Prima Rosita Arini Setyaningsih
STIE YKPN YOGYAKARTA

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DAN FINANCIAL PERFORMANCE SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Tazza Novaya Sari; Prima Rosita Arini Setyaningsih
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 8, No 1: Mei 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v8i1.2373

Abstract

Pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan baru berupa restriksi atau pembatasan yang bertujuan untuk mengurangi penyebaran kasus Covid-19 yang saat ini tengah melanda dunia. Akan tetapi, peraturan ini ternyata berdampak pada perekonomian Indonesia, termasuk perusahaan manufaktur Indonesia. Aturan ini kemungkinan dapat berdampak pada kinerja keuangan perusahaan yang nantinya dapat memicu kebangkrutan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pada financial distress dan financial performance perusahaan manufaktur antara sebelum dan selama pandemi Covid-19 terjadi. Financial distress diukur menggunakan model Grover Score dan financial performance diukur menggunakan Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan data perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2020. Pengujian yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Statistik Deskriptif, Uji Normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov, dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada financial distress, Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) perusahaan manufaktur antara sebelum dan selama pandemi Covid-19 berlangsung. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat penurunan pada nilai Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE), serta penurunan pada nilai Grover Score yang menunjukkan kenaikan kemungkinan terjadinya financial distress.
Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Pulau Kalimantan Prima Rosita Arini Sita
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 2, No 2: November 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.963 KB) | DOI: 10.26486/jramb.v2i2.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang positif dari belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi terhadap kesejahteraan ekonomi, dan belanja ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat di Pulau Kalimantan. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan (APBD) Pemerintah Daerah di Pulau Kalimantan tahun 2006 hingga tahun 2013. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan analisis Partial Least Square (PLS). Pengujian ini dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Pulau Kalimantan. Dari hasil pengujian diperoleh hasil bahwa: 1) Belanja Modal memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, 2) Pertumbuhan Ekonomi memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, 3) Belanja Modal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat. 
PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP INVESTASI SWASTA DI INDONESIA DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Prima Rosita Arini; Manggar Wulan Kusuma
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 5, No 1: Mei 2019
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.039 KB) | DOI: 10.26486/jramb.v5i1.611

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah perekonomian suatu negara dalam jangka panjang, karena merupakan ukuran utama keberhasilan pembangunan dan hasilnya akan dapat dinikmati masyarakat sampai di lapisan paling bawah. Investasi swasta merupakan faktor penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan untuk meningkatkan investasi swasta diperlukan peran belanja modal dan Pendapatan Asli Daerah. Apabila nilai PAD suatu daerah meningkat maka dapat dikatakan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut juga tinggi. Jika tingkat kesejahteraan masyarakat suatu daerah tinggi maka kecenderungan yang ada adalah tingginya tingkat konsumsi masyarakat di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara belanja modal, investasi swasta, PAD, dan pertumbuhan ekonomi. Objek penelitian ini adalah seluruh provinsi yang ada di Indonesia kecuali Kalimantan Utara karena baru diresmikan menjadi provinsi di Indonesia pada tahun 2012.  Penelitian ini menggunakan data keuangan daerah dan data investasi swasta di seluruh provinsi di Indonesia dari tahun 2010-2016. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Partial Least Square (PLS).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi antara belanja modal dan investasi swasta adalah hubungan yang positif dan signifikan, hubungan yang terjadi antara PAD dan investasi swasta menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan. Pengujian hubungan yang terjadi antara belanja modal dan pertumbuhan ekonomi memiliki hasil negatif dan tidak signifikan. Hubungan yang terjadi antara PAD dan pertumbuhan ekonomi adalah positif dan signifikan, dan begitu pula untuk hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan investasi swasta.
PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, DAN UKURAN KAP TERHADAP AUDIT DELAY YANG DIMEDIASI OLEH KUALTIAS AUDIT Manggar Wulan Kusuma; Prima Rosita Arini
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 6, No 1: Mei 2020
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v6i1.934

Abstract

Laporan keuangan digunakan perusahaan untuk berkomunikasi dengan pihak internal dan eksternal dalam memberikan informasi kinerja perusahaan yang diperlukan dalam pengambilan keputusan. Perusahaan go public wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan disertai laporan auditor independen kepada Bapepam selambat-lambatnya akhir bulan ketiga (90 hari) setelah tanggal laporan keuangan tahunan. Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) membuat auditor membutuhkan waktu yang tidak sebentar dalam melaksanakan audit karena harus melakukan beberapa standar supaya baik kualitas auditnya. Hal-hal tersebutlah yang menyebabkan munculnya audit delay. Apabila auditor terlalu lama melakukan kegiatan audit maka hasil laporan keuangan yang diaudit tidak relevan. Tetapi apabila auditor terburu-buru dalam melakukan tugasnya akan terjadi penurunan kualitas audit. Maka, ketepatan waktu dan profesionalitas merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan auditor dalam melakukan tugasnya. Objek penelitian ini adalah auditor yang bekerja di KAP yang berada di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.  Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunakan teknik analisis data analisis Partial Least Square (PLS).  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa independensi, kompetensi, pengalaman kerja, dan ukuran KAP berpengaruh positif signifikan terhadap audit delay, dan hubungan yang terjadi antara audit delay dengan kualitas audit adalah positif dan signifikan.  Hasil penelitian ini membuktikan bahwa audit delay mampu memediasi variabel independensi, kompetensi, pengalaman kerja dan ukuran KAP terhadap kualitas audit.
Pengaruh Tekanan Klien Dan Rotasi Audit Terhadap Independensi Auditor: Pendekatan Eksperimen Prima Rosita Arini; Fachmi Yandra
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2022): Artikel Volume 6 Nomor 2 April 2022
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v6i2.764

Abstract

The auditor is an external party who will check and ensure that the client's financial statements are free from material misstatement so that the quality of the audit provided must be good. Therefore it is important for an auditor to have an independent attitude. Independence is a basic attitude that must be possessed by an auditor because the auditor is required to be impartial to one party. But in reality, to maintain independence is not easy. One of the factors that affect the independence of an auditor is client pressure. In previous studies, it was found that client pressure was able to affect auditor independence because the pressure was related to audit fees. With the pressure there is a possibility of decreasing the level of auditor independence. In order to maintain independence, an effort is needed, one of which is auditor rotation. Auditor rotation is auditor rotation that must be carried out by the company, with the aim of producing good audit quality and maintaining auditor independence. Auditor rotation is also carried out to prevent a close relationship between the auditor and his client. Based on these circumstances, this study was conducted to examine the effect of audit rotation and client pressure on independence. Data collection was carried out through the 2 X 2 experimental method between subjects. The participants in this research experiment were students, lecturers/teachers, auditors and other occupations. The experiment was carried out using the help of information technology. The experimental task given is an adjustment audit. The results showed that client pressure had an effect on auditor independence and auditor rotation was able to increase auditor independence. However, the results of this study have not been able to prove interaction hypothesis between client pressure and auditor rotation on auditor independence.
The Effects of Instruction Dimension, Environmental Dimension and Student Trust Toward Indonesian Student’s Satisfaction in Online Learning of SAP (ERP) Lita Kusumasari; Prima Rosita Arini; Jay Rajasakera; Badr Alsolami
Telaah Bisnis Vol 22, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.716 KB) | DOI: 10.35917/tb.v22i2.229

Abstract

Student's satisfaction has important role in improving student's performance and the academic institution quality. Due to the outbreak of Covid-19, an academic institutes shifted their traditional learning methods to online classes. In teaching SAP, which is prominent software for Enterprise Resource Planning, the student's satisfaction requires further attention because of the subject complexity; in terms of delivery mode and infrastructure requirements. Hence, this paper aims at examining the student's satisfaction for SAP courses during the outbreak. The examination includes relationship between factors that include instructor's dimension, environmental dimension, student trust and student satisfaction. A total of 332 responses were collected from students who were involved in SAP subjects and experienced the transition of traditional teaching to online teaching of the subject. The data was analyzed using SPSS for descriptive analysis and AMOS for Structural Equation Modeling (SEM). Internal consistency of the research instrument, Kaiser-Meyer-Olkin measure of sampling adequacy and exploratory factor analysis revealed that the research instrument was suitable. The findings indicate that instruction dimension significantly affected environmental dimension, student trust and student satisfaction. Environmental dimension significantly affected student trust and student trust significantly affecting student satisfaction. Student trust is mediating the relationship between instruction dimension and environmental dimension toward student satisfaction. Moreover, the results show that instructor plays dominant role toward student trust and student satisfaction. The learning environment, which include interaction between students and lecturer, enhances the student to overcome difficulties while learning online. These findings are critical in understanding the students' satisfaction in online learning and contribute in improving the learning environment.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, LEVERAGE, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP KINERJA KEUANGAN Andria Indah Maharani; Prima Rosita Arini Setyaningsih
Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Vol 34 No 3 (2023): JAM Vol 34 No 3 Desember 2023
Publisher : LPPM STIE YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53916/jam.v34i3.117

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan, leverage, dan kualitas audit terhadap kinerja keuangan perusahaan transportasi tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan return on equity (ROE) sebagai variabel dependen. Variabel independen tata kelola perusahaan diukur dengan kepemilikan institusional dan dewan komisaris, leverage diukur dengan debt to assets (DAR), dan kualitas audit diukur dengan KAP big four. Populasi yang digunakan adalah perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 31 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah variabel kepemilikan institusional dan komisaris independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan leverage dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.