Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENERAPAN STANDARD LAYOUT TATA LETAK RUANG PRODUKSI GUNA MENURUNKAN WASTE MOTION PADA UMKM DUTA BAWANG Muhammad Sagaf; Yudha Dwi Adianto; Ade Irmawan; Yelly Nico Kaniago; Andre Sugiyono; Eli Mas’idah
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4990

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Duta Bawang dalam merancang tata letak standar ruang produksi dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum adanya tata letak yang terstruktur, sehingga aliran proses produksi bawang goreng kurang efisien, menimbulkan waste motion, serta meningkatkan risiko bahaya kerja. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui observasi alur produksi, penyusunan alternatif layout, diskusi bersama mitra, hingga penentuan tata letak standar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan layout standar mampu mengurangi aktivitas bolak-balik pekerja, menurunkan lead time produksi, serta meningkatkan aspek keselamatan kerja melalui pemisahan area basah dan kering serta penataan jalur sirkulasi. Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi UMKM Duta Bawang, tetapi juga dapat menjadi model perbaikan tata letak sederhana yang dapat direplikasi pada UMKM sejenis untuk mendukung peningkatan produktivitas dan keselamatan kerja.
Penerapan Teknologi Smart Farming Pada Budidaya Sayuran Hidroponik Muhammad Sagaf; Dimas Indra Pradikta; Novi Marlyana; Wiwiek Fatmawati
JURNAL KARYA PENGABDIAN TEKNIK MESIN Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v8i1.226

Abstract

Pertanian adalah sektor yang paling penting dalam perekonomian Indonesia dan sangat penting bagi masyarakat Indonesia karena Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena menjadi salah satu penyedia bahan pangan bagi setiap orang di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Keposong, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah dengan tujuan dari sosialisasi teknologi untuk petani adalah untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang teknologi pertanian melalui program smart farming dan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk membantu menyelesaikan masalah pertanian. Melalui pelatihan, seminar, dan pendampingan, petani dapat memperoleh wawasan baru tentang penggunaan teknologi pertanian yang lebih canggih. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Keposong mulai tertarik dengan sistem pertanian hidroponik. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan pertanian melalui penggunaan teknologi. Dengan demikian, sosialisasi ini tidak hanya memberikan dampak bagi masyarakat tetapi juga mendukung sistem pertanian di Desa Keposong.
Sosialisasi Pembuatan Konten, Analisis Algoritma, dan Strategi untuk Media Sosial Tahun 2025 pada Komunitas Freedive Malang Jingga Wahyu Buana; Muhammad Sagaf; Brav Deva Bernadhi; Irwan Sukendar
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i2.1820

Abstract

This Community Service Program, conducted on August 16–17, 2025, in collaboration with the Malang Freedive Community, aimed to improve participants' abilities in digital content creation, understanding of social media algorithms, and applying underwater videography techniques. The program employed socialization, hands-on training, field mentoring, and interactive discussions as its primary methods. Activities focused on enhancing digital literacy, content development strategies aligned with algorithm preferences, and effective image capture techniques for social media. Evaluation results from 15 participants showed an increase in the average pre-test score from 57.9 to 82.3 in the post-test, reflecting an improvement of 24.4 points. More than 80% of participants were able to produce at least one publishable social media content in the form of underwater photos or videos. This improvement reflects the development of participants' understanding of personal branding, content distribution strategies, and social media algorithm mechanisms on platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube. The program demonstrates that practice-based and community-oriented training can strengthen digital capacity and create concrete opportunities for monetization through more deliberate social media management.