Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategy of Poor Family in Facilitating Children to Learn Online during the Covid- 19 Pandemic Joesa Yolandari; Fatmariza Fatmariza; Azwar Ananda; Yurni Suasti
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5139

Abstract

The purpose of this study is to analyze poor families in facilitating children's online learning. This is a strategy to solve family limitations in facilitating children during online learning. This research is a research with a literature review method. The results of this study can be seen that online learning is considered effective if it can provide convenience not difficulty for poor families, especially in terms of fulfilling children's facilities during the online learning process. There are several strategies that can be used to conduct online learning, including through whatsApp groups, classroom, zoom, facebook and many more. Families are expected to be able to meet the needs of children, especially facilities that support children learning while online so that children learn more effectively.
STRATEGI KELUARGA MISKIN DALAM MEMFASILITASI ANAK DIDALAM BELAJAR MEMBACA INFORMASI Joesa Yolandari
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.8214

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ada dua, pertama untuk mengidentifikasipersoalan yang dihadapi keluarga miskin pada masa pandemik terkaitbelajar daring. Kedua, upaya yang dilakukan oleh keluarga miskindalam mengatasi persoalan pembelajaran anak. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif, yang dilakukan di keluarga siswamiskin di SMP N 03 Bengkulu Selatan. Subjek penelitian ini ada 30orang informan yang terdiri dari orang tua anak dari keluarga miskin,anak dari keluarga miskin, guru, dan koperasi. Pengambilan subjekpenelitian ini menggunakan cara purposive sampling. Dalam pengujiankeabsahan data adalah triangulasi yang merupakan teknik pemeriksaankeabsahan data yang dilakukan dengan cara membandingkan data yangdiperoleh dari masing-masing narasumber. Tahapan analisa data Millesdan Huberman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini berhasil menemukan faktaberikut; terdapat 4 persoalan yang dihadapi keluarga miskin selamapandemik; (1) tidak memiliki tabungan untuk membeli fasilitas belajarberupa HP/Laptop; (2) tidak memiliki waktu untuk mendampingi anakbelajar; (3) tidak memiliki kemampuan akademik untuk mengajarianak; dan (4) mengalami depresi karena tidak memiliki pekerjaan.Situasi ini menunjukkan bahwa orang tua, senantiasa berupaya untukmenyediakan sarana/prasarana belajar pada masa pandemik Covid-19.Hal ini dapat dimaknai bahwa keluarga miskin sangatlah mementingkanpendidikan terutama bagi anak mereka.
IMPLEMENTASI NILAI KONSTITUSIONAL UUD 1945 DALAM PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH MENENGAH Joesa Yolandari; Batami, Flery; Yuli Fitriani; Jhoffy Eqraygi; Randes; Rari Ferera; Saskia Gita Sakanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53525

Abstract

Civic Education plays a strategic role in developing democratic, responsible, and constitutionally aware citizens in line with the principles outlined in the Republic of Indonesia's 1945 Constitution. However, globalization, the digital era, and the declining legal awareness among young people have created challenges in implementing constitutional values within educational settings. The purpose of this study is to examine how the 1945 Constitution's principles are used in civic education at secondary schools, identify supporting and inhibiting factors, and examine their contribution to students' constitutional awareness. This study used a descriptive method in conjunction with a qualitative approach. Information was gathered using literature reviews, observations of learning practices, and documentation, and were analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that constitutional values are implemented through three main dimensions: integration into classroom learning, strengthening democratic school culture, and encouraging student participation in democratic activities. Supporting factors include teacher competence, democratic school culture, the application of the Pancasila Student Profile with the Merdeka Curriculum Increasing Project Strength. Meanwhile, inhibiting factors consist of the dominance of cognitive-oriented learning, limited teacher competence, low digital literacy, and inadequate contextual teaching materials. The study determines that the application of constitutional values significantly contributes to strengthening students' legal awareness, democratic attitudes, and civic responsibility as citizens.