Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Kelembagaan Ekonomi Desa melalui Peningkatan Kapasitas dan Tata Kelola BUMDes di Desa Bonelemo Fasih Fasih; Erwin Erwin; Putu Ananda Devi Nugraha; Andi Nur Wahyuningsih; Sulkifrah Sulkifrah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.2990

Abstract

Pembangunan ekonomi desa berbasis komunitas menempatkan kelembagaan ekonomi lokal sebagai faktor kunci dalam mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan sebagai institusi ekonomi desa yang tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai mekanisme tata kelola yang menjembatani kepentingan pemerintah desa, masyarakat, dan pasar. Namun demikian, banyak BUMDes masih menghadapi keterbatasan kapasitas kelembagaan, tata kelola, dan kemampuan manajerial yang berdampak pada rendahnya kinerja dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan tata kelola kelembagaan BUMDes di Desa Bonelemo, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode pelaksanaan meliputi pemetaan aset desa secara partisipatif, diskusi kelompok terarah, pelatihan manajemen dan keuangan BUMDes, pendampingan pengelolaan unit usaha, serta penguatan sistem administrasi dan akuntabilitas kelembagaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus BUMDes terhadap prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel, penguatan kapasitas manajerial, meningkatnya partisipasi masyarakat, serta tersusunnya rencana pengembangan usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi kelembagaan desa melalui peningkatan kapasitas dan tata kelola BUMDes merupakan strategi efektif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
INSTITUTIONAL ECONOMICS AND HUMAN CAPITAL AS DRIVERS OF LABOR MARKET TRANSFORMATION: A STRUCTURAL PERSPECTIVE FROM INDONESIA Erwin Erwin; Dirmansyah Darwin; Adi Zulkarnaen; Muh Fardan Ngoyo; Hafid Sumarwadji
Journal of Institution and Sharia Finance Vol. 9 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, UIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joins.v9i1.11001

Abstract

Labor market transformation from traditional to modern sectors is a critical milestone for economic development, yet regional disparities in emerging economies persist. This study investigates the impact of human capital and institutional quality on labor market transformation across 34 provinces in Indonesia over the period of 2015–2025. Employing a panel data regression with a Fixed Effect Model (FEM) approach on 374 observations, and controlling for economic growth and regional investment, the empirical results reveal that both human capital and institutional quality significantly drive the structural shift of labor toward the industrial and service sectors. Specifically, higher educational attainment and better democratic governance accelerate the absorption of labor into high-productivity sectors. Furthermore, economic growth and investment act as robust catalysts in this structural transformation. These findings suggest that to optimize the demographic dividend, regional policymakers must not rely solely on physical investment but should synergize aggressive human capital development with institutional governance reforms
Perbandingan Ketepatan Passing Menggunakan Kaki Dominan Dan Non Dominan Pada  UPT SPF SD Negeri IKIP 2 Gilberth Alik Kurniadi; Erwin Erwin; Leoreysta Fadly; Muh Ariq Syahrir
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ketepatan passing menggunakan kaki dominan dan non-dominan pada pemain futsal. Passing merupakan teknik dasar penting dalam futsal yang menentukan kelancaran permainan dan efektivitas kerja sama tim. Banyak pemain lebih mengandalkan kaki dominan, sehingga kemampuan kaki non-dominan sering terabaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen sederhana. Sampel terdiri atas 15 pemain futsal berusia 15–25 tahun yang melakukan tes passing menggunakan kaki dominan dan non-dominan masing-masing lima kali percobaan. Data diperoleh melalui observasi dan pencatatan hasil akurasi terhadap target. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara ketepatan passing menggunakan kaki dominan dan non-dominan, di mana kaki dominan memiliki tingkat akurasi lebih tinggi. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor kekuatan otot tungkai, koordinasi gerak, pengalaman latihan, dan kepercayaan diri pemain. Berdasarkan temuan ini, pelatih futsal disarankan untuk memberikan latihan seimbang pada kedua kaki agar pemain mampu meningkatkan kemampuan passing secara merata dan fleksibel dalam situasi pertandingan.