Tazza Novaya Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DAN FINANCIAL PERFORMANCE SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Tazza Novaya Sari; Prima Rosita Arini Setyaningsih
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 8, No 1: Mei 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v8i1.2373

Abstract

Pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan baru berupa restriksi atau pembatasan yang bertujuan untuk mengurangi penyebaran kasus Covid-19 yang saat ini tengah melanda dunia. Akan tetapi, peraturan ini ternyata berdampak pada perekonomian Indonesia, termasuk perusahaan manufaktur Indonesia. Aturan ini kemungkinan dapat berdampak pada kinerja keuangan perusahaan yang nantinya dapat memicu kebangkrutan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pada financial distress dan financial performance perusahaan manufaktur antara sebelum dan selama pandemi Covid-19 terjadi. Financial distress diukur menggunakan model Grover Score dan financial performance diukur menggunakan Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan data perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2020. Pengujian yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Statistik Deskriptif, Uji Normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada financial distress, Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) perusahaan manufaktur antara sebelum dan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat penurunan pada nilai Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE), serta penurunan pada nilai Grover Score yang menunjukkan kenaikan kemungkinan terjadinya financial distress.