Kota Banda Aceh Memiliki nilai historis yang tinggi untuk mendukung kegiatan wisata herritage. Sehingga membutuhkan salah satu fasilitas yang mendukung kegiatan tersebut yaitu adanya jalur pejalan kaki, seperti yang terdapat pada Jalan RA Kartini, Peunayong. Jalur pejalan kaki berfungsi sebagai jalur aman yang khusus dipakai oleh pejalan kaki. Beberapa aspek yang mendukung penyelenggaraan pedestrian secara keseluruhan, yaitu kenyamanan, keindahan, kebersihan, keamanan dan keselamatan. Beberapa elemen yang diperlukan pada jalur pedestrian yaitu penerangan, bangku, rambu-rambu, pembatas jalur, tanaman peneduh, shelter, tempat sampah, penyebrangan, halte, dan utilitas. [1]Lokasi penelitian ini berada pada jalur pejalan kaki di Jalan RA. Kartini dengan panjang jalan sekitar 275 meter. Kawasan ini didominasi oleh perdagangan dan jasa, sehingga menjadi salah satu area terpadat dan teramai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan observatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jalur pejalan kaki pada Jalan RA Kartini saat ini sangatlah kurang, hal ini disebabkan oleh beberapa kondisi diantaranya keberadaan pedagang dan penataan barang dagangan yang semrawut, kondisi jalur yang licin dan penutup drainase yang tidak rata, serta perletakan parkiran kendaraan pengunjung yang tidak tertata dengan baik. Oleh karena itu, perencanaan dan penataan jalur kembali diperlukan untuk mend ukung efektifitas pemanfaatan jalur pejalan kaki pada Jalan RA Kartini. Hal ini dapat diterapkan dengan beberapa pertimbangan yang berguna untuk merealisasikan perencanaan dan perancangan jalur pejalan kaki tersebut.