Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Profil Penalaran Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Wulandari, Yunita Oktavia; Prayitno, Anton; Raje, Modesta Iwanti; Octavianti, Cynthia Tri; Pratiwi, Ruvita Iffahtur
Jurnal Likhitaprajna Vol 24 No 2 (2022): September 2022
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v24i2.227

Abstract

This study aims to describe the reasoning of seventh grade students in solving mathematical problems which includes sense-making, conjecturing, convincing, reflecting, and generalizing reasoning components. Based on the research objectives, the research conducted is useful to provide an overview of students' abilities in solving math problems involving five components through data exposure and discussion can explain the differences in students' abilities made by students. This research uses qualitative research methods with descriptive research types and data analysis includes three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The source of data in this study is the results of students' work on the problem of rectangular flat shapes given, with the subject chosen 3 students. Of the 3 students there are differences in ability in solving rectangular problems so that these differences are classified into 3 characteristics based on the abilities of each student in the form of 1 student with high mathematics ability, 1 student with moderate mathematics ability, 1 student with low mathematics ability.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA DALAM MEMECAHKAN MASALAH BERDASARKAN GAYA BELAJAR YUNIARTO, EKO; RAHAYUNINGSIH, SRI; WULANDARI, YUNITA OKTAVIA; WIDAYANTI, FEBI DWI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3376

Abstract

This research aims to analyze the ability of prospective mathematics teacher students to solve problems based on their learning styles, namely visual, auditory and kinesthetic. The ability to solve mathematical problems is an important skill that prospective teachers need to develop to support effective learning. This research uses a qualitative approach with a case study method, involving students from the mathematics teacher education program at Wisnuwardhana University. Data was collected through in-depth interviews, observation and documentation, and analyzed using a thematic approach. The results showed that the visual learning style dominates (50%), followed by auditory (30%) and kinesthetic (20%). Students with a visual learning style show the highest ability in solving problems involving graphical representations and diagrams, with an average score of 75%. Auditory students excel in understanding material through verbal explanations and discussions, with an average score of 65%, while kinesthetic students are more effective in direct practice-based learning, with an average score of 60%. Adapting teaching methods to suit students' learning styles, such as integrated visualization, verbal discussions, and direct practice activities, is highly recommended to increase the effectiveness of mathematics learning. This research contributes to the development of more inclusive and adaptive curricula and learning strategies in higher education, taking into account the needs of students' learning styles. It is hoped that the results of this research can create a learning environment that supports the development of optimal problem solving abilities for prospective mathematics teacher students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam memecahkan masalah berdasarkan gaya belajar yang mereka miliki, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Kemampuan memecahkan masalah matematika merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan oleh calon guru untuk mendukung pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan mahasiswa dari program pendidikan guru matematika di Universitas Wisnuwardhana. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual mendominasi (50%), diikuti oleh auditori (30%) dan kinestetik (20%). Mahasiswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemampuan tertinggi dalam memecahkan masalah yang melibatkan representasi grafis dan diagram, dengan skor rata-rata 75%. Mahasiswa auditori unggul dalam memahami materi melalui penjelasan verbal dan diskusi, dengan skor rata-rata 65%, sementara mahasiswa kinestetik lebih efektif dalam pembelajaran berbasis praktik langsung, dengan skor rata-rata 60%. Penyesuaian metode pengajaran yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa, seperti integrasi visualisasi, diskusi verbal, dan kegiatan praktik langsung, sangat direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif di pendidikan tinggi, dengan mempertimbangkan kebutuhan gaya belajar mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah yang optimal bagi mahasiswa calon guru matematika.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU TK MUSLIMAT NU 1 DEWI MASYITHOH DALAM PEMANFAATAN GOOGLE SITES SEBAGAI WEBSITE SEKOLAH Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah; Muhammad Baidawi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2023): JULI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TK Muslimat NU 1 Dewi Masyithoh terletak kurang lebih 26 km dari Universitas Wisnuwardhana Malang. Dalam kegiatan penerimaan siswa baru selama ini TK MNU1 Demasyi masih melakukan publikasi dengan pamflet atau brosur serta masih terbatas pada instagram dan facebook saja. Hal ini dinilai kurang efisien pada kondisi Masyarakat saat ini semakin terbiasa menggunakan perangkat berbasis teknologi informasi berupa smartphone dan komputer. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Google Sites sebagai website sekolah kepada para guru di TK MNU1 Demasyi. Melalui Google Sites sekolah dapat menginformasikan mengenai penerimaan siswa baru dan menginformasikan kegiatan sekolah sebagai promosi. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu observasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Selanjutnya tim pengabdian membantu mengintegrasikan domain ke dalam sch.id. luaran yang dihasilkan yaitu adanya website sekolah TK MNU1 Demasyi dan sekolah dapat menginformasikan penerimaan siswa baru dan kegiatan di sekolah secara mandiri melalui website.
SOSIALISASI PEMBUATAN ECO-ENZYME DARI SAMPAH ORGANIK PADA WARGA DESA NGAWONGGO Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah; Sri Rahayuningsih
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap hari setiap rumah tangga pasti akan menghasilkan sampah yang akan menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Sampah terdiri sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang menumpuk pada tempat pembuangan akhir akan berbahaya karena akan menghasilkan gas metana yang dapat meledak atau dapat mengganggu lingkungan karena mencemari udara. Pada Desa Ngawonggo telah terdapat bank sampah anggur yang telah mengolah limbah plastik yang dapat diolah kembali namun belum memanfaatkan sampah organik. Warga juga belum memanfaatkan sampah organik untuk mengurangi polusi lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satu yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sampah organik seperti sisa sayur dan buah untuk dijadikan eco enzyme. Untuk membuah eco enzyme ini hanya membutuhkan sampah organik, gula merah tebu dan air dengan perbandingan 3:1:10 yang di simpan dalam toples plastik tertutup dan di fermentasi selama 3 bulan. Eco enzyme sangat banyak manfaatnya diantara untuk pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan, herbisida dan pestisida tanaman, membersihkan air kolam dan danau dan lain-lain. Tujuan pelatihan pembuatan eco enzyme ini adalah untuk mengedukasi warga untuk dapat memanfaatkan sampah organik menjadi eco enzyme yang serba guna untuk lingkungan.
Project-Based Learning in Analytic Geometry Courses to Support Student’s Mathematic Communication Skill Wulandari, Yunita Oktavia; Yuniarto, Eko; Octavianti, Cynthia Tri
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v12i2.9784

Abstract

This research aims to design project-based learning in analytical geometry learning to develop students' mathematical communication skills. This research is motivated by the reluctance of the majority of students to express their opinions during class learning. Project-based learning was chosen because it has process-centered, problem-focused characteristics, integrating the concepts of several components of knowledge, disciplines, and field experience. Some exciting learning video designs on parabolas, ellipses, and hyperbolas were found in the findings of this project. Definitions, methods for analytically characterizing parabolas, ellipses, and hyperbolas, as well as example problems and exercises, are all included in the learning videos. The video showed that students could audio-visually express mathematical ideas about conic slices, presenting in algebraic form or using mathematical symbols. Through this project assignment, students can also develop their digital literacy skills.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 2 (2025): October
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13082

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN E-MARKETING MASKER RAJUT DHAKNIT DI DESA KARANGANYAR PONCOKUSUMO Fitria Khasanah; Dhania Eka Widyaningrum; Lia Farah Camelia Firdausiah; Yunita Oktavia Wulandari; Ruvita Iffahtur Pertiwi; Cynthia Tri Octaviani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v5i1.2284

Abstract

After the Covid 19 pandemic, many family economies have fallen, especially the lower middle class. Most of the residents of Karanganyar Poncokusumo Village work as farmers, traders and laborers who have been affected by the layoffs so that their income has decreased. Housewives are required to help the family economy. Some housewives have sewing skills and make beads on sandals, shoes and bags. As a result of the pandemic, market demand has decreased, the craftsmen have not returned to work. There is potential and team members have knitting skills, so the team provides training in making and e-marketing knitted masks. The need for masks during a pandemic has increased in accordance with government recommendations to use masks when doing activities outside the home and staying fashionable. Knitting mask training and e-marketing activities were carried out in Karanganyar Village for 7 meetings with 2 activities namely training on making knit masks and connectors, as well as e-marketing or online sales. The training participants totaled 15 housewives. For E-marketing the team socializes Facebook and Instagram social media as well as the Shopee Market Place. The results of the training participants produced 25 connectors and 20 knitted masks of various shapes, wallets, bags, and also barbie doll clothes. Currently the participants are learning to make a bouquet of flowers from knitting. In addition, a business group of women was formed in Karanganyar Poncokusumo village with knitting as the basis.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.211

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBELAJARAN CERDAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PENJUMLAHAN Maria Relis Rambu Wada; Abdul Hamid Bachtiar; Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Fitria Khasanah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan sistem pembelajaran cerdas sebagai inovasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Intelligent Tutoring System (ITS) pada materi penjumlahan pecahan serta mengetahui kelayakan media yang dikembangkan untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, revisi produk, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Katolik Wignya Mandala. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respons peserta didik, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis sistem pembelajaran cerdas memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli serta praktis digunakan dalam pembelajaran. Media yang dikembangkan mampu memberikan umpan balik secara langsung, membantu siswa belajar sesuai kemampuan masing-masing, serta meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan pecahan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Intelligent Tutoring System layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika pada jenjang sekolah menengah pertama.
Penerapan Media Puzzle Tarsia dalam Pembelajaran Aljabar Linear Elementer Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Ruvita Iffahtur Pertiwi; Fitria Khasanah
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 11 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v11i1.14530

Abstract

Pembelajaran Aljabar Linear Elementer menuntut mahasiswa memiliki kemampuan memahami konsep-konsep abstrak, melakukan penalaran matematis, serta menyelesaikan permasalahan secara sistematis. Namun, karakteristik materi yang kompleks dan banyak sering menyebabkan mahasiswa kurang aktif selama pembelajaran sehingga pemahaman konsep menjadi kurang optimal. Salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa adalah Puzzle Tarsia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media Puzzle Tarsia dalam pembelajaran Aljabar Linear Elementer serta menggambarkan keterlibatan mahasiswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 23 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Wisnuwardhana Malang angkatan 2022. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Puzzle Tarsia mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Mahasiswa terlibat dalam diskusi, pembagian tugas, penyelesaian masalah, dan saling bertukar pendapat selama menyusun puzzle. Meskipun demikian, tingkat pemahaman konsep masih bervariasi sesuai kemampuan akademik masing-masing kelompok. Penelitian ini menunjukkan bahwa Puzzle Tarsia berpotensi menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa pada mata kuliah Aljabar Linear Elementer.