Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Distribusi dan Habitat Ki Aksara (Macodes petola (Blume) Lindl., 1840) di Resort Ranu Darungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ernesta Famila Nao; Agus Sukarno; Iwan Kurniawan
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 4 No. 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v4i2.19643

Abstract

Ki Aksara merupakan jenis Anggrek tanah yang dilindungi pemerintah. Keberadaan jenis Anggrek yang unik ini mulai berkurang karena terjadi perubahan habitat seperti penebangan liar, kebakaran hutan, dan aksi perburuan liar yang tidak memperhatikan aspek kelestarian. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui distribusi dan habitat ki Aksara di Resort Ranu Darungan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penelitian dilaksanakan menjadi tiga blok pengamatan, berdasarkan ketinggian tempat. Tiap ketinggian dibuat plot sampling 20 x 20 meter dengan metode garis berpetak. Data dianalisis untuk Pola distribusi menggunakan Indeks Morisita. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Indeks Morisita (ID) sebesar 0,282, nilai MU sebesar 1,712, nilai MC sebesar 3,00 dan nilai Derajat Morisita (IP) sebesar -0,1795. Memperhatikan dari nilai IP, maka pola distribusi ki Aksara termasuk kategori sebarannya seragam. Habitat Ki Aksara menghendaki kondisi lembab dengan kisaran kelembaban udara antara 75%-80%, kisaran suhu antara 19.9oC – 23oC. Vegetasi penyusun habitat terdiri dari tingkat pohon, tiang dan tumbuhan bawah serta komponen abiotik.
Biodiversitas Anggrek Epifit Di Hutan Lindung Coban Talun Iwan Kurniawan; Jessica Viade Agustin
JURNAL GREEN HOUSE Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Green House
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63296/jgh.v3i2.46

Abstract

Anggrek termasuk dalam famili orchidaceae yang merupakan suatu keluarga tanaman bunga – bungaan yang paling besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis anggrek epifit dengan menghitung tingkat keanekaragaman jenis serta membandingkan tingkat keanekaragaman jenis anggrek epifit yang ada pada masing-masing blok pengamatan di Hutan Lindung Coban Talun. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan observasi langsung di lapangan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode plot sampling berbentuk lingkaran berdiameter 20 meter. Penempatan sampel plot pertama pada masing-masing blok ditentukan secara sengaja (purposive sampling) di habitat anggrek epifit. Dari hasil pengamatan menunjukan bahwa komposisi jenis anggrek epifit pada 3 petak, yaitu petak 40A terdapat 25 jenis (342 individu) termasuk dalam family Orchidaceae dan satu diantaranya yaitu Pholidota Sp.1 termasuk dalam family Manidae, indeks nilai penting( INP) yaitu -2.922 dengan nilai kemerataan yaitu 0,908 sehingga dapat dikategori keanekaragaman sedang, kemerataan tinggi komunitas stabil. Pada petak 42A sebanyak 24 jenis (511 individu) termasuk dalam family Orchidaceae satu di antaranya yaitu Manidae, indeks nilai penting( INP) yaitu -2,964 dengan nilai kemerataan yaitu 0,933 sehingga dapat dikategori keanekaragaman sedang, kemerataan tinggi komunitas stabil. Pada petak 43A yang ditemukan sebanyak 23 jenis (385 individu) termasuk dalam family Orchidaceae, indeks nilai penting (INP) yaitu -2,792 dengan nilai kemerataan yaitu 0,890 sehingga dapat dikategori keanekaragaman sedang, kemerataan tinggi komunitas stabil, Hal ini bisa saja diakibatkan oleh faktor lingkungan serta ketinggian tempat. Total keseluruhan jenis anggrek epifit yang dijumpai pada 3 petak yaitu 25 jenis. Pada perbadingan blok 1 dan 2, blok 1 dan 3, blok 2 dan 3 tidak ada perbedaan keanekaragaman jenis.
PROJECT-BASED LEARNING ON CASSAVA STARCH BIOPLASTIC PRODUCTION AS AN INSTRUCTIONAL MODEL TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY AND ENVIRONMENTAL AWARENESS IN JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Siti Nurul Afifah; Niniek Dyah Kusumawardani; Siti Farida; Iwan Kurniawan
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 8 No. 3 (2026): DedikasiMU September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v8i3.12605

Abstract

Single-use plastic waste remains an environmental issue that needs to be introduced to students through contextual and practice-based learning. This community service program aimed to enhance students’ scientific literacy and environmental awareness through training in cassava starch-based bioplastic production using a Project-Based Learning approach. The activity was conducted on May 2, 2026, at SMP Islam Ma’arif Singosari Malang, involving 29 ninth-grade students. The method consisted of a pre-test, delivery of material on plastic pollution and bioplastic concepts, demonstration of bioplastic production, group practice, completion of student worksheets, reflection, and a post-test. The results showed an improvement in students’ understanding, as indicated by the increase in the average pre-test score from 70 to 89 in the post-test. In addition, the group worksheet assessment achieved an average score of 90, indicating students’ ability to understand concepts, follow procedures, observe results, and relate bioplastic products to plastic waste reduction solutions. These findings suggest that Project-Based Learning is effective for applied science training because it connects scientific concepts with real experiences. The implication of this activity is the improvement of students’ practical skills, scientific literacy, and environmental awareness.