Miftahul Faizin
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Furniture Pada CV. Indomeuble Menggunakan Metode TOPSIS Miftahul Faizin; Asep Jamaludin; Kamal Prihandani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 2 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v4i2.2884

Abstract

CV. Indomeuble merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri furniture yang berada didaerah Jepara Jawa Tengah. Berdasarkan data dari www.dataindustri.com, penjualan furniture untuk pasar luar negeri tidak stabil penjualannya bahkan cenderung menurun, hal tersebut disebabkan salah satunya karena supplier furniture memiliki kualitas yang berbeda-beda. Untuk Mengatasi permasalahan tersebut, CV. Indomeuble memerlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan supplier terbaik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode TOPSIS, metode ini memiliki beberapa tahapan yaitu: membuat matriks keputusan, normalisasi matriks keputusan, membuat normalisasi matriks terbobot, menentukan solusi ideal positif dan negatif, menghitung jarak solusi ideal positif dan negatif, menghitung nilai preferensi. Pada penelitian ini terdapat 3 supplier yaitu: Modern Stone, Mandiri Jok, dan Jati Lestari. Selain itu terdapat 5 kriteria yaitu: bahan baku, mahir dalam konstruksi kayu, pengiriman, alat kerja, harga. Berdasarkan penerapan metode TOPSIS didapatlah Jati Lestari yang menjadi supplier terbaik dengan nilai preferensi sebesar 1.
PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI DALAM PENDIDIKAN Ifa Fatkhatul Izzahi; Ilham Fahmi; Muhamad Faizin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3354-3364

Abstract

Lembaga pendidikan (pada semua jenjang dan tingkatan) memiliki tugas penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal. Dalam posisi ini, institusi pendidikan harus mempersiapkan diri agar sejalan dengan perkembangan zaman, karena sumber daya manusia yang handal adalah yang sesuai dengan tuntutan zaman. Sejumlah lembaga pendidikan berkompetisi untuk membangun model sekolah yang dapat memfasilitasi potensi peserta didik. Perubahan budaya hierarkis dari satu sudut pandang dapat lebih mengembangkan eksekusi, tetapi juga dapat gagal jika tidak disiapkan dan diawasi dengan baik. Namun, jika Anda tidak mengubah budaya hierarkis, sementara iklim berubah, Anda harus yakin akan menghadapi kekecewaan. Pada dasarnya perubahan harus dilakukan untuk memiliki opsi untuk menjaga diri dari ketegangan yang serius. Namun, yang ingin Anda fokuskan adalah menyadari kapan waktu yang tepat untuk melakukan perubahan pada budaya otoritatif. Perubahan dalam budaya otoritatif penting dengan asumsi ada pergantian peristiwa alami yang tak terhindarkan, sekali lagi perubahan sering kali merupakan kebutuhan dalam asosiasi, dalam iklim kejam yang tidak dapat disangkal, penting untuk membangun produktivitas untuk mengimbangi intensitas atau pengembangan lebih lanjut administrasi kepada klien. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan penelitian kepustakaan sehingga metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka.
Islamic Values-Based HRM and Its Impact on Student Achievement in Islamic Education Muhamad Faizin; Rudi Sulaeman; Cepi Budiyanto; Ilham Fahmi; Muchdjabir Wahid
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 3 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i3.243

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Islamic values-based management of teaching and educational staff and its impact on improving student academic achievement. This study employed a qualitative approach, utilizing a field study design involving 15 informants, comprising study program heads, lecturers, educational staff, and students. Data were collected through in-depth interviews, observations of academic activities, and reviews of performance documents and SOPs for human resource management, then analyzed using the Miles & Huberman interactive model. The results showed that the integration of Islamic values ​​​​contributed significantly to improving student achievement, with the average GPA increasing from 3.50 to 3.83 and the on-time graduation rate increasing from 78% to 93% in the last four years. Recruitment based on value alignment, competency development that combines pedagogical and ethical dimensions, and performance evaluation with moral and academic indicators has a positive effect on student motivation and achievement. The field findings show that the value of shura fosters participatory leadership and collective accountability; amanah enhances the personal integrity of teaching staff; ihsan promotes a culture of quality and learning innovation; while itqan serves as the basis for work excellence and academic rigor. Analytically, this finding extends the theories of Value-Based Human Resource Management and Transformational Leadership by incorporating an Islamic spiritual dimension, which has been shown to influence organizational behavior and student learning outcomes. The novelty of this research lies in the empirical evidence that the integration of Islamic values ​​into HRM functions at the study program level directly improves student achievement, and it presents a theoretical synthesis between modern educational management practices and Islamic spirituality that has previously been rarely empirically explored in the context of Islamic higher education in Indonesia.