Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN FIKIH KONTEMPORER MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MAHASISWA AHWAL ASY-SYAKSIYYAH SEMESTER 4 DI STAI DARUSSALAM LAMPUNG: PENINGKATAN PEMAHAMAN FIKIH KONTEMPORER MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MAHASISWA AHWAL ASY-SYAKSIYYAH SEMESTER 4 DI STAI DARUSSALAM LAMPUNG Fitriyah; Nur Indah Sari; Siti Kholijah
JPPG : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Vol. 1 No. 1 (2023): Pengembangan Profesionalisme Guru
Publisher : LPPM STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low understanding of contemporary fiqh due to the discussion method used in learning. Where there were only a few students who played an active role, the rest were just silent and listened. This study aims to increase students' understanding of STAI Darussalam Lampung in Contemporary Jurisprudence Courses through problem-based learning models. The method in this study used the classroom action research (PTK) method by adopting the Kurt Lewin model using 4 stages, namely planning, action, observation and reflection. The subjects in this study were 4th and 6th semester students majoring in ahwal asy-syaksiyyah. The results of this study are that there is a significant increase in the ability to understand theory and students are able to think critically and thoroughly.
Kurikulum Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Nur Indah Sari; Fitriyah
ISLAM EDU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 01 (2024): Islam Edu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Islamic education philosophy perspective curriculum is based on a solid foundation, namely the Al-Qur'an and Hadith. This foundation guides every individual in carrying out their duties and functions as caliph and gaining eternal life in this world and the afterlife based on Islamic education. Philosophy plays an important role in achieving the general goals of education and directs that the curriculum designed contains Islamic values, and is in line with universally accepted truths. The purpose of this writing is to find out about the Islamic education curriculum, and the curriculum from the perspective of Islamic education philosophy. The results of writing this article show that through philosophy it can be determined how to determine the benchmarks for the success of the educational process, by referring to curriculum principles, including: Philosophical Principles, Sociological Principles, Organizational Principles, Psychological Principles. The Islamic education curriculum has its own characteristics which are based on principles and teaching materials based on the Koran and Hadith.
PERSEPSI NASABAH TERHADAP PENERAPAN AKAD MUDHARABAH DI BMT MITRA MADANI SYARIAH BRAJA SELEBAH LAMPUNG TIMUR Dewi Trismahwati; MOH. ABDUR ROHMAN WAHID; NUR INDAH SARI
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mudarabah has been one of the most popular goods among BMT Mitra Madani Syariah's customers. Mudharabah is expected to account for more than 60% of contracts in 2020. Meanwhile, BMT Mitra Madani Syariah has implemented mudharabah principles in accordance with Islamic law in its application. The goal of this study was to establish consumer perceptions of mudharabah implementation in BMT Mitra Madani Syariah, as well as the elements that influence it, based on the above description. This is a qualitative descriptive research project. Purposive sampling is a strategy for determining the participants. Five people are the focus of the research. According to the findings, the individuals had a positive opinion of mudarabah. acceptance does not come without justification. One of the causes is replaces bank interest with a sharing system. Another argument is that the rate system is seen as an unjust system for determining profit (revenue) that is particular to money lent, whereas company has the potential for profit or loss. Mudharabah, on the other hand, was seen as more fair since mudharabah paid attention to the possibility. Several things influence the perception that develops. Internal elements, which include psychological requirements, history, and experience, are the first. Psychological demands, such as mudhrabah contracts, are easier to fulfill and make it easier to continue the business. Other consumers' reported happiness with the mudharabah system is explained by stimulation. Keyword: Mudharabah System, Perception
PENDAMPINGAN GURU DALAM MENEMUKAN DAN MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA DI MI MIFTAHUL HUDA Nur Indah Sari; Damanhuri Damanhuri
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 01 (2021): PENGEMBANGAN KAPASITAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.597 KB) | DOI: 10.51226/pdl.v1i01.269

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi atas kepedulian pada hasil dan kualitas pembelajaran yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Diantara berbagai penyebab, salah satu unsur yang cukup dominan memberi kontribusi terhadap mutu lulusan adalah proses belajar dan pembelajaran yang dilaksanakan baik oleh guru maupun siswa, kesulitan belajar merupakan satu kondisi yang cukup dominan menghambat keberhasilan belajar pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan di Madrasah, difokuskan pada upaya pendampingan terhadap guru dalam menemukan dan mengatasi kesulitan belajar siswa dengan kegiatan refleksi pembelajaran yang dirinci dalam kegiatan-kegiatan : a) Menyusun instrumen refleksi pembelajaran, b) melakukan simulasi penggunaan instrumen refleksi pembelajaran, c)mendampingi guru dalam praktek menemukan bentuk-bentuk kesulitan belajar menggunakan instrumen refleksi pembelajaran, d) mendamping guru dalam mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi siswa dengan memanfaatkan hasil refleksi pembelajaran, e) mensilmulasikan pemanfaatan hasil refleksi pembelajaran. Secara kuantitatif keluaran kegiatan ini adalah diperolehnya draft instrument untuk menemukan dan mengatasi kesulitan belajar siswa, hasil penelusuran dan pengamatan para guru di kelasnya masing-masing disamping data rill komponen kesulitan belajar siswa di MI Miftahul Huda.
PENDIDIKAN SEKS BAGI REMAJA SEBAGAI TINDAKAN PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BEBAS DI MTs MIFTAHUL ULUM KEC. BRAJA SELEBAH KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Nur Indah Sari; Dewi Trismahwati; Sefriyanti; Redian Gani
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN EKONOMI DI ERA DIGITAL
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.203 KB) | DOI: 10.51226/pdl.v1i2.373

Abstract

ABSTRAK Masa remaja adalah masa dimana rasa ingin tahu berkembang pesat terhadap segala hal, menyukai hal-hal yang menantang. Kebanyakan tanpa diikuti oleh pertimbangan yang matang. Salah satunya adalah masalah seksual. Adanya rasa penasaran yang tinggi terhadap pengetahuan tentang seks menyebabkan remaja melakukan perilaku seks bebas. Sehingga berdampak pada masa depan dan cita-cita yang sudah direncanakan. Bahkan terkadang harus putus sekolah tanpa menuntaskan kewajibannya dalam menuntut ilmu. Guna mencegah timbulnya perilaku seks bebas tersebut, dilaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pendidikan seks terhadap siswa kelas VIII MTS Miftahul Ulum. Tahapan yang digunakan pada sosialisasi adalah dengan terlebih dahulu melakukan survey sasaran, persiapan, pelaksanaan kegiatan hingga evaluasi kegiatan. Setelah mendapatkan materi pendidikan seks, siswa menjadi antusias karena pengetahuan yang mereka miliki semakin bertambah. Mereka jadi memahami pendidikan seks sebagai sesuatu bekal pengetahuan untuk masa depan, bukan lagi hal tabu seperti yang dirasakan sebelumnya. Kata Kunci : Remaja, Pendidikan Seks ABSTRACT Adolescence is a time where curiosity develops rapidly towards all things, likes challenging things. Mostly without being followed by careful consideration. One of them is sexual problems. The existence of a high curiosity about knowledge about sex causes teenagers to engage in free sex behavior. So that it has an impact on the future and goals that have been planned. Sometimes they even have to drop out of school without completing their obligations in studying. In order to prevent the emergence of free sex behavior, socialization activities regarding sex education were carried out for class VIII MTS Miftahul Ulum students. The stages used in the socialization are to first conduct a target survey, preparation, implementation of activities to evaluation of activities. After getting sex education materials, students become enthusiastic because their knowledge is increasing. They come to understand sex education as a provision of knowledge for the future, no longer a taboo subject as it was felt before. Keyword : Adolescence, Sex Education
PELATIHAN ASESMEN DALAM KURIKULUM MERDEKA DI YAYASAN MIFTAHUL HUDA KECAMATAN BUMI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Nur Indah Sari; Laila Nursafitri
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1560.597 KB) | DOI: 10.51226/pdl.v3i1.492

Abstract

The implementation of community service activities (PKM) aims to provide training to RA, MI, MTs, and MA teachers at the Miftahul Huda Foundation, Bumi Agung District, East Lampung Regency regarding assessment in the independent curriculum. This activity is carried out through expository and discussion methods. This activity consists of: (1) presenting the flow of understanding the independent curriculum; (2) presentation of material regarding assessment in the independent curriculum; (3) discussion; and (4) activity evaluation. The number of activity participants is as many as 20 teachers who teach various subjects. The response given by the service partners was very good, so that this service activity could be carried out smoothly and the participants were actively involved in discussion and question and answer activities. The results obtained from the PKM activities are that the teacher's knowledge and understanding of the independent curriculum and the assessment or evaluation contained in the independent curriculum increases, so that teachers can better prepare and carry out this curriculum. Merdaka curriculum can run well in schools. However, various seminar, training and workshop programs need to be continuously improved to strengthen teacher knowledge and skills in implementing the independent curriculum, especially at the student learning assessment stage.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM KELUARGA MELALUI KEGIATAN PENGAJIAN DI MAJLIS TA’LIM DESA BUMI TINGGI LAMPUNG TIMUR Nur Indah Sari; Fitriyah Fitriyah
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v3i2.540

Abstract

Majlis Ta’lim mempunyai peran strategis dalam pembentukan karakter umat Islam khususnya bagi keluarga di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan non formal, peran penting ini perlu mendapatkan perhatian dan prioritas guna menginternalisasikan nilai-nilai penguatan pendidikan karakter (PPK) yang selama ini digaungkan oleh pemerintah. Pasalnya, program PPK tidak akan meraih pencapaian maksimal tanpa mendapatkan dukungan masyarakat sebagai bagian dari tripusat pendidikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah ceramah dan diskusi melalui aktivitas pengajian di majlis ta’lim. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan wawasan, antusias dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun karakter. Masyarakat bersama pengurus majlis Ta’lim bersedia berperan aktif dalam membangun karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong melalui kegiatan sosial keagamaan.
PEMBINAAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE IQRA’ BIL QALAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN PADA PESERTA DIDIK MADRASAH TSNAWIYAH NU 14 SIDOREJO Fitriyah Fitriyah; Nur Indah Sari
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v3i2.647

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pembinaan membaca al-qur’an kepada siswa/siswi MTs. Ma’arif NU 14 Sidorejo agar dapat membaca dan menulis al qur’an dengan baik dan benar. Metode pengabdian ini adalah Community Based Research (CBR). Metode CBR yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan social demi terwujudnya keadilan sosial. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta didik belajar membaca dan menulis al-Qur’an dengan menggunakan al-qur’an tulis follow the line. Peserta didik menulis penggalan ayat al-qur’an dan membaca apa yang ditulis.Untuk kedepannya program ini akan terus berlanjut agar dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis pada peserta didik
PEMANFAATAN GOOGLE SUITES DAN POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BAHAN AJAR PAI DI SMK DARUL HIDAYAH LAMPUNG TIMUR Damanhuri Damanhuri; Nur Indah Sari; Jamiluddin Yacub; Ahmad Ardiansyah; Muhammad Gus Nur Wahid
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v4i2.751

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru PAI di SMK Darul Hidayah, Lampung Timur, melalui pemanfaatan Google Suites dan PowerPoint dalam mengembangkan bahan ajar yang lebih kreatif dan interaktif. Program ini dilaksanakan dengan metode pelatihan intensif, pendampingan praktis, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test, yang melibatkan delapan guru Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan guru dalam membuat bahan ajar digital, mengelola kelas virtual menggunakan Google Classroom, serta melakukan asesmen siswa melaluiGoogle Forms. Selain itu, penggunaan Google Slides dan PowerPoint interaktif juga terbukti dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI. Namun, beberapa tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan akses internet, adaptasi guru terhadap teknologi, serta keterbatasan perangkat bagi siswa. Solusi yang diterapkan meliputi penyediaan materi offline, pendampingan berkelanjutan, dan penerapan metode blended learning. Sebagai tindak lanjut, disarankan pembentukan komunitas guru digital, program pelatihan lanjutan, serta evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan integrasi teknologi dalam pendidikan PAI. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dapat meningkatkan kualitas pengajaran serta memberikan dampak positif bagi pendidikan agama Islam di era digital.
MODEL PEMBINAAN AKHLAK BERBASIS PENDEKATAN TASAWUF UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI MORAL REMAJA DI SMK DARUL HIDAYAH Damanhuri Damanhuri; Nur Indah Sari; Ahmad Ardiyansyah; Muhammad Gus Nur Wahid
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v5i2.1037

Abstract

This article aims to develop and implement a Sufism-based moral development model to enhance adolescents’ moral resilience at SMK Darul Hidayah; the program employed a participatory action approach through structured mentoring, reflective practices (muhasabah), spiritual habituation (dhikr), group discussions, and continuous evaluation involving students and teachers; the findings indicate a significant improvement in students’ self-awareness, emotional regulation, discipline, and moral decision-making, which are reflected in more responsible, respectful, and ethical behavior in both academic and social environments; and this study contributes an applicable and replicable model of Sufism-based moral education by integrating spiritual values with contemporary character education approaches, offering a practical framework for strengthening adolescent morality in vocational education settings.