Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KARAKTER TRUSS MORPHOMETRICS PADA IKAN KEMPRIT (Ilisha megaloptera) FAMILIA PRISTIGASTERIDAE Tri Wijayanti; Suhestri Suryaningsih; Sri Sukmaningrum
Scripta Biologica Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.94 KB) | DOI: 10.20884/1.sb.2017.4.2.400

Abstract

The fish auction site at Ocean Fishing Port of Cilacap is one of the major fish landings sites in Indonesia. Fishes landed in this port mainly of large pelagic fish, bycatch, crustaceans including kemprit fish (Ilisha megaloptera Swainson,1839). Kemprit fish is a member of the family Pristigasteridae, which has an elongated body shape-sprawl. Fishers use this fish as the main ingredient to produce fish crackers and dried salted fish. Overfishing is the greatest threat to kemprit fish, and without conservation efforts the future population is uncertain. Fish farming is one right answer in kemprit fish conservation. However, information on this fish biology is insufficient. One of the biological aspects is sexual dimorphism, the morphological properties that can be used to distinguish between male and female fish. Truss morphometrics can measure the morphological traits differences of male and female. This technique in which the measurement of the distance Truss morphometrics in certain parts, by the benchmark points (dots Truss morphometrics), then compared with standard size. The result of the preliminary survey indicated that kemprit fish did not show sexual dimorphism, therefore truss morphometric technique applies to distinguish sexes of this fish. This research was a survey, and purposive sampling techniques were used to collect data. Data were then analyzed using the “t” test. The results showed that distinct truss distance between male and female fish was the distance between the anterior base of the dorsal fin to the anterior base of the ventral fins and the distance between the posterior base of the dorsal fin to the anterior base of the anal fin.
Analisis Truss Morphometrics dan Meristik Ikan Kembung (Rastrelliger brachysoma Bleeker, 1851) Iman Agus Faisal; Sri Sukmaningrum; Suhestri Suryaningsih
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 7 No 4 (2025): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2025.7.4.18366

Abstract

Ikan kembung (Rastrelliger brachysoma Bleeker, 1851) merupakan ikan yang banyak didaratkan di TPI Asemdoyong Pemalang. Ikan ini banyak ditangkap karena memiliki nilai ekonomis yang penting bagi masyarakat. Pengelolaan yang dapat dilakukan salah satunya dengan konservasi. Salah satu upaya konservasi ikan kembung adalah informasi taksonomik yang dapat digunakan sebagai pembeda ikan jantan dan betina yaitu performa morfologi, truss morphometrics, dan meristik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang performa morfologi, truss morphometrics dan merisitik yang dapat digunakan untuk membedakan ikan kembung jantan dan betina. Metode penelitian adalah survei dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel ikan kembung yang diperoleh sebanyak 60 ekor. Variabel yang diamati performa morfologi, truss morphometrics dan meristik. Paramater yang diukur yaitu rasio antara jarak truss dengan panjang standar. Karakter truss morphometrics yang diukur yaitu jarak truss yang sudah ditentukan sebanyak 12 titik. Performa morfologi yang diamati yaitu bentuk tubuh, posisi mulut, tipe sisik, bentuk sirip caudal, dan tipe gigi. Karakter meristik yang dihitung yaitu jumlah sisik garis rusuk, jumlah jari-jari keras dan lemah sirip dorsal I, dorsal II, ventral, pectoral, anal, ekor, jumlah keel, jumlah finlet, jumlah sisik di atas dan di bawah garis rusuk. Data hasil pengamatan performa morfologi dan meristik dianalisis secara deskriptif, pengukuran truss morphometrics dianalisis statistik dengan uji “Man Whiteney”. Hasil penelitian menunjukkan performa morfologi dan karakter meristik tidak dapat dijadikan sebagai pembeda ikan kembung jantan dan betina. Karakter truss morphometrics dapat dijadikan sebagai pembeda yaitu pada jarak pangkal depan sirip dorsal I sampai pangkal depan sirip ventral. Kata kunci : performa morfologi, meristik, truss morphometrics, Rastrelliger brachysoma.
Analisis Dimorfisme Seksual Ikan Jambrong (Terapon puta Cuvier,1892) Arriyadh Fuad Faujan; Sri Sukmaningrum; Suhestri Suryaningsih
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 8 No 2 (2026): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2026.8.2.20560

Abstract

Ikan Jambrong (Terapon puta Cuvier, 1892) merupakan salah satu spesies ikan demersal yang didaratkan di TPI Pemalang. Ikan Jambrong banyak disukai oleh masyarakat untuk diolah menjadi ikan segar dan ikan asin. Penangkapan yang dilakukan secara terus menerus dikhawatirkan populasi ikan Jambrong akan menurun. Ikan Jambrong tidak dapat dibedakan antara jantan dan betina atau tidak mempunyai dimorfisme sexual. Oleh karena itu, diperlukan informasi taksonomi ikan Jambrong dalam upaya konservasi yang meliputi karakter performa morfologi, meristik dan truss morphometrics pada ikan Jambrong. Tujuan penelitian ini mendapatkan informasi performa morfologi, meristik dan truss morphometrics yang dapat menjadi pembeda ikan Jambrong jantan dan betina yang didaratkan di TPI Pemalang. Metode yang digunakan survey, menggunakan teknik purposive random sampling. Sampel ikan Jamrong diperoleh dari TPI Pemalang sebanyak 57 ekor dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati yaitu performa morfologi, meristik dan truss morphometrics. Parameter yang diukur yaitu rasio antara jarak truss dengan panjang standar. Performa morfologi yang diamati yaitu bentuk tubuh, bentuk dan posisi mulut, bentuk sirip caudal, tipe sisik, dan tipe gigi. Karakter meristik yang diamati adalah jumlah jari-jari keras dan lemah pada sirip dorsal, anal dan pectoral, jumlah sisik garis rusuk, jumlah sisik di atas dan di bawah garis rusuk dan jumlah sisik yang mengelilingi batang ekor dan jumlah tapis insang. Karakter truss morphometrics yang diukur yaitu jarak truss yang sudah ditentukan sebanyak 14 titik. Data performa morfologi dan meristic dianalisis secara deskriptif sedangkan data truss morphometrics dianalisis menggunakan uji “t” pada program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan karakter performa morfologi dan meristik tidak dapat digunakan sebagai pembeda ikan jambrong jantan dan betina. Truss morphometrics dapat digunakan sebagai pembeda ikan jambrong jantan dan betina, yaitu pada bagian kepala, badan dan ekor ikan jantan secara umum memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih tinggi dibandingkan ikan betina. Kata kunci : dimorfisme seksual, ikan Jombrang (Terapon putra), morfologi, truss morphometrics