Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sistem Pengendalian Internal Dalam Mitigasi Fraud Orderan Transportasi Berbasis Online Pada PT.Gojek Makassar Yasmi Yasmi; Muhammad Cahyadi; A.Boby Rista Aulia
Accounting, Accountability, and Organization System (AAOS) Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui bentuk fraud driver Gojek Makassar. (2) mengetahui bentuk sistem pengendalian internal Gojek Makassar dalam mitigasi fraud orderan pada PT.Gojek Makassar. Penilitian ini digolongkan sebagai jenis penelitian kualitatif karena penelitian kualitatif adalah riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan deduktif. Penelitian ini dilakukan pada PT.Gojek Makassar yang berlokasi di Jl. Sultan Alauddin (Sulawesi Selatan). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dukungan data primer lainnya Dalam menganalisa fenomena ini, peneliti menggunakan teori untuk menyesuaikan theory fraud triangle dan Stewardship theory sehingga sistem pengendalian internal yang lemah dan manajemen pengawasan yang kurang memadai harus mampu untuk antisipasi sehingga tidak ada lagi kecurangan bagi perusahaan. Dimana pengendalian internal ini sebagai koordinasi dari sistem akun-akun dan prosedur perkantoran yang berkaitan sehingga seorang karyawan selain mengerjakan tugasnya sendiri juga secara berkelanjutan mengecek pekerjan karyawan yang lain untuk hal-hal tertentu yang rawan kecurangan.
Analisis Pengungkapan Upah Pada Perusahaan Tambang Di Indonesia Timur Berbasis Sustainability Annual Report Yasmi Nurdin; Muhammad Cahyadi
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 23, No 1 (2022): JAP : Vol. 23, No. 1, Februari 2022 - Juli 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v23i1.5642

Abstract

Periode 2016 hingga tahun ini (2022) penentuan upah, dilandaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa penentuan upah didasarkan pada komponen laju pertumbuhan ekonomi dan produktivitas dalam satu periode. Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 juga mengadopsi hal tersebut dalam penentuan upahnya. Penentuan upah tersebut menjadi catatan penting bagi para buruh/pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja. Penentuan upah hingga kini masih menimbulkan pro dan kontra baik dari kalangan pekerja dan pengusaha.(Wahyudi, 2021) Aspek dalam pembangunan ekonomi selain sumber daya manusia adalah sumber daya alam. Sebagai negara yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, Indonesia menjadi lahan subur bagi industri pertambangan. Salah satunya dengan 39% hasil pertambangan emas, nomor dua di bawah negara Tiongkok (UGM, 2019) . Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), profesi dengan upah tertinggi adalah ahli teknik pertambangan. Seperti yang diketahui bekerja di industri tambang memiliki resiko tinggi; seperti keselematan kerja, beban kerja yang berat, ditambah lokasi eksplorasinya jauh dari tempat tinggal sehingga bukan tidak mungkin jika perusahaan memberikan gaji yang cukup tinggi. Kendati demikian, pekerja tambang mendapatkan fasilitas seperti tempat tinggal, kendaraan, konsumsi, tempat ibadah, sarana olahraga dan yang lainnya. Perusahaan tambang di Indonesia menjadi salah satu sektor terpenting dikarenakan menunjang berbagai faktor dalam kehidupan negara. Perusahaan tambang memproduksi sumber daya alam maupun kandungan mineral seperti pengelolaan bahan bakar, mineral logam dan bebatuan. Aktivitas perusahaan tambang meliputi penyelidikan, penelitian, pengelolaan, eksplorasi, studi, pemurnian, pengangkutan dan penjualan. Aktivitas-aktivitas tersebut mengelola sumber daya alam yang dilakukan oleh industri pertambangan. Indonesia memiliki ratusan perusahaan tambang di Indonesia yang telah berkontribusi untuk pembangunan negara. Perusahaan tambang tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Khususnya di wilayah Indonesia Timur terdapat beberapa perusahaan tambang terbesar yang telah diakui di dunia seperti PT Vale dan PT Freeport. Penentuan upah menjadi permasalahan antara pekerja dan perusahaan dalam pelaksanaan hubungan kerja. Upah adalah balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada pekerja tidak tetap yang nilainya telah disepakati sebelumnya oleh pihak perusahaan dan pihak pekerja (Kadarisman, 2012). Masing-masing pihak memiliki kepentingan tekait dengan adanya kebijakan penentuan upah. Dengan adanya perbedaan tersebut, diperlukan intervensi dari negara sebagai pihak yang berwenang untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Selain itu, perusahaan seharusnya memiliki sustainability annual report karena laporan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada masyarakat luas. Sehingga, suatu perusahaan transparansi terkait permasalahan, dampak yang dihasilkan dari segi ekonomi, lingkungan sosial serta risiko yang dihadapi kepada publik. Dalam laporan tersebut juga menunjukkan kebijakan terkait penentuan upah yang digunakan oleh perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah penelitian yaitu bagaimana perusahaan tambang di Indonesia Timur dalam mengungkap penentuan upahnya. Tujuan khusus penelitian adalah memberikan gambaran bagaimana perusahaan tambang mengungkapkan penentuan upah khususnya di wilayah Indonesia Timur melalui sustainability annual report.
Sistem Pengendalian Internal Dalam Mitigasi Fraud Orderan Transportasi Berbasis Online Pada PT.Gojek Makassar Yasmi Yasmi; Muhammad Cahyadi; A.Boby Rista Aulia
Accounting, Accountability, and Organization System (AAOS) Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Ilmu-ilmu Sosial Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui bentuk fraud driver Gojek Makassar. (2) mengetahui bentuk sistem pengendalian internal Gojek Makassar dalam mitigasi fraud orderan pada PT.Gojek Makassar. Penilitian ini digolongkan sebagai jenis penelitian kualitatif karena penelitian kualitatif adalah riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan deduktif. Penelitian ini dilakukan pada PT.Gojek Makassar yang berlokasi di Jl. Sultan Alauddin (Sulawesi Selatan). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dukungan data primer lainnya Dalam menganalisa fenomena ini, peneliti menggunakan teori untuk menyesuaikan theory fraud triangle dan Stewardship theory sehingga sistem pengendalian internal yang lemah dan manajemen pengawasan yang kurang memadai harus mampu untuk antisipasi sehingga tidak ada lagi kecurangan bagi perusahaan. Dimana pengendalian internal ini sebagai koordinasi dari sistem akun-akun dan prosedur perkantoran yang berkaitan sehingga seorang karyawan selain mengerjakan tugasnya sendiri juga secara berkelanjutan mengecek pekerjan karyawan yang lain untuk hal-hal tertentu yang rawan kecurangan.
Analisis Pengungkapan Upah Pada Perusahaan Tambang Di Indonesia Timur Berbasis Sustainability Annual Report Yasmi Nurdin; Muhammad Cahyadi
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 23, No 1 (2022): JAP : Vol. 23, No. 1, Februari 2022 - Juli 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v23i1.5642

Abstract

Periode 2016 hingga tahun ini (2022) penentuan upah, dilandaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Peraturan tersebut menyebutkan bahwa penentuan upah didasarkan pada komponen laju pertumbuhan ekonomi dan produktivitas dalam satu periode. Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 juga mengadopsi hal tersebut dalam penentuan upahnya. Penentuan upah tersebut menjadi catatan penting bagi para buruh/pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja. Penentuan upah hingga kini masih menimbulkan pro dan kontra baik dari kalangan pekerja dan pengusaha.(Wahyudi, 2021) Aspek dalam pembangunan ekonomi selain sumber daya manusia adalah sumber daya alam. Sebagai negara yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, Indonesia menjadi lahan subur bagi industri pertambangan. Salah satunya dengan 39% hasil pertambangan emas, nomor dua di bawah negara Tiongkok (UGM, 2019) . Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), profesi dengan upah tertinggi adalah ahli teknik pertambangan. Seperti yang diketahui bekerja di industri tambang memiliki resiko tinggi; seperti keselematan kerja, beban kerja yang berat, ditambah lokasi eksplorasinya jauh dari tempat tinggal sehingga bukan tidak mungkin jika perusahaan memberikan gaji yang cukup tinggi. Kendati demikian, pekerja tambang mendapatkan fasilitas seperti tempat tinggal, kendaraan, konsumsi, tempat ibadah, sarana olahraga dan yang lainnya. Perusahaan tambang di Indonesia menjadi salah satu sektor terpenting dikarenakan menunjang berbagai faktor dalam kehidupan negara. Perusahaan tambang memproduksi sumber daya alam maupun kandungan mineral seperti pengelolaan bahan bakar, mineral logam dan bebatuan. Aktivitas perusahaan tambang meliputi penyelidikan, penelitian, pengelolaan, eksplorasi, studi, pemurnian, pengangkutan dan penjualan. Aktivitas-aktivitas tersebut mengelola sumber daya alam yang dilakukan oleh industri pertambangan. Indonesia memiliki ratusan perusahaan tambang di Indonesia yang telah berkontribusi untuk pembangunan negara. Perusahaan tambang tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Khususnya di wilayah Indonesia Timur terdapat beberapa perusahaan tambang terbesar yang telah diakui di dunia seperti PT Vale dan PT Freeport. Penentuan upah menjadi permasalahan antara pekerja dan perusahaan dalam pelaksanaan hubungan kerja. Upah adalah balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada pekerja tidak tetap yang nilainya telah disepakati sebelumnya oleh pihak perusahaan dan pihak pekerja (Kadarisman, 2012). Masing-masing pihak memiliki kepentingan tekait dengan adanya kebijakan penentuan upah. Dengan adanya perbedaan tersebut, diperlukan intervensi dari negara sebagai pihak yang berwenang untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Selain itu, perusahaan seharusnya memiliki sustainability annual report karena laporan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada masyarakat luas. Sehingga, suatu perusahaan transparansi terkait permasalahan, dampak yang dihasilkan dari segi ekonomi, lingkungan sosial serta risiko yang dihadapi kepada publik. Dalam laporan tersebut juga menunjukkan kebijakan terkait penentuan upah yang digunakan oleh perusahaan. Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah penelitian yaitu bagaimana perusahaan tambang di Indonesia Timur dalam mengungkap penentuan upahnya. Tujuan khusus penelitian adalah memberikan gambaran bagaimana perusahaan tambang mengungkapkan penentuan upah khususnya di wilayah Indonesia Timur melalui sustainability annual report.
Penguatan Akulturasi Budaya Mahasiswa Asing melalui Pendampingan Dosen Pada Internasional Community Services Collaboration Cultural Exchange Camp Erna Cahyani; Faizah Mastutie; Andi Ibrahim Yunus; Muhammad Abbas; Muhammad Cahyadi; Zulharnah Zulharnah; Ghaliyah Nimassita Triseptya; Syafaruddin Syafaruddin; Nasiratunnisa Mallapiang
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.89040

Abstract

Abstrak. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pengenalan budaya dan kebiasaan kehidupan  dalam masyarakat Indonesia sehari- hari secara efektif dengan model pendampingan budaya berbasis experiential learning dengan harapan terhadap adanya peningkatan kemampuan interkultural setiap mahasiswa asing. Pengamatan efektifitas pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah dengan ukuran kualitatif-kuantitatif dengan 70 mahasiswa asing peserta Darmasiswa dan KNB dari 8 negara sebagai peseerta kegiatan, evaluasi didapat dan dilakukan melalui hasil kuesioner Intercultural Competence Scale, Focus Group Discussion, dan observasi partisipatif oleh beberapa dosen pendamping di lapangan. Pendampingan dilakukan melalui 4 alur kegiatan: pengenalan flora endemik Sulawesi, workshop pengenalan tenun tradisional, praktik dan pengenalan kuliner lokal, dan diskusi nilai budaya Bugis-Makassar tentang  filosofi "sipakatau, sipakalebbi, sipakainge" yang menjadi bagian materi pada kegiatan community services tersebut, kegiatan menanam padi bersama warga dan partisipan. Dimana setelah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tentang budaya dan kebiasaan masyarakat Bugis Makassar secara baik dikalangan para mahasiswa asing tersebut melalui kuisioner evaluasi yang dilakukan yang meng evaluasi pada seluruh aspek kemampuan interkultural para mahasiswa peserta. Skor evaluasi rata-rata naik sebelum kegiatan dan pasca kegiatan dengan kategori Baik. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemahaman nilai budaya lokal, diikuti kemampuan bahasa Indonesia dasar. Evaluasi kualitatif menegaskan bahwa peran dosen sebagai mentor budaya dan penghubung ke komunitas lokal Denassa menjadi faktor kunci dalam meminimalkan hambatan bahasa dan stres akulturasi.Kata kunci: pendampingan dosen, mahasiswa asing, kemampuan interkultural, kearifan lokal, Denassa Botanical Garden