Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI RASIO KONTROL PROSES BAHAN CAIR PADA MINI-PLANT MULTI-PRODUK MULTI-JALUR BAGIAN PENGISIAN Yogi Sulistyopambudi; Muhamad Rifa'i; Ratna Ika Putri
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i12.4484

Abstract

Sistem Kontrol Proses selalu mengalami perkembangan, salah satunya dengan adanya SIEMENS SIMATIC S7400, yang memiliki banyak fitur di dalamnya yang dapat memudahkan pengontrolan suatu mini-plant. Seperti pengontrolan pada laju aliran bahan cair. Dengan memanfaatkan fitur pada PCS7 S7400 yakni CFC(Continuous Function Chart),dan SFC(Sequence Function Chart) yang memudahkan pengontrolan dalam suatu mini-plant yang dapat dilakukan secara otomatis oleh operator. Pengkoneksian dan pengaturan aktuator atau sensor pada mini-plant dapat dilakukan karena dilengkapi dengan modul interface SIMATIC ET200SP dan Software Simatic PCS7 (Process Control System)yang memudahkan pengoprasian dan penyetingan komunikasi serta pembuatan program. Pada kontrol laju aliran air yang menggunakan metode Rasio Kontrol pada CFC dengan rasio 2:1 dari tangki reaktor 1 dan 2 dengan perolehan nilai error 3% dengan pembacaan nilai aktual sebesar 5 mL/s pada sensor aliran 1 (kecepatan putaran motor pompa maksimal 12V), pada setpoint sebesar 5 mL/s(kecepatan putaran motor pompa maksimal 12V).
IMPLEMENTASI FEED FORWARD FEEDBACK CONTROL PROSES PENGISIAN MINI PLANT BAHAN CAIR Artahsasta Bima Prafista; Muhamad Rifa'i; Ratna Ika Putri
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i1.4646

Abstract

Feedforward feedback control merupakan sistem kontrol yang dapat digunakan secara efektif untuk mempercepat tanggapan sistem pengendalian sehingga sesuai dengan setpoint yang dikehendaki. Disturbance merupakan suatu permasalahan yang banyak dijumpai pada kendali proses. Oleh karena itu, perlu sebuah metode untuk meminimalkan efek gangguan tersebut. Feedforward feedback control digunakan ketika single-loop tidak lagi dapat digunakan dan terdapat variabel tambahan berupa modulasi aliran air. Selain itu variabel pada secondary control harus mengidentifikasikan gangguan yang ekstrim, mempunyai hubungan sebab akibat dari valve ke secondary control, mempunyai respon keluaran yang lebih cepat daripada primary control. Dengan variable aliran air sebagai disturbance rata-rata sebesar 50 ml/s dapat mengurangi deviasi terhadap set point sebesar 30 % sehingga sistem pengisian berkerja dengan baik ketika metode feedforward control tercapai. Dengan kontrol motor pompa untuk megendalikan disturbance sehingga didapat keselarasan antara volume dan aliran air. Ketika volume mencapai setpoint maka aliran air sebagai disturbance akan dieliminasi pada parameter Kp = 3,189, Ti = 45 s sehingga mampu mencapai Steady state pada 17,5 s dan overshoot maksimal sebesar 3,45 %. Dan kombinasi dengan Kontrol feedback dengan parameter Kp = 7,999 dan Ti = 684,5 s, Td = 3,4 s mampu mencapai settling time pada 26 s
Perancangan Aplikasi Web Berbasis ERP Menggunakan Metode Waterfall Untuk Pengelolaan Sales dan Marketing Pada PT Dunia Sandang Pratama Muhamad Rifa'i; Agus Salim
Joutica Vol 10 No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jti.v10i2.1402

Abstract

Tantangan yang dihadapi perusahaan yang memiliki misi menjadi One Stop Garment Supplier ini menjadi sangat kompleks pada dunia komputerisasi saat ini. PT Dunia Sandang adalah perusahaan yang menyediakan berbagai kebutuhan garmen dan kelengkapan lainnya. Penelitian ini menyoroti pembuatan aplikasi web berbasis ERP untuk pengelolaan Sales dan Marketing pada PT Dunia Sandang Pratama menggunakan metode Waterfall. Aplikasi ini dirancang untuk pengelolaan bisnis berbasis website yang dapat mengintegrasikan berbagai unit bisnis dalam perusahaan seperti pengelolaan customer, penjualan, keuangan, dan produksi serta sumber daya menjadi sebuah sistem tunggal yang terintegrasi secara kuat dengan platform umum untuk arus informasi. Pendekatan melalui metode Waterfall dengan sistem yang dibuat cukup relevan dengan perencanaan yang matang yang dibuat sejak awal dan jelas dengan beberapa fitur yang tetap, dokumentasi yang terperinci, seperti rancangan UI/UX, struktur database dan spesifikasi teknis,  serta kemudahan dalam mengontrol pengembangan progres aplikasi, yang membantu menghindari keterlambatan dan memastikan bahwa semua fitur dan desain telah selesai sebelum aplikasi diluncurkan. Pendekatan metode Waterfall memastikan bahwa setiap tahap pengembangan dilakukan secara sistematis, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berpotensi memberikan manfaat dalam pengelolaan customer, penjualan, dan produksi. Penerapan ERP dalam sistem ini dirancang untuk mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan, membantu pengurangan biaya operasional, serta mendukung upaya peningkatan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja internal perusahaan dan mendukung perkembangan bisnis secara berkelanjutan.
Collaboration of Actor Networks From The Hexa Helix Perspective in Tourism Development at The Buthak Mountain Climbing Base Camp - Panderman Batu City Hendra Riskianto; Muhamad Rifa'i; Warter Agustim
International Journal of Management and Business Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : International Research & Development for Human Beings (IRDH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to assess the degree of collaboration between each elemental Hexa Helix and identify factors that support and inhibit tourism development at the Buthak Mountain Climbing Basecamp - Panderman, Batu City. This type of research is descriptive with a qualitative approach. A purposive sampling technique was used to determine the informant group, consisting of the Perhutani government, PT. Manggala Teknologi Nusantara as an investor, Tribhuwana Tunggadewi University Malang as an academic, the Tuyomerto Forest Village Community Institution, the Public Relations department of Buthak Mountain Climbing Basecamp - Panderman, and the Affected Community as consumers and tourists. Data analysis using the Miles, Huberman, and Saldana 2014 method consists of data collection, condensation, presentation, and conclusion. The results of the collaborative research of the network of actors with a hexa helix perspective in tourism development in Mount Buthak - Panderman, Batu City, involve many parties, such as the government represented by Perhutani as the conception, manager, and regulator of various policies, PT Manggala Teknologi Nusantara as an investor who makes investments, the Tribhuwana Tunggadewi University of Malang represented by the Dean of the Faculty of Economics as an academic, Community Institutions represented by LMDH Tuyomerto, Basecamp Public Relations as the media, and Ignasius Reza Hernando as consumers and tourists who visit Mount Buthak - Panderman, Batu City. The six actors fulfill all the elements of Hexa Helix. Each actor plays their respective roles and collaborates well in developing tourism in Gunung Buthak - Panderman, Batu City. Supporting factors include the involvement of each element of Hexa Helix and the full support of the local government and management.