Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penilaian Status Gizi Balita Berdasarkan IMT dan LiLA Dalam Upaya Deteksi Dini Stunting Nisa Ardhia; Rury Narulita Sari; Anindita Hasniati Rahmah; Sundari
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/pemnqt26

Abstract

Pendahuluan. Stunting adalah gangguan pertumbuhan balita yang menyebabkan pertumbuhan anak yang lebih lambat dari normal dan memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang. Salah satu upaya pemerintah dalam menangani kasus stunting adalah dengan peningkatan dan perbaikan status gizi. Pengukuran status gizi balita diperlukan untuk mendeteksi stunting pada balita. Ini dapat dilakukan dengan mengukur Indeks Masa Tubuh balita dan lingkar lengan atasnya, yang kemudian menghasilkan klasifikasi status gizi. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi balita berdasarkan ukuran lingkar lengan atas dan Indeks Masa Tubuh. Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Al Hasanah Kabupaten Magetan pada tanggal 7 Januari 2025 dengan sampel penelitian berjumlah 20 anak. Dalam melaksanakan penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa pita lingkar lengan atas, grafik indeks masa tubuh terhadap usia, serta wawancara sebagai instrument pelengkap. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak yaitu 18 anak (80%) memiliki status gizi yang baik dan 2 anak (20%) lainnya memiliki status gizi kurang. Dari hasil wawancara didapatkan bahwa anak yang memiliki status gizi yang baik mempunyai pola makan yang baik juga serta pola asuh dan social ekonomi yang baik sehingga menunjang pemberian gizi seimbang pada anak, begitu sebaliknya dengan anak gizi kurang. Orang tua perlu mendapatkan sosialisasi terkait dengan kondisi status gizi anak sehingga bisa memantau serta mencegah terjadinya stunting pada anak.
Kajian Faktor Determinan Rendahnya Pemanfaatan Pelayanan ANC Terpadu Pada Ibu Hamil Nisa Ardhianingtyas; Sundari; Lailatul Istiqomah
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v5i1.2304

Abstract

Data yang dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan pada tahun 2024 menunjukkan bahwa dari 359 sasaran ibu hamil, hanya 245 ibu hamil yang mendapatkan layanan antenatal care (ANC) terpadu sesuai standar, yang menunjukkan bahwa cakupan ANC terpadu masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya pemanfaatan pelayanan ANC terpadu pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode analitik yang dilakukan serentak satu waktu (Cross Sectional). Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2026 di Puskesmas Sukomoro Magetan. Populasi dan sampel berjumlah 27 orang, menggunakan total sampling. Kuesioner merupakan instrument untuk mengambil data primer, sedangkan data sekunder diambil dari Buku KIA. Analisa data menggunakan uji regresi logistic, setelah dayta terkumpul. Berdasarkan penelitian ini didapat hasil bahwa faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan pelaksanaan ANC Terpadu adalah faktor pengetahuan dan faktor resiko kehamilan. Hasil Uji Regresi Logistik menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut nilai p-value < α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Didukung dengan adanya beberapa hasil penelitian yang menyebutkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan resiko kehamilan terhadap pelaksanaan ANC Terpadu.
Pemberdayaan Ibu Balita dalam Pemantauan Mandiri Status Gizi Melalui Buku KIA Sundari Sundari; Rury Narulita Sari; Lutfiah Indriyani
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 3 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v3i2.28704

Abstract

Status gizi yang baik pada balita berperan penting dalam mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi tersebut adalah Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Meskipun demikian, pemanfaatan Buku KIA oleh masyarakat masih belum sepenuhnya optimal, yang terlihat dari masih adanya buku yang belum diisi secara lengkap. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas ibu dalam melakukan pemantauan status gizi balita secara mandiri melalui pemanfaatan Buku KIA. Program dilaksanakan menggunakan metode edukasi kesehatan dengan desain pretest–posttest pada 10 ibu yang memiliki balita. Kegiatan mencakup penyampaian materi, demonstrasi penggunaan Buku KIA, serta pendampingan praktik dalam membaca kurva pertumbuhan anak. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 5,2 menjadi 8,2, sedangkan skor keterampilan meningkat dari 22,6 menjadi 38,8. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai praktik dan pendampingan mampu meningkatkan kompetensi ibu dalam melakukan pemantauan pertumbuhan balita. Optimalisasi penggunaan Buku KIA dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan keluarga untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan masalah gizi pada anak.