Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Empty Chair Technical Group Guidance and Self Talk Improve Interpersonal Communication Skills Fauzi Aldina; Teuku Fadhli
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 3, No 4 (2020): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v3i4.1339

Abstract

This study aims to examine the impact of empty chair technique group guidance and self-talk techniques to improve interpersonal communication skills of students at SMA Unggul Sigli. The research method used was experimental design, randomized pretest-posttest comparison group design involving 20 research subjects who were selected proposively from 82 students. The results showed that the empty chair technique and self-talk technique were effective to improve students' interpersonal communication skills with the difference in the level of effectiveness of the self-talk technique group counseling higher than the empty chair technique. Empty chair technique group guidance and self-talk techniques are effective to improve interpersonal communication skills of SMA Unggul Sigli students.
PERAN DAN UPAYA PEMERINTAHAN DAERAH UNTUK MEWUJUDKAN GENERAL MILENIAL YANG GOOD CITIZENSHIP DI DESA TUNTUNGAN II Teuku Fadhli; Herawati, Putri; Dinda Muhajirina; Ad’dhan Dhita; Balqisthi Ega Wanda; Faisal Halim Soritaon Harahap; Fatimah Azzahra; Lailatul Mahpuja Dasopang; Nabila Tawaqal Ainy Kusuma; Putri Nabilah; Sophie Zafira Tanjung; Ulfa Khoirunnisa
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v2i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan upaya orang tua dalam mewujudkan generasi milenial yang good citizenship di desa Tuntungan II. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Untuk mendapatkan data peneliti terjun langsung ke lapangan untuk melakukan wawancara kepada orang tua di Desa Tuntungan II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran dan upaya orang tua dalam mewujudkan generasi milenial yang good citizenship di Desa Tuntungan II masih belum sepenuhnya baik. Ini terbukti bahwa (a) orang tua memberikan pendidikan agama untuk anaknya, memberikan les tambahan untuk mengurangi waktu bermain yang berlebihan. (b) orang tua tidak melakukan kekerasan dalam menasehati anaknya. (c) masih adanya anak yang merokok karena pengaruh lingkungannya. (d) orang tua memberikan batasan waktu anak dalam bermain gadget atau handphone.
KONSTITUSI INDONESIA DALAM MENJAMIN HAK WARGA NEGARA Teuku Fadhli; Siregar, Sarah Syafitri; Al Fatha, Khairani; Rahimah, Fahdhyta Nur; Siregar, Alfauji; Anggraini, Lilis; Pertiwi, Kamila Nanda; Pasaribu, Indah Permata Sari; Fitri, Ayu Aida; Purba, Nazwi Haliza
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v3i1.207

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara hukum. Pada negara hukum, penyelenggaraan ketatanegaraan diatur dengan sebuah konstitusi hukum.  Salah satu ciri negara hukum adalah terjaminnya hak warga negaranya, yang diatur dalam konstitusi nasional. Sebagai negara hukum, Indonesia memiliki konstitusi, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Pancasila. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tentang Konstitusi Indonesia dalam Menjamin Hak Warga negara. Penelitian kualitatif dengan metode dokumentasi dipilih dalam tulisan ini untuk mengungkap data dengan teknik content analysis. yang berkaitan dengan konstitusi Indonesia dalam menjamin hak warga negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak dan kewajiban warga negara berdasarkan pancasila dan konstitusi ialah hak-hak tidak dapat dipisahkan dari diri manusia. Siapapun yang berada di wilayah hukum negara Republik Indonesia hak-hak asasi manusia di-akui dan dilindungi. Begitupun kewajiban menaati hukum dan pemerintahan dengan tidak ada pengecualian. Peran mahkamah konstitusi dalam menjamin hak konstitusional warga negara ialah sebagai pengawal konstitusi, agar konstitusi selalu dijadikan landasan dan dijalankan secara konsisten oleh setiap komponen negara dan masyarakat.