Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uji Usability Dengan Metode Cognitive Walkthrough Dan System Usability Scale (SUS) Pada Situs Web STT Wastukancana Meriska Defriani; Mochzen Gito Resmi; Irsan Jaelani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 1 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v4i1.2072

Abstract

Situs web STT Wastukancana merupakan salah satu media informasi mengenai kegiatan institusi, baik untuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun masyarakat luas. Selain sebagai media informasi, situs web STT Wastukancana juga terhubung dengan berbagai sistem informasi yang ada di institusi seperti sistem informasi akademik. Kemudahan pencarian informasi dan pengalaman yang baik saat menggunakan situs web tersebut sangatlah penting. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan evaluasi antarmuka dengan melakukan pengujian usability. Aspek usability yang dievaluasi adalah learnability, effectiveness, efficiency, dan satisfaction. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode cognitive walkthrough pada 10 orang responden, baik yang belum atau sudah pernah menggunakan situs web STT Wastukancana dan system usability scale (SUS) pada 20 responden yang sudah pernah menggunakan situs web STT Wastukancana. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai aspek learnability sebesar 96%, effectiveness sebesar 96%, efficiency sebesar 0,07 detik, dan aspek satisfaction dengan nilai SUS 86,25 dan acceptability ranges berada di kategori acceptable. Rekomendasi perbaikan usability situs web STT Wastukancana terdiri dari dua jenis rekomendasi, yaitu perbaikan antarmuka dan perbaikan sistem.
PEMBANGUNAN APLIKASI PENGGAJIAN DENGAN SISTEM SKALA TUNGGAL BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING Nur Fauziah; Irsan Jaelani; Minarto
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 3 (2023): EDISI 17
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v5i3.3217

Abstract

Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta merupakan Kementerian yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan dalam bidang agama juga mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang ke agamaan dalam pemerintahan negara. Pada saat ini penggajian di Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta sudah terkomputerisasi dengan menggunakan Microsoft Excell. Namun dalam pengolahan data menggunakan Microsoft Excel tersebut sering menyebabkan terjadinya risiko kesalahan dalam memasukkan rumus bisa berdampak pada data yang dihasilkan. Misalnya perhitungan menjadi tidak tepat atau data tidak dapat terbaca. Lalu jika terjadinya resiko kesalahan dalam menginput data sehingga terjadinya kesalahan berkas dokumen dan keterlambatan dalam menginformasikan slip gaji kepada para pegawai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk membangun sebuah aplikasi penggajian di Kantor Kementerian Agama agar dapat mempermudah sebuah hal untuk membantu pekerjaan dalam membuat, mengubah, menyimpan, menyampaikan informasi dan menyebarluaskan informasi secara cepat dan berkualitas. Laporan ini dibuat menggunakan metode pengembangan sistem dengan menggunakan metode Exreme Programming dengan tahapan-tahapan yang akan dilewati yaitu : Perencanaan, Perancangan, Pengkodean dan Pengujian. Dengan menggunakan Bahasa pemrograman UML dan database MySQL. Hasil pembuatan aplikasi penggajian di Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta dilengkapi berbagai fitur yang dapat diakses oleh dua aktor yakni admin dan pegawai.
Implementation of Model-View-ViewModel and Clean Architecture in Android Mobile App Development Meriska Defriani; Irsan Jaelani; Leonard Putra Sanjaya; Rezha Shahidzinda
CoreID Journal Vol. 4 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : CV. Generasi Intelektual Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60005/coreid.v4i2.163

Abstract

Android applications are capable of assisting users in managing activities effectively, including the management of school tasks. However, in the development process, several issues often arise, such as code complexity, low maintainability, and difficulties in further development. These problems are generally caused by the lack of a clear separation between business logic and the user interface. Therefore, the implementation of an appropriate software architecture is necessary. One widely used approach is Model-View-ViewModel (MVVM). The MVVM concept is able to separate the user interface from the business logic. In addition to MVVM, Clean Architecture is another approach that provides a solution for building well-structured systems. Clean Architecture divides an application into several layers, such as presentation, domain, and data. Previous studies have implemented either the MVVM or Clean Architecture independently. In addition, these architectures have been applied using different development frameworks and programming languages. Although several studies have successfully implemented both MVVM and Clean Architecture in mobile application development, their implementation has generally not been extended to unit and instrumentation testing. In this study, a mobile application was developed by implementing the MVVM concept and Clean Architecture using the Kotlin programming language and Room as the local data storage solution. The development of an application using Extreme Programming (XP) Software Development Method. The developed application was tested using unit testing and instrumentation testing with the JUnit, Mockito, Espresso, and Room Testing frameworks. The testing process was conducted across three application layers, namely the presentation, domain, and data layers, with a total of nine test files evaluated modularly. The test results showed that all executed scenarios were successfully passed. The test results demonstrate that the implementation of MVVM and Clean Architecture improves application modularity, allowing each layer to be tested independently. It shows that by implementing MVVM and Clean Architecture, the program code becomes more organized, structured, easier to understand, and easier to be tested. In addition, due to the low coupling between components, the code is more maintainable and easier to extend in the future.