Claudia Wuri Prihandini
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja Di SMA Negeri 3 Denpasar Ni Ketut Karisma Pebri Yani P; Claudia Wuri Prihandini; Ni Made Dwi Ayu Martini; Ketut Darmaja
Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus
Publisher : STIKES Permata Nusantara Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a period of psychological development during which individuals seek to discover their identity. Adolescents experience varied environments, social interactions, family dynamics, and educational settings. Negative peer influences can lead to juvenile delinquency, where parenting styles play a crucial role in shaping a child's behavior, attitudes, and personality. Proper parenting styles can reduce the likelihood of delinquent behaviors in adolescents. This study aims to determine whether there is a correlation between parenting styles and juvenile delinquency at SMA Negeri 3 Denpasar. This research employs a quantitative method with a descriptive correlation design using a cross-sectional approach, which means the study is conducted only once. The sampling technique used is purposive sampling, involving 188 respondents. Data analysis was performed using the Spearman rank test, yielding a correlation coefficient of 0.350. This indicates a moderate and positive correlation between parenting styles and juvenile delinquency, suggesting that better parenting styles are associated with decreased delinquency. Statistical tests revealed a p-value of <0.000, which is less than the significance level of α=0.05, confirming the correlation between parenting styles and juvenile delinquency at SMA Negeri 3 Denpasar.The study suggests that parents adopt parenting styles that promote moral development in children, fostering discipline and reducing delinquent behavior.
Pengaruh Storytelling dalam Pendidikan Personal Hygiene terhadap Kepatuhan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Anak Usia 6-7 Tahun di Sekolah Dasar Negeri 13 Sesetan Ni Nyoman Yudiarini; I Gusti Ayu Ratih Agustini; Claudia Wuri Prihandini
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 6 No 01 (2020): Jurnal Keperawatan Terapan (e-journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jkt.v6i01.1454

Abstract

Hand washing is one of the clean and healthy behaviors which has become a worldwide concern. Storytelling is one of the effective solutions to deliver health education to preschool students with the selection of appropriate tools depending on the method chosen, the childrens demand to learn, and the clients ability to learn. This study aimed to determine the effect of storytelling in personal hygiene education towards the compliance of hand washing with soap in children aged 6 until 7 years. This study was a pre experimental quantitative research with one groups pretest-posttest design. This study involved 32 respondents selected by total sampling technique. The compliance of hand washing with soap was measured using a questionnaire before and after the intervention. The results showed that the compliance of hand washing with soap during the pre test was mostly 87.5 percent in fewer adherences category. The majority of posttest compliance was 93.8 percent in the compliant category. Wilcoxon Sign Rank Test results obtained p value is 0.001. These results indicated that there was an effect of storytelling in personal hygiene education towards the compliance of hand washing with soap. It can be concluded that storytelling in personal hygiene education had a significant effect towards the compliance of hand washing with soap
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT BALIMED Devy Pandini; Claudia Wuri Prihandini; Ni Made Ari Sukmandari
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.288

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan plak di dinding arteri dan insidensinya meningkat dalam beberapa tahun terakhir. PJK merupakan penyakit yang paling umum terjadi dan meningkat di negara berkembang dengan pendapatan menengah dan rendah, salah satunya di Indonesia. Hal tersebut berhubungan dengan faktor risiko PJK salah satunya adalah aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan prevalensi PJK di Rumah Sakit Balimed Buleleng.  Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional untuk melihat hubungan aktifitas fisik dan prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK).  Jumlah sample sebanyak 96 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.  Hasil: Data penelitian diperoleh dari data rekam medis dan wawancara pasien untuk pengisian kuesioner aktivitas fisik. Uji korelasi Spearman Rank dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan antara dua variabel berskala ordinal yaitu aktivitas fisik dengan prevalensi PJK. responden dengan aktivitas fisik rendah sebanyak 40 responden dengan presentase 41.7%, responden dengan aktivitas fisik sedang sebanyak 43 responden dengan presentase 44.8%, dan responden dengan aktivitas fisik berat sebanyak 13 responden dengan presentase 13.5%. Variabel dikatakan memiliki korelasi jika nilai p
The Relationship Betwen Long Waiting for Schedule of Surgery With Anxiety of Patients Undergoing Elective Surgery at Bali Royal Hospital A.A. Ngurah Nara Kusuma; Claudia Wuri Prihandini; Kadek Pasek Adimulyawan; Ni Komang Matalia Gandari
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.316

Abstract

Pendahuluan: lamanya waktu tunggu jadwal operasi pasien yang menjalani operasi elektif dapat menyebabkan reaksi stres fisiologis maupun psikologis, yang mungkin menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang dialami pasien sebelum pembedahan akan memunculkan berbagai macam akibat diantaranya terjadi penundaan pembedahan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan lama menunggu jadwal operasi dengan kecemasan pasien yang menjalani operasi elektif di Rumah Sakit Bali Royal. Metode : Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif korelatif observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Studi dilakukan di Rumah Sakit Bali Royal dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel dengan teknik accidental sampling. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 6,7% dengan tingkat kecemasan ringan, 36,7% pada tingkat kecemasan Sedang dan 56,7% mengalami tingkat Kecemasan Berat. Diskusi : Diharapkan bagi tenaga perawat agar dapat memberikan KIE dan motivasi dalam pencegahan cemas bagi pasien yang menjalani waktu tunggu tindakan operasi elektif.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS KERAMBITAN I A.A. Ngurah Nara Kusuma; Claudia Wuri Prihandini; Ni Komang Matalia Gandari; Ida Ayu Gde Suryadewi
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.427

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi ketika tekanan darah di atas batas normal, Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa jika dibiarkan. Gangguan ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, hingga kematian sehingga diperlukan kepatuhan dalam minum obat agar dapat meminimalisir komplikasi. Kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh kepercayaan diri dalam berperilaku dalam pengobatan hipertensi atau yang disebut dengan self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Puskesmas Kerambitan I. Metode penelitian ini dilakukan dengan desain observasional analitik serta pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner efikasi diri secara umum dan kuesioner kepatuhan minum obat. Data dianalisis menggunakan uji spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertensi mempunyai self efficacy yang tinggi yaitu sebanyak 30 orang dengan persentase 65,2%, dan sebagian besar mempunyai kepatuhan minum obat yang tinggi yaitu sebanyak 21 orang dengan persentase 45,7%. Analisis hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan minum obat hipertensi diperoleh nilai p<0,001 sehingga dapat dikatakan ada hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan minum obat hipertensi di Puskesmas Kerambitan I. Rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perawat untuk selalu memberikan peningkatan self efikasi pasien sehingga kepatuhan dalam minum obat.