Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Islamic Symbols on Political Messages in Newspapers in Riau (Study in Regional Head Election 2017) Muhd Ar. Imam Riauan; Syukur Kholil; Ahmad Thamrin Sikumbang
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 2, No 1 (2019): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v2i1.177

Abstract

: This study seeks to find the process of constructing Islamic symbols in the political message of newspapers in Riau. The symbol of Islam in question is a symbol of Islam exposed by newspapers in Riau during the campaign of the regional head election of Pekanbaru City starting from October 26, 2016 to February 11, 2017. The theory used in this study is social construction theory, by Peter L .Berger and Thomas Luckmann. Peter L.erger who at the beginning of his development, this theory is a constructivist study in sociology to understand the interactions created by individuals as members of society in a continuous manner becomes a reality that is experienced together in social life. This research uses a constructivist approach to understand how the process of constructing Islamic symbols in political messages. The subjects of this study were 5 candidates for regional head of Pekanbaru City who were actively exposed by the media and used Islamic symbols in various campaign activities during the Campaign from 26 October 2016 to 11 February 2017. The object of the research was the construction of Islamic symbols exposed to newspaper in Riau. The results of this study indicate that the construction process is divided into two, namely the construction process that occurs because it is caused by the process of finding data and facts about the needs of the community and the construction process that appears as the identity of prospective regional heads.
Tradisi Manjapuik Marapulai Suku Minangkabau di Kota Medan (Kajian dalam Perspektif Komunikasi Islam) Kartini; Mailin; Ahmad Thamrin Sikumbang
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbolika.v8i1.5154

Abstract

Tradisi Manjapuik Marapulai tidak terlepas dari peristiwa komunikasi dimana proses komunikasi yang terjadi dilakukan oleh juru bicara dari masing-masing perwakilan baik dari keluarga anak daro atau mempelai wanita maupun marapulai atau pihak lelaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Manjapuik Marapulai pada etnik Minangkabau di Kota Medan dan menurut kajian perspektif komunikasi Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah para ketua adat Surau Tujuh Koto, IKBS Sumatera Utara, Minang Sati, Persatuan Keluarga Ulakan Tapakis Kataping Sumatera Utara (PKUTK), Ikatan Keluarga Tanjung dan Sikumbang. Hasil penelitian ini adalah pertama, persiapan Manjapuik Marapulai dengan tokoh adat ninik mamak di kediaman wanita dengan mempersiapkan dan menyajikan makanan tradisional, minuman, pakaian, emas dan uang sebagai nilai kasih sayang. Kedua, proses Manjapuik Marapulai di kediaman calon pengantin pria melalui proses penyambutan dengan membuka kata dari pihak anak daro dengan pihak marapulai. Prinsip komunikasi Islam sudah sesuai dengan konsep Qaulan Karima, Sadida, Ma’rufa, Sadida, Layina dan Baligho serta penerapan nilai komunikasi Islam dalam Manjapuik Marapulai pada etnik Minangkabau di Kota Medan yaitu bentuk komunikasi secara estetika dan budaya serta, partisipan yaitu untuk menguatkan makna rasa persaudaraan yang tinggi sesuai dengan prinsip Islam yaitu saling tolong menolong.
CEK TEKANAN DARAH DAN GOLONGAN DARAH DI DESA NAMU UKUR UTARA, KECAMATAN SEI BINGAI, KABUPATEN LANGKAT, PROVINSI SUMATERA UTARA Ahmad Thamrin Sikumbang; Celline Efrilia; Amelisa Putri; Yuda Adisti; Dinny Rahmayani Zebua
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18958

Abstract

Cek tekanan darah adalah salah satu kekuatan atau tenaga yang darah gunakan untuk melawan dinding arteri dan bisa diukur dengan menggunakan milimeter air raksa (mmHg). Tekanan darah dinilai dalam dua bentuk yaitu sistole dan diastole, Tekanan darah sistole adalah nilai pada saat jantung mengalami kontraksi, sedangkan diastole adalah nilai tekanan darah pada saat jantung mengalami relaksasi dan Cek golongan darah adalah pemeriksaan untuk mengetahui tipe golongan darah seseorang, termasuk rhesusnya. Penentuan golongan darah dilakukan berdasarkan jenis antigen dan antibodi spesifik yang berada di dalam sel darah.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan darah masyarakat yang ada di desa namu ukur utara,kecamatan sei bigai,kabupaten langkat, provinsi sumatera utara dan juga mengetahui golongan darah anak-anak di desa namu ukur utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui pendekatan kualitatif yang dimana dilakukan metode eksperimen secara langsung pada objek penelitian.