Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ERGATIFITAS DALAM PEMBERITAAN KEBAKARAN GEDUNG KEJAKSAAN AGUNG Herpindo Herpindo; Muhammad Yusdi
Salingka Vol 18, No 2 (2021): SALINGKA, Edisi Desember 2021
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v18i2.542

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk menguraikan sisi lain dari konstruksi ergatif dengan diatesis anti-pasif pada pemberitaan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung yang selama ini hanya dilihat sebagai konstruksi nominatif akusatif yang berdiatesis aktif-pasif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak terhadap penggunaan konstruksi ergatif dalam pemberitaan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung. Tata Bahasa Grammatikal Transformatif Grammatical Transformative Approach dengan struktur pohon sintaksis digunakan sebagai analisis data. Hasil analisis data menunjukkan semua transitif setelah S yang tidak memiliki pemarkah morfologis meN- merupakan verba ergatif yang anti pasif. Konstruksi ergatif ditandai dengan transitif + ꝋ, intransitif + ꝋ, dan intransitif ke – an. Dengan kata lain penggunaan konstruksi ergatif dalam pemberitaan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung bertujuan untuk membuat bangunan sintaksis yang mengedepankan peran objek sebagai inti kalimat dengan perlakuan FN S sama dengan FN O berbeda dengan FN A dengan pivot S/O.
Psikologi Tokoh Utama dalam Novel William Karya Risa Saraswati: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Indah Purika Sari; Mursia Ekawati; Herpindo Herpindo
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): REPETISI VOLUME 6 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v6i2.4243

Abstract

Penelitian “Psikologi Tokoh Utama dalam Novel William Karya Risa Saraswati: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow” dilatarbelakangi oleh adanya berbagai konflik yang terjadi pada tokoh utama dalam novel William yang berpengaruh pada psikologisnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan psikologi tokoh utama dalam novel William karya Risa Saraswati berdasarkan psikologi humanistik Abraham Maslow. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menganalisis dan menafsirkan data, serta menyimpulkan data. Hasil penelitian ini adalah tokoh utama hanya dapat memenuhi satu tingkat kebutuhan yaitu kebutuhan fisiologis. Kebutuhan fisiologis tersebut meliputi makan, tidur, dan tempat tinggal. Empat kebutuhan di atasnya tidak dapat dipenuhi oleh tokoh utama sehingga berpengaruh pada psikologisnya. Empat kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan rasa aman, cinta dan memiliki, harga diri, serta aktualisasi diri yang tidak dapat dipenuhi. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa berdasarkan teori humanistik Abraham Maslow terdapat 26 data yang menunjukan kondisi psikologi tokoh utama mengalami gangguan.Kata kunci: humanistik Abraham Maslow, psikologi sastra, tokoh utama.
Struktur Konstituen Bahasa Indonesia: Kajian Tata Bahasa Leksikal Fungsional dan Tipologi Herpindo Herpindo; Sri Wulandari; Muhammad Nur Afiq; Maftukhin Ariefian; Muhammad Khoirul Huda
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2438

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki banyak kekhasan dalam kajian struktural. Kekahsan tersbut dapat dilihat dari pandangan morfologis, sintaksis, hingga tipologi. Penelitian ini menguji korespondensi struktur konstituen (str-k), fungsional (str-f) serta hubungan tipologisnya. Dalam menguji Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe deskriptif. Data dalam penelitian ini menggunakan 2 jenis data yaitu primer yang bersumber dari tuturan yang diperoleh dari penutur asli bahasa, sedangkan data primer yang merupakan data tulisan diperoleh dari buku tata bahasa, sumber tulisan ilmiah yang valid, dan tulisan-tulisan yang relevan sesuai dengan kriteria penelitian. Beberapa temuan penting dalam penting dalam penelitian ini setelah dilakukan uji korespondensi str-k dan str-f serta hubungan tipologisnya didapatkan bahwa dalam konstruksi bahasa Indonesia pendekatan TLF masih relevan dengan kesemestaan dalam kondisi entri leksikal, pola str-f dan str-k masih bisa berterima pada bentuk nomiatif akusatif (diatesis aktif dan pasif). Sedangkan pada pola bahasa ergative TLF tidak berterima karena dianggap tidak tuntas disebabkan oleh masalah verba dalam ergatif memiliki sifat perilaku intransitif.