Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Supplier Furniture Pada CV. Indomeuble Menggunakan Metode TOPSIS Miftahul Faizin; Asep Jamaludin; Kamal Prihandani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 4 No 2 (2021): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v4i2.2884

Abstract

CV. Indomeuble merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri furniture yang berada didaerah Jepara Jawa Tengah. Berdasarkan data dari www.dataindustri.com, penjualan furniture untuk pasar luar negeri tidak stabil penjualannya bahkan cenderung menurun, hal tersebut disebabkan salah satunya karena supplier furniture memiliki kualitas yang berbeda-beda. Untuk Mengatasi permasalahan tersebut, CV. Indomeuble memerlukan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menentukan supplier terbaik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode TOPSIS, metode ini memiliki beberapa tahapan yaitu: membuat matriks keputusan, normalisasi matriks keputusan, membuat normalisasi matriks terbobot, menentukan solusi ideal positif dan negatif, menghitung jarak solusi ideal positif dan negatif, menghitung nilai preferensi. Pada penelitian ini terdapat 3 supplier yaitu: Modern Stone, Mandiri Jok, dan Jati Lestari. Selain itu terdapat 5 kriteria yaitu: bahan baku, mahir dalam konstruksi kayu, pengiriman, alat kerja, harga. Berdasarkan penerapan metode TOPSIS didapatlah Jati Lestari yang menjadi supplier terbaik dengan nilai preferensi sebesar 1.
PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI DALAM PENDIDIKAN Ifa Fatkhatul Izzahi; Ilham Fahmi; Muhamad Faizin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3354-3364

Abstract

Lembaga pendidikan (pada semua jenjang dan tingkatan) memiliki tugas penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal. Dalam posisi ini, institusi pendidikan harus mempersiapkan diri agar sejalan dengan perkembangan zaman, karena sumber daya manusia yang handal adalah yang sesuai dengan tuntutan zaman. Sejumlah lembaga pendidikan berkompetisi untuk membangun model sekolah yang dapat memfasilitasi potensi peserta didik. Perubahan budaya hierarkis dari satu sudut pandang dapat lebih mengembangkan eksekusi, tetapi juga dapat gagal jika tidak disiapkan dan diawasi dengan baik. Namun, jika Anda tidak mengubah budaya hierarkis, sementara iklim berubah, Anda harus yakin akan menghadapi kekecewaan. Pada dasarnya perubahan harus dilakukan untuk memiliki opsi untuk menjaga diri dari ketegangan yang serius. Namun, yang ingin Anda fokuskan adalah menyadari kapan waktu yang tepat untuk melakukan perubahan pada budaya otoritatif. Perubahan dalam budaya otoritatif penting dengan asumsi ada pergantian peristiwa alami yang tak terhindarkan, sekali lagi perubahan sering kali merupakan kebutuhan dalam asosiasi, dalam iklim kejam yang tidak dapat disangkal, penting untuk membangun produktivitas untuk mengimbangi intensitas atau pengembangan lebih lanjut administrasi kepada klien. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan penelitian kepustakaan sehingga metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka.
Islamic Values-Based HRM and Its Impact on Student Achievement in Islamic Education Muhamad Faizin; Rudi Sulaeman; Cepi Budiyanto; Ilham Fahmi; Muchdjabir Wahid
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 3 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i3.243

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Islamic values-based management of teaching and educational staff and its impact on improving student academic achievement. This study employed a qualitative approach, utilizing a field study design involving 15 informants, comprising study program heads, lecturers, educational staff, and students. Data were collected through in-depth interviews, observations of academic activities, and reviews of performance documents and SOPs for human resource management, then analyzed using the Miles & Huberman interactive model. The results showed that the integration of Islamic values ​​​​contributed significantly to improving student achievement, with the average GPA increasing from 3.50 to 3.83 and the on-time graduation rate increasing from 78% to 93% in the last four years. Recruitment based on value alignment, competency development that combines pedagogical and ethical dimensions, and performance evaluation with moral and academic indicators has a positive effect on student motivation and achievement. The field findings show that the value of shura fosters participatory leadership and collective accountability; amanah enhances the personal integrity of teaching staff; ihsan promotes a culture of quality and learning innovation; while itqan serves as the basis for work excellence and academic rigor. Analytically, this finding extends the theories of Value-Based Human Resource Management and Transformational Leadership by incorporating an Islamic spiritual dimension, which has been shown to influence organizational behavior and student learning outcomes. The novelty of this research lies in the empirical evidence that the integration of Islamic values ​​into HRM functions at the study program level directly improves student achievement, and it presents a theoretical synthesis between modern educational management practices and Islamic spirituality that has previously been rarely empirically explored in the context of Islamic higher education in Indonesia.
Analysis of Learning Methodology Management from the Perspective of Instructional Process Component System Management Muhamad Faizin; Paisal Aripin; M. Mashuri Nurkulla; Ahmad Subagyo
TA'DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): In Press
Publisher : STAI Al-Mas'udiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69768/jt.v4i1.133

Abstract

This study aims to analyze the management of learning methodologies implemented at SMP IT Ash Shiddiqiyyah Tangerang Selatan from the perspective of Instructional Process Component System Management (MSKPI). The study focuses on instructional practices, student engagement, curriculum implementation, and the integration of Islamic educational values in classroom learning. This research employed a qualitative descriptive approach through observation, documentation, and literature review. The findings indicate that instructional activities are still predominantly teacher-centered, with lecture methods more dominant than collaborative and student-centered learning approaches. The implementation of Problem Based Learning, Project Based Learning, and technology integration has not been fully optimized. From the MSKPI perspective, instructional components such as planning, implementation, media utilization, and evaluation have not been systematically integrated. The study concludes that improving instructional quality requires strengthening active learning strategies, enhancing teacher competencies, integrating educational technology effectively, and aligning instructional management with the Merdeka Curriculum and Islamic educational values.
Strategi Manajemen Pendidikan Berbasis Aswaja dalam Pembentukan Habitus Keislaman Santri: Studi Sosiologi Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Yatim Nahdlatul Ulama Karawang Taufik Mustofa; Muhamad Faizin; Hinggil Permana; Saprialman Saprialman; Neng Barkah Aprilianti; Intan Despiani
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi manajemen pendidikan berbasis Ahlussunnah wal Jama‘ah (Aswaja) dalam pembentukan habitus keislaman santri di Pondok Pesantren Yatim Nahdlatul Ulama Karawang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus sosiologi pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kegiatan dan kebijakan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan habitus keislaman santri dilakukan melalui empat strategi utama: (1) penyusunan kurikulum yang menanamkan nilai Aswaja, (2) pembiasaan ibadah dan akhlak dalam kehidupan asrama, (3) keteladanan kiai sebagai figur moral dan simbol otoritas spiritual, serta (4) inovasi manajemen yang adaptif terhadap perkembangan sosial. Nilai-nilai Aswaja seperti tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i‘tidal (adil), dan tasamuh (toleran) menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan praktik pendidikan. Strategi ini terbukti efektif dalam menanamkan karakter religius yang kontekstual, moderat, dan berkelanjutan di tengah perubahan sosial masyarakat.
Desain Organisasi Pendidikan Islam dalam Mengelola Keberagaman SDM Profesional Muhamad Faizin; Baenuri Baenuri; Nasuhi Nasuhi; Ahmad Subagyo
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1015

Abstract

Lembaga pendidikan Islam pada era kontemporer menghadapi tantangan kompleks yang berkaitan dengan tuntutan profesionalisme, akuntabilitas publik, serta keberagaman latar belakang profesional sumber daya manusia (SDM). Dalam praktiknya, keberagaman profesional SDM sering kali belum dikelola secara optimal karena desain organisasi yang masih bersifat administratif dan kurang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain organisasi lembaga pendidikan Islam sebagai instrumen strategis dalam mengelola keberagaman profesional SDM secara efektif dan bernilai Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis kritis terhadap literatur manajemen organisasi, manajemen sumber daya manusia, serta kajian manajemen pendidikan Islam. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain organisasi yang jelas, adaptif, dan berbasis kompetensi mampu mengoptimalkan keberagaman profesional SDM sebagai modal strategis kelembagaan. Integrasi nilai-nilai Islam, seperti amanah, keadilan, musyawarah, dan ihsan, ke dalam struktur, sistem kerja, dan budaya organisasi terbukti memperkuat profesionalisme SDM, kohesi organisasi, serta kinerja lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa keberagaman profesional SDM bukan merupakan hambatan struktural, melainkan potensi strategis yang dapat meningkatkan mutu, daya saing, dan keberlanjutan lembaga pendidikan Islam apabila dikelola melalui desain organisasi yang tepat.
Pemberdayaan Peserta Didik melalui Program Literasi Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Telukambulu, Batujaya, Karawang Ilham Fahmi; Muhamad Faizin; Taufik Mustofa; Nur Aini Farida; Saprialman; Nadila
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v9i1.4913

Abstract

This community engagement program aims to empower students through an Arabic literacy enhancement model implemented at MA Mathla’ul Anwar Telukambulu, Batujaya, Karawang. The main problems identified include low reading comprehension, limited vocabulary mastery, and the absence of sustainable literacy culture among students. The mentoring strategy involved workshops for teachers, development of literacy modules, classroom mentoring, student literacy projects, and creative media integration. The implementation demonstrated significant improvements in students’ reading ability (38%), writing accuracy (41%), and vocabulary acquisition (25–35 new words per student). The program also produced creative outputs such as Arabic literacy corners, vocabulary posters, and student-made Arabic mini anthologies. This study concludes that Arabic literacy-based empowerment contributes effectively to enhancing student competency and fostering a sustainable literacy culture within the madrasah environment.