Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JAMETECH

Analisa perpindahan panas melalui selubung bangunan menggunakan aplikasi coolpack Luh Putu Ike Midiani; I Wayan Adi Subagia; I Kadek Dwiana; I Putu Merta Adnyana
Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.415 KB) | DOI: 10.31940/jametech.v2i3.114-118

Abstract

Dalam sebuah bangunan, kenyamanan termal penghuni, efisiensi energi, dan pembangunan berkelanjutan merupakan syarat yang harus terpenuhi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengontrol perpindahan panas dan mengelola aliran panas dalam hunian tersebut. Selubung bangunan dengan kinerja termal yang baik dapat mengurangi konsumsi energi yang digunakan untuk pemanasan dan pendinginan serta meningkatkan efisiensi energi bangunan. Oleh karena itu, parameter termodinamika selubung bangunan merupakan informasi penting untuk simulasi energi bangunan dan meningkatkan efisiensi energi bangunan yang ada. Penelitian ini menganalisis kinerja termal dinding bangunan dan konsumsi energi bangunan dengan menggunakan aplikasi coolpack. Pengetahuan tentang konduktifitas termal bahan, temperatur lingkungan, dan pemilihan ketebalan dinding menjadi dasar untuk merancang selubung bangunan yang benar. Desain selubung yang baik atau pemasangan insulasi termal yang bak dan benar akan menjamin kinerja termal yang baik, mengurangi polusi dan biaya energi yang rendah yang dibutuhkan untuk memanaskan dan mendinginkan bangunan. Aplikasi coolpack mengevaluasi distribusi temperatur di dinding dan menghitung ketahanan termal lapisan, koefisien perpindahan panas keseluruhan dan laju aliran panas.
Analisa kinerja FCU menggunakan diagram psikrometri Made Ery Arsana; Luh Putu Ike Midiani; Arbyansyah Darmawan
Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology Vol. 2 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.025 KB) | DOI: 10.31940/jametech.v2i3.119-122

Abstract

Air Handling Unit (AHU) ataupun Fan Coil Unit, sebagai salah satu sistem untuk pemanasan dan pendinginan ruang untuk sismtem HVAC. AHU/FCU menjadi salah satu pendukung dari konsumsi energi di gedung-gedung yang menggunakan sistem HVAC terutama jenis AC Central. Sistem HVAC mengkonsumsi sekitar 60% dari seluruh konsumsi energi dalam sebuah hunian/gedung konsumen energi tunggal terbesar di gedung komersial, sehingga perlu upaya penghematan energi untuk menghemat sumber daya, mengurangi polusi dan emisi CO2 ke lingkungan. Artikel ini membahas tentang FCU yang digunakan pada AC central dan melakukan perhitungan performnsi pada FCU. Pengukuran performansi FCU dilakukan dengan tujuan mengukur konsumsi energi sistem FCU, kualitas udara dalam ruangan dan kenyamanan termal di FCU Perhitungan performansi dengan menggunakan diagram Psikrometrik dapat digunakan sebagai acuan untuk melakukan penghematan energi. Perhitungan yang dilakukan dengan metodologi ini dapat diperbaiki dengan memperhatikan faktor beban peralatan tambahan dan efisiensi peralatan tambahan untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat dan akurat. Penggunaan program simulasi dapat digunakan sebagai validasi dari perhitungan secara manual untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat dan akurat untuk perbaikan performansi FCU.
Pengaruh sistem distribusi air pada cooling pad terhadap performansi evaporative cooling I Kadek Dwiana; Luh Putu Ike Midiani; I Dewa Gede Agus Tri Putra
Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology Vol. 3 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jametech.v3i2.87-91

Abstract

Evaporative cooling works by sucking air from the environment, then the air is in contact with a pad that is dripping with water on the front side of the blower/fan. Water soaks the pad at the top and the rest of these droplets will fall into the water tank below. Water is circulated from the water tank to the top of the pad with the help of a pump. The cold air coming out of the pad will be blown by the blower/fan into the environment, and the cooling process takes place. Data collection was carried out to obtain the performance of the Evaporative Cooling system made from zeolite by measuring the temperature and RH of the air at several positions, namely outside the conditioned room, after passing through the pad and in the conditioned room. Also recorded is air flow velocity, voltage and current from fans and pumps. Two different water distribution conditions were carried out, namely with the spray pad method and the soaked pad method. Data were collected every 10 minutes for 8 hours. Data were collected for 5 consecutive days. The EC system is an alternative air conditioning system that is environmentally friendly and low energy use. Using a cooling pad material that is environmentally friendly and has the ability to stay wet will make the EC system operate properly. The use of zeolite as a cooling pad material with the ability to absorb and store water is a cooling pad material that needs to be considered. It is still necessary to continue to improve the dimensions and pore structure of the zeolite cooling pad in order to improve the water absorption and storage process.