegahan Malaria di Manokwari Barat, Papua Barat, Indonesia Nilce Astin; Andi Alim; Zainuddin Zainuddin
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V8.I2.2020.132-145

Abstract

Latar Belakang: Malaria di Indonesia sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menyebutkan, hingga Agustus 2018, tercatat 4.182 kasus Malaria di Provinsi Papua Barat. Dari jumlah tersebut, 2.346 kasus Malaria terjadi di Kabupaten Manokwari atau hampir 50%. Di urutan kedua ditempati Kabupaten Manokwari Selatan dengan 692 kasus dan ketiga, Kabupaten Teluk Wondama dengan 286 kasus. Tujuan: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengeksplorasi informasi tentang upaya pencegahan Malaria pada masyarakat di Kecamatan Manokwari Barat Kabupaten Manokwari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian sebanyak 9 orang yang ditetapkan dengan teknik snowball, informan tersebut terdiri 8 orang warga yang berdomisili di Kecamatan Manokwari Barat dan 1 orang petugas kesehatan dari Puskesmas yang menangani program Malaria. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan Malaria dengan cara membunuh jentik dan nyamuk Malaria dewasa melalui penyemprotan rumah, larvaciding dan biological control tidak pernah dilakukan oleh masyarakat karena anggapan hal ini merupakan tanggung jawab petugas kesehatan. Untuk mencegah gigitan nyamuk Malaria terhadap mereka yang memiliki kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari dengan cara memakai pakaian baju kaos lengan panjang, jaket, dan sarung panjang. Penggunaan kelambu saat tidur malam tetap dilakukan akan tetapi tidak digunakan secara rutin, hanya sesekali dan bahkan ada yang tidak menggunakan kelambu sama sekali. Pemakaian obat anti nyamuk jenis obat nyamuk bakar, selain karena hemat juga harganya terjangkau. Pemakaian kawat kasa tidak dilakukan, sebab sebagian rumah masyarakat masih semi permanen yang jendelanya terbuat dari papan dan memakai plastik bening serta kain sebagai gorden sebagai penutup jendela. Kesimpulan: Upaya pencegahan Malaria oleh masyarakat tidak dilakukan secara konsisten dan menyeluruh karna adanya anggapan bahwa upaya pemberantasan nyamuk Malaria merupakan tanggung jawab petugas kesehatan.
SOCIAL CONTROL OF MISBEHAVIOR AMONG MUSLIM YOUTH IN BIMA DISTRICT, INDONESIA Arlin Adam; Irman Susanto; Zainuddin Zainuddin
JICSA : Journal of Islamic Civilization in Southeast Asian Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jicsa.v7i2.6790

Abstract

The main objectives of this study is to find out the mechanisms of social control are less able to control the deviant behavior of adolescents. Another thing might to be considered is to find out social control over juvenile deviant behavior. This study employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The research suggest that the mechanism of social control carried out by the police, religious leaders, traditional leaders, educator figures, community leaders and parents in controlling adolescent deviant behavior was relatively low in the form of social control in the form of persuasive and repressive actions. In addition, there is no form of cooperation between the government, the police and the community in controlling juvenile deviant behavior. Social control carried out by the police, religious leaders, traditional leaders, educator figures, community leaders and parents on the deviant behavior of adolescents in Monta Subdistrict, Bima Regency starts from coaching, socialization and reprimand. The social control mechanism that we can apply in adolescent deviant behavior is the cooperation of the government and the community in controlling juvenile deviant behavior
Stimulus Peningkatan Produksi ASI Wanita Karir dengan Pemberian Jantung Pisang Kepok (Musa Paradisiaca) Zainuddin Zainuddin; Munadhir Munadhir
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v6i2.9361

Abstract

Peran orang tua sangatlah penting dalam membesarkan dan mengasuh anak mulai dari kandungan, lahir, sampai dengan dewasa. Salah satu peran penting ibu adalah memberikan gizi yang baik untuk bayi, seperti pemberian Air Susu Ibu (ASI), namun masih banyak ibu yang abai akan pemberian ASI ekslusif karena alasan produksi ASI yang kurang lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi jantung pisang kepok terhadap peningkatan produksi ASI pada wanita karir, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan Two Group Pretest and Postest Design. Observasi dilakukan dua kali yaitu sebelum eksperimen (O1) disebut pretest, dan sesudah eksperimen (O2) disebut dengan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian sayur jantung pisang terhadap kelancaran ASI ibu menyusui, hal ini dapat dilihat dari nilai Asymp.Siq (2-tailed) = 0.04, angka ini lebih kecil dari α = 0.05 (Ho ditolak). Untuk kelompok kontrol tidak ada pengaruh, dimana pada kelompok control ditemukan nilai Asymp.Siq (2-tailed) = 0.564, angka ini lebih besar dari α = 0.05 (Ho diterima) yag berarti dapat disimpulkan tidak ada pengaruh kelancaran ASI ibu menyusui tanpa intervensi jantung pisang.
Covid-19 & Stigma of Patient Families and Health Workers in Makassar City, Indonesia Abdul Gafur; Zainuddin Zainuddin; Musdalifah Musdalifah; Safriadi Darmansyah
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 13, Nomor 1, January-June 2021
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v13i1.21463

Abstract

Covid-19 has now become an epidemic that has spread almost all over the world and has caused morbidity and mortality. covid-19 in addition to having an impact on physical health also has an impact on the social and economic life of the community as well as mental disorders due to the stigma experienced by infected people, families, and health workers. This study aims to determine the role of knowledge about community stigma towards health workers and families of covid-19 patients in Makassar City, Indonesia.  In this study using a quantitative method with a descriptive survey approach, the sample in this study was 105 respondents, which were taken by simple random sampling technique. The study found that public knowledge about covid-19 was related to stigma in the families of covid-19 patients (p=0.010) and knowledge was also associated with stigma to health workers (p=0.000). Stigma against families and health workers still occurs in Makassar City, due to the lack of knowledge possessed by the community and the existence of fake news or hoaxes that trigger the emergence of stigma against health workers and families of covid-19 patients.