Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KAJIAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN VIRTUAL LAB Muhammad Ikhsan; Afdal Afdal
PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu kimia dalam pembelajarannya membutuhkan metode yang bersifat eksperimental sehingga membutuhkan kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa dengan penggunaan software virtual lab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari 23 siswa kelas XI keperawatan SMK Kesehatan Jamiatul Muttaqin Samarinda dan 1 guru mata pelajaran kimia. Variabel yang diukur adalah motivasi belajar siswa, data tersebut dikumpulkan dari hasil angket dan wawancara pada siswa dan guru. Hasil penelitian yang diperoleh adalah motivasi belajar kimia siswa dengan penggunaan software virtual lab pada praktikum titrasi asam dan basa dapat dikategorikan Tinggi dengan skor rata-rata 73,28 %. Software Virtual lab dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan dapat menjadi alternatif bagi sekolah yang tidak memiliki laboratorium kimia.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN SELF EFFICACY DENGAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA POKOK BAHASAN KOLOID Muhammad Ikhsan; Usman Usman; Iis Intan Widyowati; Indah Intan Permatasari N.S.
PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivation and self efficacy closely related with wilness of student to study and having good result in studying. The study learning mode that could spur motivation & self efficacy is inquiry learning mode. This research is suppose to: (1) Determine relation between motivation and study result by using inquiry learning mode. (2) Determine relation between self efficacy and study result by using inquiry learning mode. (3) Determine relation between motivation and self efficacy with study result by using inquiry learning mode.This research was being held at SMA Negeri 5 Samarinda in 2014/2015 academic year by using associative quantitative method. This research sample determinated by purposive sampling technique. The amount of samples were 32 students of XI IPA 1 class as research samples. The Analysis result shows that the average percentation of motivation overall is 72,96%. The Analysis result shows that the average percentation of self efficacy overall is 77,27%. Motivation and study result  has middle degree correlation (0,495), self efficacy and study result has middle degree correlation (0,501), and also relation between motivation and self efficacy with study result has middle correlation degree (0,537). The significance statistic result of biserial correlation by using F test is 5,267. It means that Ftest= 5,267> Ftable=3,33.  This result means that motivation and self efficacy have positive relation, with the expected result these two factors could work together in studentselves to helping them to get the good result in study. Keywords:Motivation, Self Efficacy, Study Result, Inqiury
ANALISIS PERMASALAHAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PEMBUATAN LKS PADA KURIKULUM 2013 YANG TERJADI PADA GURU KIMIA SMA DI KOTA SAMARINDA Maradona Maradona; Muhammad Ikhsan
PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/pm.v4i1.261

Abstract

Analisis permasalahan media pembelajaran dan pembuatan LKS yang terjadi pada guru kimia SMA di kota Samarinda. Metode penelitian secara kualitatif  diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi subjek dalam penelitian adalah 3 guru sebagai informan dan 3 responden. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang dihadapi guru kimia dalam membuat Media Pembelajaran kimia dengan pendekatan inkuiri yaitu, keterbatasan teknologi, belum optimal dalam merelevansikan media dengan kondisi kelas. Membutuhkan waktu lama dalam membuat media. Kesulitan dalam memvisualisasikan materi-materi abstark kimia. Permasalahan yang dihadapi guru dalam membuat LKS yaitu, kesulitan dalam membuat soal-soal yang kreatif, kesulitan dalam mengakomodir kontent dengan keadaan lapangan antara mains on dengan hand on, imajinasi, lebih bisa mengkontruksi konsep
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pendekatan Keterampian Proses Sains (KPS) Pada Tema 9 Siswa Kelas V SDN 015 Samarinda Tahun 2017/2018. Muhammad Ikhsan
PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 3 No. 3 (2018)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of student learning outcomes through the approach to science process skills. This research was conducted at SDN 015 Samarinda in 2017/2018 learning year. This research was conducted in class V of SDN 015 Samarinda. Research methods use classroom action research with research instruments, namely Learning Implementation Plans, Test Sheets, Student Sheets and Observation Sheets. Learning outcomes measured include cognitive and student skills. Based on the results of the description test and skill sheet students obtained in cycle 1 the average student score of 67.5, out of 32 students there were 14 students or 43% students who passed the  minimum review criteria and 18 students who did not pass the  minimum review criteria, with  minimum review criteria students 70. This was due to still lack of learning activities involving student skills. In Cycle 2, the teacher makes improvements to the learning cycle 1, the teacher guides students in an activity that can train students' skills through simple practical activities with objects around, so students through activities can think critically to answer problems students' science problems. In learning in cycle 2, there was an increase in the average student score of 78.5 and 29 students or 90.6% of students reached  minimum review criteria. Thus, the learning outcomes of Grade V students of SDN 015 in the 2018/2019 learning year can be improved through the Science Process Skills Approach.
ANALISIS KETERAMPILAN MENGUKUR DALAM PEMBELAJARAN DARING SISWA KELAS V DI SDN 015 SAMARINDA ULU TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Muhammad Ikhsan
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2021): June
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/pm.v6i1.815

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui pelaksanaan keterampilan mengukur pada keterampilan proses sains dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan keterampilan proses sains pada materi suhu dan kalor melalui aspek keterampilan mengukur dalam pembelajaran daring oleh siswa di SDN 015 Samarinda Ulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, subjek penelitian ini adalah guru wali kelas V di SDN 015 SamarindaUlusebagaiguruyangmelaksanakanpembelajaranmengenaiketerampilanmengukur,siswa kelas V yang mengikuti pembelajaran daring mengenai keterampilan mengukur, serta orang tua siswa kelas V yang mendampingi siswa di rumah selama melaksanakan pembelajaran daring. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi kemudian data dianalisis menggunakan teknik pegumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasisumber. Hasil penelitian mengenai analisis keterampilan mengukur dalam pembelajaran daring siswa kelas V di SDN 015 Samarinda Ulu tahun pembelajaran 2020/2021 dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan keterampilan mengukur yang dilaksanakan oleh guru wali kelas yakni dengan cara memberikan materi pembelajaran melalui aplikasi WhatApp dengan menyebarkan link video pembelajaran. Guru dan orang tua juga memiliki upaya yang dilakukan agar siswa selalu mengerjakan tugasmengenaipengukuranantaralaindenganselalumengingatkankepadasiswamengenaitugasyang telah diberikan guru, serta orang tua akan membantu anak mereka apabila mengalami kesulitan dalam melakukantugasdanmemberikansemangatkepadasiswadalammelakukantugasataupunmengerjakan tugas.Adapuntahap-tahappelaksanaanpembelajaranmengenaipengukuranyaituguruwalikelasakan memberikan penjelasan singkat mengenai proses pelaksanaan pembelajaran tentang pengukuran dan media praktikum yang akan digunakan sehingga siswa dapat langsung melakukan praktikum di rumah dengan dampingan orang tua, dan untuk melihat hasil praktikum siswa guru memberikan tugas kepada siswa berkaitan dengan hasil praktikum. Guru akan memberikan waktu tiga hari atau paling lambat setidaknya satu minggu bagi siswa untuk menyelesaikan tugas praktikum yang telah diberikan, kemudian untuk pengumpulan tugas setelah melakukan praktikum, siswa dapat mengumpulkannya melelui aplikasi whatsapp berupa foto praktikum serta tugas pengukuranwaktu.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BROSUR BERBASIS SAINS TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT PADA SISWA KELAS V SDN 003 SUNGAI PINANG TAHUN AJARAN 2019/2020 Muhammad Ikhsan
PENDAS MAHAKAM: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah research and development yaitu penelitian untuk mengembangkan produk bahan ajar di bidang pembelajaran. Penelitian ini telah dilaksanakan di SDN 003 Sungai Pinang. Penelitian ini didasarkan dari kurangnya keterampilan guru untuk mengembangkan bahan ajar sehingga pembelajaran terkesan sangat membosankan dan tidak menarik. Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat bagaimana peningkatan siswa dalam menyerap materi dan membuat sesuatu yang dapat dipraktekkan kedalam kehidupan bermasayarakat.Bahan ajar brosur ini dibuat melalui beberapa tahapan antara lain:Studi Pendahuluan,Perencanaan,Desain Produk, Validasi Produk, Uji coba Produk, Produk akhir. Kemudian produk di uji untuk mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar dan di validasi oleh ahli materi, ahli media serta oleh guru kelas. Dan data disajikan kedalam kelompok data kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi ahli materi mendapatkan rata – rata skor 80. Validasi ahli media dilakukan sebanyak 2 kali dan mendapatkan skor 85 Dan validasi oleh guru kelas memperoleh85.
Analisis Kesulitan Membaca Siswa Pada Kelas Rendah Di SDI Darul Falah 2 Samarinda Utara Hani Subakti; Muhammad Ikhsan; Andi Alif Tunru; Saldam Saldam
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 8, NO 3 (2021): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.522 KB) | DOI: 10.21093/twt.v8i3.3646

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Islam Darul Falah 2 Samarinda Utara. Tujuan penelitian adalah mengetahui kesulitan membaca siswa di SD Islam Darul Falah 2 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2020/2021. Adapun yang menjadi subjek penelitian yaitu siswa, guru, dan orang tua siswa. Pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Untuk uji keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi sumber. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian (1) pada siswa kelas I masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca yang disebabkan oleh (a) lambat memahami suatu kata dan belum bisa menyambungkan kata menjadi kalimat, meskipun demikian siswa tersebut sudah bisa mengeja, (b) kurangnya fokus pada diri siswa dan keinginan belajar yang rendah. (2) Pada siswa kelas II terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca yang disebabkan oleh (a) belum terlalu lancar dalam merangkai kata menjadi kalimat, (b) kurangnya perhatian dari orang tua siswa, dan (c) masih belum lancar dalam menyambungkan kata menjadi kalimat. (3) Pada siswa kelas III terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca yang disebabkan oleh (a) terkendala pada penglihatan dan berbicara yang masih terbata-bata sehingga menghambat dalam kegiatan membacanya, (b) kurangnya perhatian dari orang tua siswa. Di sisi lain orang tua memiliki peran yang sangat penting. Ini dikarenakan pembelajaran dilaksanakan secara dalam jaringan yang membutuhkan kehadiran orang tua sekaligus manjadi guru bagi anak ketika di rumah dalam membimbing anak belajar membaca.
PENINGKATAN SOFTSKILL ICT GURU MELALUI PEMBUATAN ANIMASI BAGI GURU SEKOLAH DASAR Muhammad Ikhsan
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.268 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v1i1.727

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan softskill guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi khususnya dalam pembuatan materi ajar menggunakan powerpoint. Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kebutuhan guru dalam pembelajaran online selama masa pandemic covid-19, sehingga dibutuhkan kemampuan dalam melaksanakan, merancang kegiatan pembelajaran digital berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode demonstrasi dan project bahan ajar. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terdapat peningkatan kemampuan dalam mengembangkan pembelajaran digital dilihat dari karya yang diciptakan oleh guru berupa animasi menggunakan powerpoint. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan Pelatihan ini memberikan beberapa materi yang mendukung pembelajaran berbasis digital atau online dengan memberikan pengetahuan pemanfaatan powerpoint untuk animasi sehingga menjadi bahan belajar yang interaktif